FOTO : Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya saat berdialog dengan Komisi I DPRD Kalbar [ ist ]
Pewarta/editor : Rizal Komarudin
KAYONG UTARA – Menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat memperkuat koordinasi untuk mendorong percepatan penanganan infrastruktur jalan provinsi.
Langkah tersebut, dilakukan guna memastikan kelancaran mobilitas masyarakat, kafilah, serta tamu yang akan hadir selama pelaksanaan MTQ.
“Koordinasi ini menunjukkan komitmen dan kepedulian yang luar biasa terhadap Kabupaten Kayong Utara. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rasmidi dan Ibu Hilaria atas dukungan yang diberikan,” ungkap Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya saat menerima Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kantor Bupati Kayong Utara, Sukadana, Rabu (8/7/2026).
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kayong Utara bersama panitia terus melakukan berbagai langkah antisipasi, termasuk menyiapkan kebutuhan air bersih.
Terkait infrastruktur, Bupati Romi mengakui masih terdapat beberapa jembatan yang memerlukan perhatian. Meski penanganan jalan Sukadana-Teluk Batang dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran, pemerintah memastikan ruas tersebut tetap ditangani secara fungsional sehingga dapat dilalui dengan aman dan nyaman.
“Terkait kondisi jalan, memang informasi yang kita terima itu, untuk aspal hanya 1,7 kilo karena anggaran terbatas, tapi Sukadana-Teluk Batang fungsional tuntas, belum aspal tapi nyaman lah lewat, tidak lah lecak, tidak lah belubang karena memang bertahap, tidak bisa sekaligus,” ujarnya.
Menurutnya, momentum MTQ juga menjadi kesempatan untuk mempercepat penanganan infrastruktur yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, terutama pada titik-titik jalan dan jembatan yang membutuhkan perawatan agar kerusakan tidak semakin parah.
“Kami berharap dukungan Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat untuk mendorong koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi maupun UPT, karena lebih baik melakukan penanganan sejak dini daripada menunggu kerusakan semakin berat,” katanya.
“Ini adalah ikhtiar kita bersama. Saya yakin kita semua memiliki niat yang sama untuk menyukseskan MTQ, baik sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses syiar Islam, maupun sukses dalam pertanggungjawabannya,” cetusnya.
Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Rasmidi, mengatakan kunjungan tersebut bertujuan memastikan seluruh persiapan MTQ berjalan sesuai rencana. Setelah mendengarkan paparan panitia, pihaknya optimistis berbagai tahapan persiapan telah berjalan dengan baik, termasuk pembangunan arena utama yang ditargetkan selesai sebelum pelaksanaan MTQ.
Ia juga menegaskan Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Barat akan meninjau langsung kondisi jalan provinsi yang menjadi jalur utama menuju lokasi MTQ serta berkoordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi apabila masih terdapat titik yang memerlukan penanganan.
“Kita meyakini bahwa MTQ ini sukses segalanya. Sukses pelaksanaannya, sukses kegiatannya, dan juga sukses pertanggungjawaban nanti setelah selesai. kami sudah bersepakat ya, bahwa sekali lagi infrastruktur ya, infrastruktur Kayong Utara untuk kegiatan lalu lintas MTQ ini harus benar-benar berjalan lancar,” jelasnya.
“Nah kita tahu bahwa di sini ada jalan provinsi yang menjadi kewenangan provinsi yang sekarang ini dalam pengerjaannya, dari Sukadana ke Teluk Batang dan, insyaallah kami hari ini juga akan meninjau jalan itu dan kami melihat langsung. Dan kami mesti segera mungkin berkoordinasi dengan pihak Dinas PU Provinsi apabila ada hal-hal yang kurang memadai dan transportasi kafilah dari daerah mesti harus tidak ada kendala,” pungkasnya. [ prokopim ]
