Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Mempawah > Tangis Bocah Pecah di Jembatan Kuala Mempawah, Tali Layangan Lukai Wajahnya Saat Menuju Tempat Hiburan
MempawahPeristiwa

Tangis Bocah Pecah di Jembatan Kuala Mempawah, Tali Layangan Lukai Wajahnya Saat Menuju Tempat Hiburan

Last updated: 04/08/2025 13:16
03/08/2025
Mempawah Peristiwa
Share

FOTO : Bocah berusia 5 tahun yang area keningnya terbeset tali layangan [ ist ].

Hamzah – RADARKALBAR.COM

MEMPAWAH – Harapan sepasang orang tua untuk membawa keceriaan kepada anak mereka berubah menjadi petaka di tengah perjalanan.

Pasalnya, seorang bocah laki-laki berusia 5 tahun harus menahan rasa sakit setelah wajahnya tersayat tali layangan saat melintas di Jembatan Kuala Mempawah, Minggu (3/8/2025) sore.

Kejadian memilukan itu dialami oleh keluarga kecil asal Desa Pasir Panjang, Mempawah.

Sang ibu, Masita, menceritakan dirinya bersama suami dan anaknya tengah dalam perjalanan menuju tempat hiburan anak di Kota Mempawah.

Namun, saat melintasi jembatan, kendaraan mereka mendadak berhenti karena suaminya dikejutkan oleh tali layangan yang melintang di jalan.

“Suami saya mengerem mendadak, lalu saya dengar anak saya menjerit keras. Ternyata wajahnya terkena tali layangan. Sayatan dari tali itu mengenai bagian kening sampai pipinya. Luka yang cukup dalam, darah langsung mengucur,” ungkap Masita dengan suara bergetar.

Anak mereka yang duduk di pangkuan sang ayah tak bisa menahan tangis akibat luka tersebut. Perjalanan yang semula diniatkan sebagai hari bahagia pun berubah total.

Mereka terpaksa membatalkan rencana dan langsung kembali ke rumah untuk memberikan pertolongan pertama sebelum menuju fasilitas kesehatan.

“Kami hanya ingin menyenangkan hati anak kami. Tapi lihat sekarang, justru dia yang paling menderita. Ini bukan kejadian sepele, karena bisa saja nyawa yang menjadi taruhan,” ujarnya lirih.

Menurutnya, insiden akibat tali layangan bukanlah hal baru. Sudah banyak korban berjatuhan, mulai dari luka ringan hingga berujung kematian.

Dia pun meminta agar pihak berwenang menindak tegas pemain layangan yang lalai dan membahayakan orang lain.

“Kami sudah laporkan ini ke Polsek Mempawah Timur. Kami ingin keadilan, dan para pemain layangan yang sembrono itu seharusnya dikenai sanksi hukum,” tegasnya.

Kapolsek Mempawah Timur, Iptu Imran, membenarkan adanya laporan tersebut.

Imran menyatakan korban sempat datang ke kantor polisi dalam kondisi terluka.

“Benar, sore tadi kami menerima laporan dari keluarga korban. Karena kondisi anak masih berdarah, kami sarankan untuk segera melakukan pengobatan terlebih dahulu sebelum kembali untuk memberikan keterangan,” jelas Iptu Imran saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan pihaknya telah berulang kali menggmbau masyarakat agar tidak bermain layangan di kawasan padat penduduk maupun jalur lalu lintas.

Imran juga mengingatkan pentingnya memperhatikan arah angin agar tali tidak membahayakan pengguna jalan.

“Untuk kawasan Pelabuhan Kuala Mempawah, saat ini sudah tidak ada aktivitas bermain layangan. Tapi jika masih ditemukan yang membandel, kami akan tertibkan bersama Satpol PP,” tegasnya.

Insiden ini kembali menjadi peringatan keras tentang bahaya tersembunyi dari permainan tradisional yang tak terkendali.

Tali layangan bukan hanya mengancam keselamatan, tapi juga bisa menghancurkan momen kebahagiaan menjadi duka mendalam. [ red ]

 

 

 

 

 

 

Editor : Andika

Publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kuala MempawahTali Layangan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS

19/04/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026
KANNI Kalbar Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Aksi Premanisme di Kawasan KP Pontianak
18/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Anggaran Tunjangan Rumah DPRD Mempawah Tembus Rp 4,9 Miliar, Nazrul : Melukai Hati Rakyat

30/04/2026

Sempat Melawan, Terduga Pelaku Asusila Anak Bawah Umur Diringkus di Semparuk Sambas

26/04/2026

Kecelakaan Beruntun Tiga Truk di Sekadau, Dua Orang Luka-Luka

24/04/2026

Dugaan Pencemaran PT Unicoco Mencuat, Aparat Diminta Bertindak, IKAMI Sulsel Mempawah : Masuk Kategori Darurat Lingkungan

22/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang