Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sintang > Saat Gelar Bimbing Kepada Calon Pengantin, KUA Sintang Masukan Materi Pencegahan Stunting
Sintang

Saat Gelar Bimbing Kepada Calon Pengantin, KUA Sintang Masukan Materi Pencegahan Stunting

Last updated: 06/09/2022 21:34
02/09/2022
Sintang
Share

FOTO : Saat bimbingan calon pengantin di KUA Sintang (Ist)

Pewarta/editor : prokopim Stg

SINTANG – radarkalbar.com

SEDIKITNYA 10 pasangan calon pengantin mengikuti bimbingan, berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sintang Kota, pada Kamis (1/9/2022).

Menariknya, dalam bimbingan untuk calon pengantin ini, menjelaskan cara pencegahan stunting (gagal tumbuh, red) pada anak.

Hadir saat itu, para penyuluh agama Islam Kecamatan Sintang.

“Dalam memperkuat layanan kami kepada masyarakat. Ini kegiatan awal kami dan dilakukan secara mandiri oleh KUA Sintang. calon pengantin ini memang perlu bimbingan sebelum menikah. Mereka harus dibimbing dalam hal rumah tangga dan agama sehingga mereka siap untuk menikah, ”Kepala KUA Sintang Kota, Musri.

Sementara, perwakilan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sintang, Anang Nurkholis menyampaikan stunting ini masalah bersama dan masalah besar bagi bangsa Indonesia.

“calon pengantin harus siap dari sisi umur, minimal 19 tahun. Berencana itu keren, maka semua harus kita rencanakan dengan baik termasuk bagi calon pengantin ini. Mengurus stunting ini merupakan urusan kemanusiaan dan sosial. Kalau bisa Sintang tanpa stunting dan itu perlu kolaborasi banyak pihak, ”ungkapnya.

Kemudian dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Barat diwakili Kepala Bidang Advokasi Pergerakan dan Informasi Aulia Arief menyampaikan kasus stunting pada Kabupaten Sintang ini terbesar kedua di Kalimantan Barat.

“Anak-anak yang sudah terkena stunting kita urus dengan baik dan yang belum juga kita urus lebih kuat lagi, salah satunya melalui bimbingan calon pengantin ini.
Jangan sampai anak-anak yang belum lahir terkena stunting juga. Jangan tambah kasus stunting di Kabupaten Sintang lagi. Kita cegah dari hulunya. Maka kami sangat mendukung apa yang dilaksanakan oleh KUA Sintang ini, ”paparnya.

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang. Maryadi menyampaikan rasa senangnya bisa bertemu dengan calon pengantin yang akan segera melangsungkan pernikahan.

“Pernikahan itu bukan hanya soal cinta, tetapi perlu kematangan usia, mental dan spiritual. BKKBN saat ini sudah tidak mewajibkan pasangan untuk hanya memiliki anak hanya dua. Empat juga boleh asal direncanakan soal jarak lahir. Perhatikan 4 Terlalu yakni jangan terlalu tua, terlalu muda, terlalu dekat jaraknya dan jangan terlalu banyak, ” terangnya.

Anggota Tim Satuan Tugas Stunting Provinsi Kalimantan Barat, Namen menjelaskan untuk mencegah stunting ini memang diperlukan kolaborasi semua stakeholder yang ada di Kabupaten Sintang.

“Dan di Kabupaten Sintang kolaborasi sudah baik sekali. Ke depan, kami merencanakan untuk membentuk Desa Siaga Stunting. Saat ini kita sedang melakukan persiapan, dan sudah kita pilih salah satu desa di Kecamatan Sungai Tebelian, ” terangnya.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:KUA Sintangmateri pencegahan stunting
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Polisi Bekuk Pemilik Puluhan Gram Sabu di Jalan Sepakat Ketapang
06/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026

Berita Menarik Lainnya

Polres Sintang Gagalkan Penyelundupan 60 Kg Sabu Modus Teh Cina, Satu Pelaku Diburu

02/03/2026

Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Wilayah Sintang dan Sekitarnya

23/01/2026

“Riak” Dalam MI Ma’arif Labschool Sintang Berada di “Titik Didih” Akibat Kisruh Internal, Guru Ancam Mogok Ngajar

30/11/2025

Suara Sejuk dari Sintang, Andi Irsan Ajak Publik Tetap Tenang Sikapi Proses Hukum Gubernur Kalbar

08/10/2025
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang