Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > MPR RI dan MPK PD Muhammdiyah Kota Pontianak Gelar Sosialisasi 4 Pilar
Pontianak

MPR RI dan MPK PD Muhammdiyah Kota Pontianak Gelar Sosialisasi 4 Pilar

Last updated: 02/08/2019 00:34
02/08/2019
Pontianak
Share

Pontianak (radar – kalbar.com)- Majelis Pendidikan Kader Pengurus Daerah (MPK-PD) Muhammadiyah Kota Pontianak bekerja sama dengan MPR RI menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, Undang – Undang Dasar 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika, Kamis (1/8/2019).

Hadir saat itu dan sebagai pembicara utama mantan anggota MPR – RI Masa Bhakti 2014 yang juga merupakan senator asal Kalbar periode 2014 – 2019 Drs H Abdul Rahmi.

Ketua panitia pelaksana, Santoso Setyo mengatakan kegiatan sosialiasi 4 pilar kebangsaan mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, terbukti dengan tingginya partisipasi peserta yang hadir terutama para generasi muda dan insan akademis yang ada di Kota Pontianak.

” Peserta yang hadir sekitar 200 orang diantaranya pelajar dari SMA/SMK sederajat, para mahasiswa Politeknik Aisiyah, STIK Muhammadiyah Pontianak dan Universitas Muhammadiyah Pontianak,” ungkapnya.

Saat pembukaan dihadiri bendahara pimpinan daerah Muhammadiyah, H Edy Satria, S Ag dan Ketua MPK Muhammadiyah Uray Amin, ST.

Ditambahkan, tujuan dalam kegiatan ini agar 4 pilar kebangsaan yang sudah menjadi kesepakatan nasional sebagai pondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tidak hanya menjadi konsep yang tertuang dalam tulisan belaka.

Namun perlu implementasi nyata terhadap nilai – nilar 4 pilar tersebut pada kehidupan nyata.

” Pembahasan 4 Pilar sudah sering kita dengar, baik kegiatan formal maupun informal di sekolah, organisasi dan sebagainya, namun dalam hal ini kita ingin menegaskan kembali bagaimana 4 pilar ini tidak berhenti hanya pada konsep pemahaman. Tetapi sesuai yang telah disepakati seperti apa yang Muhammadiyah sampaikan, Darul Ahdi Wasyahadah yakni sebagai kesepakatan yang harus dijalankan dalam kehidupan sehari – hari,” paparnya.

Semisalnya diambil contoh dengan pilar ke 4 tentang Bhineka Tunggal Ika yang dimana kita sebagai satu kesatuan dari kultur yang heterogen bisa saling menjaga setiap perbedaaan dalam bingkai persatuan.

Terkait pertanyaan dari peserta mengenai tujuan tercetusnya Pancasila namun masih banyak perbedaan maupun pendapat yang di permasalahkan dan aksi nyata pemuda untuk terapkan Pancasila dalam kehidupan sehari – hari.

Sementara, Drs H Abdul Rahmi menjawab bahwa Pancasila sebagai cerminan bangsa untuk menentukan arah perjalanan generasi bangsa, menurutnya Pancasila harus dipahami sebagai ilmu lalu direnungkan sebagai keyakinan.

Mengenai peran pemuda dalam aksi nyata pancasila dalam kehidupan nyata, senator Kalbar tersebut menghimbau agar pemuda lebih mengamalkan nilai agama dan Pancasila lalu mengaplikasikannya, pemuda harus memahami Pancasila, menerapkan dan mempertahankan nilai amal Pancasila tersebut.

Sementara itu, Ketua Pemuda Muslimin Kota Pontianak yang turut hadir sebagai suksesor kegiatan, Tomi Tri Handoko, SH mengapresiasi terlaksananya kegiatan sosialisasi 4 pilar kebangsaan terlebih kepada generasi muda

” Sebagai komponen masyarakat dan generasi penerus, pemuda/i harus memahami secara mendalam hakikat 4 pilar kebangsaan supaya bisa mawas diri dalam upaya menjaga persatuan bangsa, tidak mudah terpecah belah oleh isu politik dan tetap menjaga keutuhan serta masa depan bangsa diatas kepentingan apapun,” ungkapnya.

Menurutnya, sosialisasi 4 pilar juga harus masif digalakkan sebagai pendidikan politik kepada politisi hingga masyarakat umum agar mempunyai koridor yang jelas dalam sikap politik sehingga dapat mengedepankan kepentingan dan kemajuan bersama.

” Dalam kehidupan sehari-hari 4 pilar ini masih cendrung tabu di tengah masyarakat, maka dari itu kita sering dihadapkan dengan ancaman disintegrasi bangsa terutama dalam konstelasi politik nasional hingga daerah, kita seakan tidak memahami kerangka kehidupan berbangsa yang telah bersifat final,” jelasnya.

Ditambahkan, saat ini masih terlalu mudah untuk disusupi kepentingan kelompok maupun pribadi diatas kepentingan umum, tanpa kita sadari hal tersebut perlahan bermetamorfosa menjadi sumber masalah bangsa. Maka dari itu saya berharap seluruh lapisan masyarakat harus menghayati dan meyakini secara seksama 4 pilar ini.

 

 

 

sumber : rilis

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:4 pilarKota pontianakMPR RIMuhammadiyahSosialisasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS

19/04/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026
KANNI Kalbar Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Aksi Premanisme di Kawasan KP Pontianak
18/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Kapolda Baru Kalbar Didesak Lakukan Reformasi Total Birokrasi Penyidikan

19 jam lalu

Mengenal Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar yang Sedang Dicari Netizen

20 jam lalu

Keluarga Pekerja Proyek Kopdes Merah Putih Tuntut Tanggung Jawab Pelaksana Usai Insiden Sengatan Listrik

19 jam lalu

Jelang Pelantikan Serentak, Ketum BPM Kalbar Perkuat Konsolidasi di Singkawang

20 jam lalu
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang