Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Sistem Pengawasan Pertamina Kalbar Dipertanyakan, Aparat Hukum Didesak Turun Tangan Usut Dugaan Kebocoran BBM
Pontianak

Sistem Pengawasan Pertamina Kalbar Dipertanyakan, Aparat Hukum Didesak Turun Tangan Usut Dugaan Kebocoran BBM

Last updated: 2 jam lalu
5 jam lalu
Pontianak
Share

FOTO : Dr Herman Hofi Munawar [ ist ]

Pewarta : Tim liputan | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Sorotan tajam kembali mengarah pada tata kelola distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kalimantan Barat.

Munculnya rekaman video di media sosial terkait dugaan pemindahan (kencing) BBM dari mobil tangki resmi PT Elnusa Petrofin/Pertamina Patra Niaga ke armada tangki industri milik PT Putera Petro Borneo, memicu desakan publik agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan internal sedari hulu hingga hilir.

Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik Kalbar, Herman Hofi Munawar, menegaskan bahwa fenomena ini tidak boleh lagi dipandang sebelah mata sebagai sekadar “kenakalan oknum” di lapangan.

Menurutnya, insiden tersebut menjadi indikator rapuhnya penegakan aturan serta longgarnya pengawasan dalam tata niaga energi di wilayah tersebut.

“Kekacauan distribusi ini sudah tidak bisa lagi diselesaikan hanya lewat sanksi administratif internal Pertamina. Lembaga pengawas eksternal, termasuk BPK hingga aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Agung, harus segera turun tangan melakukan audit investigatif menyeluruh,” ujar Herman Hofi saat memberikan keterangan kepada media.

Digitalisasi Dipertanyakan: Sistem Ada, Pengawasan Diduga Mandul

Herman menilai, Pertamina sebenarnya telah didukung oleh modal digitalisasi pengawasan yang masif, mulai dari pelacakan GPS real-time hingga sistem monitoring depot. Namun, terjadinya dugaan deviasi atau penyimpangan rute armada di jalan raya memunculkan tanda tanya besar mengenai fungsi mitigasi yang berjalan selama ini.

Manajemen dinilai baru bergerak melakukan investigasi setelah sebuah kasus menjadi viral di tengah masyarakat. Kemudian, sistem GPS yang melekat pada armada seharusnya mampu mendeteksi pemberhentian tidak sah secara instan sebelum masyarakat memergokinya.

” Publik tentunya mendesak pembuktian apakah rentetan kasus ini murni kejahatan eksternal atau akibat adanya celah sistemis yang dibiarkan di dalam tubuh penyalur energi,” cetusnya.

“Jika sistem digitalisasi yang berbiaya besar itu gagal membendung kebocoran, maka komitmen dan integritas jajaran otoritas hilir migas di Kalimantan Barat yang harus dievaluasi secara total,” tambahnya.

Mendesak Reformasi Tata Kelola Vendor

Lebih lanjut, reformasi tata kelola kepatuhan terhadap vendor dan penguatan sinergi hukum yang kaku bersama aparat kepolisian kini menjadi harga mati.

Berdasarkan informasi dan data yang dihimpun di lapangan, salah satu armada tangki industri yang diduga terlibat dalam pusaran video viral tersebut diketahui berbasis di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani 2, Kabupaten Kubu Raya.

Publik kini menunggu langkah konkret dan tegas dari pihak otoritas maupun aparat penegak hukum demi memastikan hak energi masyarakat tersalurkan tanpa ada kebocoran yang merugikan negara.

Tanpa penertiban yang radikal, persepsi negatif publik terhadap komitmen pembenahan internal sang penyalur energi dipastikan akan terus menguat. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Elnusa ProfinPemindahan BBMPertamina
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?

06/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026
Korupsi Jalan Lambau..! Penyidik Kejari Bengkayang Seret Direktur PT MPK dan “Makelar” Dokumen Jadi Tersangka
30/04/2026
Penyidik Kejagung Tetapkan “Raja” Tambang Kalbar Jadi Tersangka, Soal Tata Kelola IUP PT QSS di Tayan
22/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Tak Toleransi Pelanggaran SOP..!! Pertamina Patra Niaga Buru Fakta Video Pemindahan BBM Tangki Merah Putih

17 jam lalu

Terkuaknya Kasus Aseng, Pengamat Sebut Lemahnya Pengawasan APH di Kalbar

22/05/2026

Usut Tuntas Kasus Aseng, DPP BPM Desak Penyidik Bidik TPPU dan Telusuri Aliran Dana “Kegiatan Besar”

22/05/2026

Sebut Judol dan Pinjol Ancaman Nyata, Gusti Edy Minta Pengawasan Digital Diperketat

20/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang