Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sambas > Ribuan Tambang Emas Rakyat di Kalbar, Alfath Rahadi Ingatkan Sambas Duduk di Atas Harta Karun
Sambas

Ribuan Tambang Emas Rakyat di Kalbar, Alfath Rahadi Ingatkan Sambas Duduk di Atas Harta Karun

Last updated: 16/10/2025 00:48
15/10/2025
Sambas
Share

FOTO : Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah, Alfath Rahadi [ Luffi ]

Luffi Ariadi – radarkalbar.com

SAMBAS – Aktivitas tambang emas rakyat di Kalimantan Barat kembali menjadi perbincangan serius sejak beberapa waktu belakangan ini.

Kali ini datang dari Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Syariah, Alfath Rahadi, menegaskan daerah ini menyimpan potensi ekonomi triliunan rupiah sekaligus menyimpan persoalan laten yang tak kunjung ditangani secara tuntas.

Berdasarkan data Kementerian ESDM dan Polda Kalbar, sedikitnya terdapat lebih dari 2.000 titik tambang emas rakyat yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Alfath menyebut jumlah itu bisa mencapai lebih dari 3.000 titik jika dihitung ulang dengan kondisi terkini.

“Lonjakan harga emas dunia dalam dua tahun terakhir membuat warga kembali ke sektor tambang sebagai mata pencaharian,” ungkapnya.

Kabupaten Sambas menjadi salah satu episentrum aktivitas tambang tersebut. Meski kaya dengan emas aluvial, khususnya di sepanjang pesisir dan aliran sungai.

Untuk itu, Alfath menyoroti hanya empat lokasi di Sambas yang telah ditetapkan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dari ratusan titik yang beroperasi.

Menurutnya, masalah terbesar bukan semata soal aktivitas tambang, melainkan ketidaksiapan regulasi dan lambatnya pemerintah dalam menetapkan WPR serta menerbitkan izin tata kelola.

“Masyarakat di Sambas dan wilayah lain sebenarnya siap menambang dengan cara tertib dan memperhatikan lingkungan, tapi status wilayah dan izin masih menjadi tembok utama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan potensi besar ini tidak boleh dibiarkan berjalan liar tanpa intervensi negara. Di satu sisi, tambang rakyat dapat menjadi sumber ekonomi masyarakat dan daerah.

Namun di sisi lain, tanpa kepastian hukum, risiko kerusakan lingkungan dan pelanggaran aturan akan terus terjadi.

Data Singkat Pertambangan Emas Rakyat Kalbar, jumlah titik tambang rakyat (2023): ± 2.000, perkiraan saat ini: > 3.000 titik

“Ini bersumber data dari Kementerian ESDM dan Polda Kalbar. Jadi Kabupaten Sambas, Bengkayang, Landak, Sanggau, Sekadau menjadi titik tertinggi. Kemudian di Kabupaten Sambas jumlah titik legal di Sambas 4 lokasi.

” Potensi cadangan emas Kalbar kurang lebih 69,98 juta ton,” ujarnya.

Alfath berharap agar pemerintah pusat dan daerah tidak hanya melihat tambang rakyat sebagai masalah, tetapi sebagai peluang strategis yang perlu ditata segera.

“Kalbar punya harta karun. Tinggal bagaimana negara hadir agar potensi itu tidak berubah jadi bencana,” tegasnya. [ red ]

editor/publisher : radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:EmasRibuan lokasiTambang EmasTambang Rakyat
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bawa Sabu di Saku Celana, Warga Singkawang Diciduk Polisi di Jalur Lintas Malindo
06/03/2026
Buntut Masalah Gaji dan Temuan Telur Busuk, BGN Segel Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Sanggau
17/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Mahasiswa Desak Transparansi Proyek IPA Dinas Perkim LH Sambas Senilai Miliaran Rupiah

10/03/2026

Dilema Kesejahteraan P3K Sambas : Antara Tunggakan Gaji dan Transparansi Aset Pejabat

10/03/2026

Dalami Dugaan Korupsi Tambang Emas, Tim Kejati Kalbar Kumpulkan Bukti di Ketapang

15/02/2026

BBM Bersubsidi Nelayan dan Ujian Integritas Aparat Penegak Hukum

11/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang