Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Mahasiswa Demo Hibah Mujahidin, Ehem…!
Opini

Mahasiswa Demo Hibah Mujahidin, Ehem…!

Last updated: 16/07/2024 09:53
16/07/2024
Opini
Share

Oleh : Rosadi Jamani [Dosen UNU Kalimantan Barat]

MAHASISWA biasanya demo soal isu nasional. BBM naik, Omnibuslaw, Tapera, hutang negara. Kali ini beda. Hibah Masjid Mujahidin jadi sasaran demo. Ehem…!

Sambil makan bubur Sukabumi di Jalan Pancasila, saya nak bahas demo kaum intelektual ini.

Bayangkan, suatu hari yang cerah, sekelompok mahasiswa tiba-tiba muncul di depan Gedung Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.

Mereka membawa spanduk yang bikin orang lalu lalang penasaran. Tulisannya, “Kejati Tutup Mata, Apakah Sudah Terima Cenderamata???” Wah, apa pula cerita mahasiswa ni…

Biasanya, yang teriak-teriak di depan kantor pemerintahan itu LSM atau Ormas. Tapi kali ini, mahasiswa!

Mereka sudah siap mengasah keterampilan detektif, mempertanyakan sejauh mana kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Mujahidin.

Tentunya, ini pertanda kalau Pilkada sudah semakin dekat. Siapa yang diserang? Ah, publik sudah pintar, pasti salah satu kandidat Gubernur Kalbar. Seru kan?

Dengan penuh semangat, mereka mencoba menerobos pagar, tapi sayangnya, pagar Kejati terlalu kuat. Jadi, mereka berhenti di situ saja, di Senin pagi yang cerah (15/7).

“Pak Kajati, mana Pak Kajati?!” teriak mereka. Eh, mereka diterima oleh Aspidsus Kejati Kalbar, Siju, SH MH, bersama Asintel Kejati Kalbar.

Siju yang kalem menyampaikan kalau kasus dana hibah Mujahidin masih terus diproses, saat ini masih tahap penyidikan dan pemanggilan saksi-saksi.

Santai aja, kata Siju, situasi jelang Pilkada harus tetap aman.

Tapi, para mahasiswa tidak puas dengan jawaban standar. Mereka ingin transparansi! Mereka berkomitmen akan melakukan demo lebih besar jika belum ada kejelasan.

Gawat, Kejati Kalbar bisa kebanjiran spanduk dan orasi kalau begini.

Usai menyampaikan orasinya yang penuh semangat dan ide-ide revolusioner, para mahasiswa dari BEM SI Kerakyatan dan Forum Koordinasi BEM se-Kalbar menyerahkan pernyataannya kepada Aspidsus Kejati Kalbar.

Siju menerima dengan senyum ramah. Siap-siap, Kejati! Para detektif muda ini tidak akan menyerah sampai misteri dana hibah Mujahidin terungkap!

Gimana wak? Clear-kan tuntutan mereka. Minta Kejati transparan. Jangan sampai jadi ATM. Nah, kalau ada soal ini, biasanya akan ada demo soal fee pembangunan real kereta api. Bila ini terjadi, tanda Pilgub Kalbar semakin dekat. Dekat dan panas.

Beberapa tulisan saya sebelumnya, isu korupsi sudah tak seksi lagi. Jangankan itu, isu amoral pun (video porno, istri simpanan) sudah tadak didulikan budak lagi.

Ayat suci Pilkada masih berlaku, “Buah sawit kayu ara. Ada duit ada suara.”

#camanewak

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Demo mahasiswakasus MujahidinPontianak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi

02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
17/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026

Berita Menarik Lainnya

DePA-RI Kecam Serangan Terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

16/03/2026

Peran Sekda Sebagai Koordinator Pemalakan OPD di Kabupaten Cilacap

16/03/2026

Memang Parah Bupati Cilacap, Setiap OPD Diperas Demi Syahwat Politiknya

15/03/2026

Bukit Peniraman Kabupaten Mempawah Dikeruk, Ketegasan Pemerintah Jangan Hanya di Atas Kertas!

14/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang