Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Bengkayang > Krisis Air Bersih Meluas di Mempawah dan Bengkayang, Warga Terpaksa Antre
Bengkayang

Krisis Air Bersih Meluas di Mempawah dan Bengkayang, Warga Terpaksa Antre

Last updated: 29/03/2026 19:51
29/03/2026
Bengkayang
Share

FOTO : Mobil pikap mengangkut tangki air sedang mensuplai ke rumah warga ( Uray Tommy).

Pewarta : Uray Tommy M | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

​MEMPAWAH – Kemarau panjang yang melanda sebagian wilayah Kalimantan Barat mengakibatkan krisis air bersih yang kian mengkhawatirkan.

Di Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, dan Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, warga kini harus berjuang ekstra hingga mengeluarkan biaya lebih demi mendapatkan air layak konsumsi.

​Intrusi air laut yang menyebabkan air sungai menjadi asin membuat sumber air warga tak lagi bisa digunakan. Kondisi ini memaksa warga bergantung sepenuhnya pada sumur bor milik pribadi yang masih mengeluarkan air tawar.

​Ning, seorang pemilik sumur bor di Desa Bukit Batu, Kecamatan Sungai Kunyit, mengungkapkan bahwa permintaan air bersih melonjak tajam. Setiap hari, puluhan kendaraan pengangkut air mengantre di lokasi miliknya.

“Setiap harinya sekitar 40 sampai 50 mobil antre. Di sekitar sini ada lima titik sumber air serupa, dan semuanya mengalami antrean yang sama karena kami melayani permintaan warga dari dua kabupaten sekaligus,” ujar Ning, Minggu (29/3/2026).

​Keterbatasan armada dan sumber air membuat distribusi terhambat. Jul, seorang sopir pengantar air, mengaku kewalahan melayani pesanan yang mencapai 8 pelanggan per hari. Ia bahkan harus bekerja dari pagi hingga larut malam.

“Saya mohon maaf kepada pemesan agar bersabar. Semua pesanan tetap akan diantar, tapi memang harus menunggu giliran,” katanya.

​Kondisi sulit ini juga dirasakan Acun, warga Desa Sungai Duri. Ia mengaku mulai kesulitan memesan air karena penyedia jasa di wilayah Sungai Pangkalan 2 sudah mulai menolak pesanan akibat kewalahan memenuhi permintaan lokal yang membeludak.

​Dampak ekonomi paling nyata dirasakan oleh ibu rumah tangga. Halimah, warga yang tinggal di pinggiran sungai, mengeluhkan pembengkakan biaya rumah tangga.

“Sudah sebulan lebih kami harus beli air karena air sungai asin. Uang belanja dapur terpaksa ditambah untuk beli air bersih,” keluh Halimah.

​Warga kini berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah setempat untuk mengatasi krisis musiman ini, mengingat air merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. ( RED)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Air BersihBengkayangMempawahSungai Kunyit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah

24/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026
Korupsi Jalan Lambau..! Penyidik Kejari Bengkayang Seret Direktur PT MPK dan “Makelar” Dokumen Jadi Tersangka
30/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Desak Pelindo dan YPKOT Segera Bayar Hak Ahli Waris, LPM Mempawah Pasang Plang di Sungai Kunyit

3 jam lalu

Kasus Saling Lapor Penganiayaan di Bengkayang, Kuasa Hukum Minta Polisi Objektif dan Kawal Kasus hingga Tuntas

18/05/2026

Disdukcapil Bengkayang Gelar Jemput Bola di Sungai Raya, Warga Pesisir Antusias

16/04/2026

Konflik Timur Tengah Memanas, Harga Kelapa di Bengkayang Anjlok Hingga 50 Persen

07/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang