Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Galakkan Ketahanan Pangan, UNU Kalbar Dorong Warga Manfaatkan Pangan Lokal
Pontianak

Galakkan Ketahanan Pangan, UNU Kalbar Dorong Warga Manfaatkan Pangan Lokal

Last updated: 28/12/2023 10:51
28/12/2023
Pontianak
Share

FOTO : Dosen dan mahasiswa UNU saat berpoto bersama memegang baleho kegiatan PKM di Wajok Hilir (dok UNU).

PONTIANAK – radarkalbar.com

DOSEN dan mahasiswa Program Studi (Prodi) Agribisnis dari Fakultas Pertanian Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (UNU Kalbar) kembali menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).

Kali ini di Dusun Coklat Desa Wajok Hilir Kabupaten Mempawah, Rabu (27/12/2023).

Dalam kegiatan itu mereka mengajak warga menggalakkan pangan lokal agar tercipta ketahanan pangan.

Ketua Prodi Agribisnis, Didik SP MP bersama Ida Rustianti ME, Marisa Meiratania ME dan sejumlah mahasiswa melaksanakan PKM dengan tema “Menjaga Ketahanan Pangan Rumah Tangga Melalui Kearifan Pangan Lokal”. Pesertanya para ibu rumah tangga di Dusun Coklat.

Dalam presentasinya, Didik menekankan pentingnya pangan lokal. Dalam UU Nomor 18 Tahun 2012 disebutkkan bahwa pangan yang dikonsumsi sesuai potensi kearifan setempat. Di sini pentingnya pangan lokal setempat untuk terus dikembangkan.

“Memilih produk pangan lokal mendukung kepedulian dan solidaritas terhadap petani lokal serta dapat menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan. Kalimantan Barat kaya akan sumber pangan lokal seperti ubi kayu, jagung, dan pisang, yang perlu digali potensinya. Apabila ini terus dikembangkan, kita tidak akan kekurangan pangan,” jelas Didik.

Pria kelahiran Sambas ini melanjutkan, keberlanjutan lingkungan didukung oleh konsumsi dan olahan pangan lokal yang menghasilkan zat karbon lebih rendah. Kemudian, diversifikasi pangan sebagai kunci untuk mengembangkan penyediaan dan konsumsi berbagai komoditas pangan lokal.

“Untuk itu, kepada ibu-ibu kembangkan saja pangan kita yang sudah ada. Banyak menanam ubi-ubian, sayur-sayuran, dijamin kita tidak akan kekurangan pangan tanpa harus membeli,” ajak Didik.

Momen sosialisasi ini mendapatkan respon positif dari peserta dan juga dukungan dari pemimpin setempat.

Ketua RT 03/03 Wajok Hilir, Bandi, menyatakan sosialisasi ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai konsumsi pangan lokal.

Ini terutama di tengah tantangan musim tanam padi yang hanya terjadi sekali dalam setahun.

Pada sela-sela sosialisasi itu, ada kejutan disajikan oleh Tim PKM, dihidangkan Bubur Paddas, makanan lokal khas Sambas. Disajikan sebagai contoh kreativitas dalam olahan pangan lokal.

Bubur Paddas menjadi simbol dari kekayaan pangan di Kalbar yang dapat dijadikan alternatif untuk ketahanan pangan dengan nutrisi yang memadai.

Program ini merupakan refleksi dari komitmen UNU Kalbar dalam mewujudkan kemandirian pangan serta memberdayakan kearifan lokal sebagai landasan utama pengembangan sektor agribisnis.(rilis UNU/red *)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Ketahanan PanganPangan LokalUNU KalbarWajol Hilir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.

04/04/2026

Lantik Pengurus Baru, ISKAB se Nusantara Siapkan Program ‘Santri Mengabdi’ ke Pelosok Kalbar

31/03/2026

Alih Fungsi atau Apapun Namanya Terhadap RTH Tidak Boleh Seenaknya

30/03/2026

Sikapi Isu “Pungli” di Imigrasi Entikong, Pengamat Hukum Desak Audit Investigatif Menyeluruh

29/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang