Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Bisnis > Dinas Hangpang Hortikan Tanam Cabai di Perbatasan
Bisnis

Dinas Hangpang Hortikan Tanam Cabai di Perbatasan

Last updated: 26/11/2018 22:58
26/11/2018
Bisnis
Share

Sanggau (radar-kalbar.com)- Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau akan mengembangkan tanaman cabai di wilayah perbatasan negara.

“Sukses tanaman cabai petani kita di Desa Menyabo Kecamatan Tayan Hulu.Nah, kita menyasar pengembangan cabai untuk daerah perbatasan,” ungkap Kepala Dinas Hangpang Hortikan Kabupaten Sanggau, Ir H John Hendri M Si, Senin (26/11)

Ditegaskan pria yang akrab disapa Pak Haji ini, kesuksesan tanaman cabai di Menyabo, jelas bisa menjadi pemacu semangat para petani untuk bercocok tanam tersebut. Untuk itu, akan mengembangkan tanaman ini di Kecamatan Sekayam dan Kecamatan Entikong.

“Dari sisi kultur dan tanah cocok untuk tanaman cabai, begitu juga dengan daerah di kota Sanggau yang saat ini sudah dilakukan namun masih spot-spot,” ujarnya.

Pihaknya kata Pak Haji, sudah memiliki stategi untuk pengembangan tanaman cabai. Salah satunya adalah dengan melibatkan pemuda tani. Maka dengan melibatkan pemuda tani yang dianggap masih memiliki jiwa dan semangat untuk bertani diharapkan tanaman cabai bisa berkembang.

“Dan ini sudah pernah kita coba,” timpalnya.

Ditambahkan, untuk daerah lain di luar perbatasan, akan melibatkan kelompok dasawisma.

“Ini diharapkan menjadi pioner, itu yang kita harapkan,” jelasnya.

Pak Haji ini mengaku bersyukur, pada Minggu (25/11( lalu kelompok tani Desa Menyabo kembali memanen cabai sebanyak 1,3 ton.

“Ini sudah panen yang ke lima. Karena satu kali panen lima hari sekali. Nah, kalau dihitung-hitung, katakanlah petani memanen 1,3 ton dikalikan lima kali panen dikalikan harga yang dibeli pengusaha Rp 27 ribu perkilo. Maka petani akan memperoleh Rp 175.500.000 dalan lima kali panen, itu untung besar sudah,” pungkasnya.

 

Pewarta : Jonathan K

Editor    : @dmin

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

PLN Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip pada Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII Sanggau

43 menit lalu

Perluas Akses Keuangan, UMKM dan Pelajar Jadi Prioritas

25/06/2026

Wujud Nyata Support PT ANTAM Tbk UBPB Kalbar dan Pemdes Pedalaman, KPPS Piasak Sukses Sulap Lahan Jadi Kebun Terong, Hasilnya Panennya Bikin Kagum

23/06/2026

KPKNL Singkawang Gali Potensi Lelang dan Gelar Public Campaign Anti Gratifikasi di EXPO UMKM Saprahan Khatulistiwa 2026

13/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang