Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Ratusan Massa Gelar Unjuk Rasa di Kantor Bupati Sekadau, Tuntutannya Ini
Nasional

Ratusan Massa Gelar Unjuk Rasa di Kantor Bupati Sekadau, Tuntutannya Ini

Last updated: 28/05/2023 00:42
25/05/2023
Nasional
Share

POTO : situasi saat unjuk rasa berlangsung pada Kantor DPRD SEkadau (Ist)

SEKADAU – RADARKALBAR.COM

RATUSAN massa merupakan penambang emas dari sejumlah desa menggelar aksi unjuk rasa pada Kantor Bupati Sekadau, Kamis, (25/5/2023).

Kedatangan warga ini, meminta agar mereka boleh bekerja. Kemudian pengepul hasil mereka tidak kena tangkap. Lantas, suplay BBM lancar.

Unjuk rasa warga ini sempat ricuh, saat massa merangsek ke Kantor DPRD Sekadau. Lantas massa berteriak meminta agar anggota DPRD datang menemui mereka.

Setelah tiba di Kantor DPRD Kabupaten Sekadau yang notabenenya berada tak jauh dari Kantor Bupati Sekadau, beberapa oknum melemparkan batu ke Kantor DPRD Kabupaten Sekadau.

Awalnya massa bisa tenang. Namun, situasi kembali memanas saat sejumlah oknum berlari ke belakang Kantor DPRD Kabupaten Sekadau.

Lantas, situasi sempat kembali memanas saat tuntutan mereka ingin bertemu dengan Anggota DPRD Kabupaten Sekadau tak kunjung terpenuhi.

Tanpa ada komando, sejumlah oknum pendemo kembali melempari batu ke Kantor DPRD Sekadau. Malahan, mobil water canon milik Polres Sekadau sempat menjadi sasaran massa.

Tak lama, situasi kemudian mereda menyusul dua anggota DPRD Sekadau, Bambang Setiawan dan Yodi Setiawan yang tengah mengikuti audiensi datang menemui massa.

Kepada sejumlah wartawan, usai menemui massa pendemo, Bambang Setiawan menyambut baik aksi masyarakat. Kendatipun, ada insiden sedikit.

Tetapi, ia memaklumi hal tersebut. Apalagi situasi langsung menjadi kondusif kembali.

Menurut Bambang, hasil audiensi, keputusan yang antara pemerintah daerah dan Kapolres Sekadau dan Dandim 1204 Sanggau. Untuk sementara waktu ada ruang kepada masyarakat untuk membuat wilayah pertambangan rakyat (WPR).

“Ini salah satu keputusanna. Pada WPR itu nanti mereka dapat bekerja secara legal. Muaranya nanti itu. PAD juga terbantukan dari situ dengan memperhatikan aspek lingkungan. Kita meminimalisir dampak lingkungannya melalui penertiban lokasi,”ungkapnya.

Pihaknya kata Bambang menyarankan agar tidak melaksanakan aktivitas penambangan pada bantaran sungai. Tapi wilayah yang tidak mencemari aliran sungai.

Soal proses pembentukan WPR? Bambang menjelaskan pihak terkait akan turun langsung ke lapangan secepatnya.

“Segera lah. Hingga minggu depan mereka akan terjun langsung ke lapangan. Dan mendata masyarakat,” cetusnya.

Sementara, Kapolres Sekadau, AKBP Suyono mengatakan dua anggotanya yang melakukan pengamanan terluka akibat terkena lemparan batu.

Malahan keduanya pun sempat mendapatkan penanganan ke rumah sakit.

“Ada 3 orang anggota kita terkena lemparan batu. Sempat ke rumah sakit, tidak parah,” jelasnya.

Kendati demikian tegas Suyono, pihaknya akan melakukan penyidikan siapa oknum yang melakukan pelemparan tersebut.

“Kita sudah mendapatkan identitas oknum yang melakukan pelemparan. Nah, kepolisian juga menunggu dari pihak DPRD Sekadau,” ungkapnya.

Menurut Suyono, aksi unjuk rasa tersebut dapat terkendali. Pihaknya dapat melakukan antisipasi. Meskipun situasi sempat memanas.

“Nah, sudah ada penyelesaian dari Pak Bupati untuk kegiatan pertambangan dengan hal-hal yang mungkin ke depannya. Nanti oleh pemerintah daerah sendiri nanti pertambangan yang ilegal menjadi legal,” paparnya.

Pihak kepolisian kata Suyono, mendukung kebijakan itu. Dan akan terus memberikan rasa aman serta nyaman kepada masyarakat Kabupaten Sekadau.

Kesempatan sama, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Bayu Yudha Pratama, mengatakan pihaknya sudah melakukan pembahasan terkait tuntutan massa. Selain itu juga melakukan koordinasi dengan Polda Kalbar.

“Pemerintah daerah dan kepolisian juga kita buat perizinan resminya. Sehingga wilayah yang melakukan pertambangan menjadi legal. Nanti akan ada tim khusus dari Pemda untuk mengecek lokasi kegiatan tambang. Kemudian mengurus perizinan ke provinsi,” tuturnya.

Usai menggelar demo, dan setelah mendapatkan hasil audiensi dari sejumlah pihak.

Massa merupakan warga dari beberapa desa itu membubarkan diri. Adapun massa yang berdemo dari berbagai desa tersebut berjumlah sekitar 600 orang.

Sedangkan, untuk pengamanan jalannya aksi demo tersebut, Polres Sekadau menurunkan sekitar 150 personel.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kantor Bupati Sekadau. PETImassa demo
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026
Buntut Masalah Gaji dan Temuan Telur Busuk, BGN Segel Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Sanggau
17/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19/03/2026

Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Kantor Imigrasi Sanggau Tutup Layanan 18-24 Maret

02/04/2026

Bareskrim Bekuk Bandar Narkoba Asal Bima di Kubu Raya

13/03/2026

Dari Rapimnas SMSI, Sampaikan Sikap Terkait ART Indonesia – Amerika

08/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang