Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Ribuan Nelayan akan Gelar Aksi Massa, Tuntut Ganti Rugi Dampak PSN Pelabuhan Terminal Kijing
Kalbar

Ribuan Nelayan akan Gelar Aksi Massa, Tuntut Ganti Rugi Dampak PSN Pelabuhan Terminal Kijing

Last updated: 28/01/2021 00:29
25/01/2021
Kalbar
Share

POTO : Suasana saat rapat nelayan tradisional terdampak PSN Pelabuhan Terminal Kijing yang berencana menggelar aksi massa (ist).

radarkalbar.com, MEMPAWAH- Nelayan tradisional terdampak Proyek Strategis Nasional (PSN) Pelabuhan Terminal Kijing berencana menggelar aksi demonstrasi jilid 2.  Aksi ini rencananya akan mengerahkan ribuan massa.

Seperti dilansir mempawahnews.com group radarkalbar.com, hal ini dipicu, karena hingga saat ini belum adanya kejelasan ganti rugi dari PT Pelindo.

“Tadi malam, kami sudah melakukan rapat koordinasi terkait persiapan aksi demonstrasi nelayan tradisional jilid 2. Saya sendiri yang memimpin rapat tersebut,” jelas Koordinator Nelayan Tradisional, Mohlis Saka, Senin (25/01/2021) pagi di Mempawah.

Mohlis yang juga Sekretaris DPD LPM Kabupaten Mempawah ini mengungkapkan, aksi demonstrasi jilid 2, akan melibatkan ribuan massa nelayan tradisional yang terdampak pembangunan pelabuhan. Termasuk nelayan di Kecamatan Sungai Kunyit dan sekitarnya.

“Aksi kali ini akan kita bagi dalam 2 sesi. Yakni sesi 1 di Kantor Gubernur, DPRD Kalbar, Dinas Perikanan Kalbar dan PT Pelindo II Zona Kalbar. Sedangkan aksi sesi 2 akan dilakukan di Mempawah mulai dari Kantor Bupati, DPRD, Dinas Perikanan dan Pelindo II di Mempawah,” bebernya.

Aktivis muda Kabupaten Mempawah ini menyebut pihaknya tetap akan menyuarakan aspirasi ganti rugi untuk nelayan tradisional terdampak PSN Terminal Kijing. Sebab, pembangunan tersebut menyebabkan timbulnya dampak negatif terhadap nelayan tradisional setempat.

“Bahkan, sampai hari ini para nelayan tradisional kesulitan mencari ikan. Dan ada yang sudah tidak melaut lagi. Akibatnya, perahu dan alat tangkap mereka sudah tak difungsikan. Kondisi ini menimbulkan kerugian bagi nelayan tradisional,” tegasnya.

Mohlis menyebut aksi demonstrasi nelayan tradisional jilid 2 ini semata-mata untuk memperjuangkan hak-hak hidup nelayan setempat yang direnggut dengan adanya PSN Pelabuhan Terminal Kijing. Sebab, menurut dia, ketentuan Undang-undang (UU) menyebutkan laut, bumi dan udara dikuasai negara demi kemakmuran rakyat.

“Pada aksi September 2020 lalu, kami sangat kecewa dengan Bupati, DPRD dan instansi terkait. Sebab sampai hari ini, tidak ada kejelasan tentang tuntutan ganti rugi nelayan tradisional. Kami merasa diabaikan oleh pemerintah Kabupaten Mempawah,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Pewarta : Tim liputan.

Editor : Sery Tayan.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit

18 jam lalu

Polres Sintang Musnahkan 57 Kg Sabu Senilai Rp 57 Miliar

17 jam lalu

Simpan 5,61 Gram Sabu, Emak-emak di Benua Kayong Diciduk Polisi

16 jam lalu

Kecelakaan Berujung Jeruji Besi, Pria Asal Kubu Raya Kedapatan Bawa 18,48 Gram Sabu di Sandai

16 jam lalu
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang