Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Mempawah > Pemkab Mempawah Diingatkan Lebih Peduli pada Atlet Berprestasi
Mempawah

Pemkab Mempawah Diingatkan Lebih Peduli pada Atlet Berprestasi

Last updated: 23/07/2025 12:55
22/07/2025
Mempawah
Share

FOTO : Pelari asal Mempawah, Musa sedang mengikuti salah satu kejuaraan [ ist ]

Hamzah – radarkalbar.com

MEMPAWAH – Pemkab Mempawah kembali disorot terkait minimnya perhatian terhadap para atlet daerah yang telah mengharumkan nama kabupaten di tingkat provinsi bahkan nasional.

Sorotan ini muncul setelah Musa, atlet atletik peraih medali terbanyak pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2022, menyatakan mundur dan memilih bergabung dengan kabupaten lain yang dinilai lebih peduli terhadap nasib atlet.

Musa yang kini berdinas sebagai anggota TNI di Kabupaten Ketapang, sebelumnya sukses menyumbang 2 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu untuk Kabupaten Mempawah.

Namun, menurutnya, dukungan yang minim dan kurangnya kepastian soal keikutsertaannya dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) membuat ia merasa tak lagi mendapat tempat di kampung halamannya.

“Saya sudah berusaha menanyakan ke pihak PASI Mempawah soal status saya di Kejurda, tapi sampai sekarang belum ada jawaban,” ujarnya, Selasa (22/7).

Tak hanya soal komunikasi, Musa juga menyoroti kecilnya bonus yang diterima atlet peraih emas, yakni sebesar Rp 4 juta.

Ia menilai jumlah tersebut tidak sebanding dengan perjuangan selama bertahun-tahun mempersiapkan diri dan mengharumkan nama daerah.

“Untuk atlet individu mungkin masih bisa, tapi bagaimana dengan tim? Misalnya bola voli, Rp 4 juta dibagi 10 orang itu tidak adil. Kami berlatih bertahun-tahun demi nama baik daerah,” keluh Musa.

Atas dasar itu, Musa memutuskan hengkang ke kabupaten lain yang dianggap lebih menjanjikan secara pembinaan dan penghargaan prestasi.

Musa menegaskan keputusan tersebut bukan semata-mata karena materi, melainkan demi masa depan kariernya sebagai atlet.

Kepindahan Musa bukan kasus pertama. Sejumlah atlet berprestasi asal Mempawah sebelumnya juga memilih memperkuat daerah lain karena alasan serupa.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum KONI Kabupaten Mempawah, Wendry Fahrizal, membenarkan pihaknya telah menerima surat pengunduran diri dari Musa.

Wendry menyayangkan keputusan itu namun memahami pilihan Musa.

“Atlet juga manusia yang punya mimpi dan masa depan. Kita tidak bisa melarang,” ujar Wendry.

Menurut Wendry, keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor utama yang menghambat pembinaan atlet.

Hingga saat ini, dana hibah dari Pemkab Mempawah sebesar Rp 700 juta untuk kegiatan KONI tahun ini belum juga cair.

“Kita masih menunggu realisasi dana hibah. Ini penting agar pembinaan berjalan dan atlet tetap semangat mengukir prestasi,” tambahnya.

Sejumlah kalangan berharap, Pemerintah Kabupaten Mempawah segera melakukan evaluasi kebijakan olahraga.

Selanjutnya, menunjukkan kepedulian nyata terhadap para atlet yang telah membawa nama daerah ke pentas provinsi maupun nasional. [ red ].

 

 

 

 

 

Editor : Andika

Publisher : admin radarkalbar.com

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:butuh perhatianMusaPelari Mempawah
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan

29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Betapa Dahsyatnya Film Pesta Babi
24/05/2026
Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah
24/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Desak Pelindo dan YPKOT Segera Bayar Hak Ahli Waris, LPM Mempawah Pasang Plang di Sungai Kunyit

26/05/2026

Anggaran Tunjangan Rumah DPRD Mempawah Tembus Rp 4,9 Miliar, Nazrul : Melukai Hati Rakyat

30/04/2026

Sempat Melawan, Terduga Pelaku Asusila Anak Bawah Umur Diringkus di Semparuk Sambas

26/04/2026

Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi

24/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang