Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Ketum PB Mathla’ul Anwar Terima Menko Infrastruktur AHY dan Menteri Transmigrasi
Nasional

Ketum PB Mathla’ul Anwar Terima Menko Infrastruktur AHY dan Menteri Transmigrasi

Last updated: 23/02/2026 23:36
22/02/2026
Nasional
Share

FOTO : Kedatangan kedua menteri diterima langsung oleh Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, KH. Embay Mulya Syarief, yang didampingi Plt Sekretaris Jenderal PB Mathla’ul Anwar, Nur Aziz Hakim [ ist ]

Editor/publisher : Admin redaksi

BANTEN – Pemgurus Besar Mathla’ul Anwar menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Serang, Banten. Sabtu, (21/2/2026).

Kedatangan kedua menteri tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, KH. Embay Mulya Syarief, yang didampingi Plt Sekretaris Jenderal PB Mathla’ul Anwar, Nur Aziz Hakim, beserta jajaran pengurus dan keluarga besar Mathla’ul Anwar.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut membahas berbagai isu strategis nasional, mulai dari penguatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga peran organisasi kemasyarakatan Islam dalam menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Infrastruktur AHY menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam memastikan kebijakan nasional berjalan efektif serta memberikan dampak luas bagi rakyat.

Ia juga menyoroti peran strategis organisasi kemasyarakatan, khususnya yang memiliki basis pendidikan kuat, dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan memperkuat kohesi sosial.

“Mathla’ul Anwar merupakan salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia yang memiliki pengaruh luas, khususnya di bidang pendidikan. Saya mengapresiasi peran dan komitmennya yang konsisten menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat serta berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan, karena pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan kewilayahan, ” ungkap Agus Harimurti Yudhoyono
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Menyambut dengan hangat, Ketum PB Mathla’ul Anwar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menko AHY dan Menteri Transmigrasi Iftitah, serta menegaskan kesiapan Mathla’ul Anwar untuk terus mengambil peran strategis dalam mendukung agenda-agenda nasional.

Sebagai salah satu ormas Islam tertua di Indonesia, lanjut Kiyai Embay, Mathla’ul Anwar memiliki basis massa yang kuat dan mengakar di pedesaan. Dengan lebih dari 10 juta anggota, simpatisan, alumnus, santri, dan keluarga besar, Mathla’ul Anwar telah berkontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan dan pemberdayaan umat.

Saat ini Mathla’ul Anwar masih kata Kiyai Embay, mengelola sekitar 2.000 madrasah atau sekolah di seluruh Indonesia serta 73 Perguruan Mathla’ul Anwar, dan memiliki 34 Pengurus Wilayah (PW) tingkat provinsi yang menunjukkan jejaring nasional yang solid.

Mathla’ul Anwar didirikan pada 10 Syawal 1334 H/10 Juli 1916 di Menes, Pandeglang, Banten, oleh KH Mas Abdurrahman, KH Entol M Yasin, dan KH Tb. Moh. Soleh. Sejak awal berdirinya, Mathla’ul Anwar berkomitmen pada dakwah dan pendidikan Islam dengan fokus mencerdaskan umat melalui pendirian madrasah, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Insyaallah Mathla’ul Anwar untuk terus mengambil peran strategis dalam mendukung agenda-agenda nasional, menjaga moderasi beragama, memperkuat pendidikan, serta menghadirkan solusi bagi umat dan bangsa,” tutup Kyai Embay. ***

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Menteri AHYMenteri TransmigrasiSerang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Dari Rapimnas SMSI, Sampaikan Sikap Terkait ART Indonesia – Amerika

08/03/2026

Sumbangan Jalanan Meresahkan, Pemerintah Didesak Kaji Ulang Retribusi Suramadu demi Kesejahteraan Madura

01/03/2026

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

27/02/2026

KDM dan Polda Jabar Jemput 12 Perempuan Korban TPPO di Sikka NTT

24/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang