Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Koq Bisa..! Solar Subsidi Ngalir ke Penambang Emas Ilegal, Begini Penjelasan Dinas Perdagangan Sekadau
Sekadau

Koq Bisa..! Solar Subsidi Ngalir ke Penambang Emas Ilegal, Begini Penjelasan Dinas Perdagangan Sekadau

Last updated: 20/05/2025 00:40
19/05/2025
Sekadau
Share

FOTO : Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Tenaga Kerja, Kabupaten Sekadau, Nopita [ ist ]

Doni – radarkalbar.com

SEKADAU – Kendati pengawasan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi seperti solar telah diperketat oleh pemerintah, namun praktik penyelewengan masih saja terjadi.

Modus lama dengan sentuhan baru tetap dimanfaatkan oleh oknum tak bertanggung jawab demi meraup keuntungan dari harga subsidi yang disediakan pemerintah.

Dalam praktiknya, pembelian BBM bersubsidi saat ini diwajibkan menggunakan sistem barkot (barcode, red) untuk setiap kendaraan.

Namun, sistem ini rupanya masih dapat dimanipulasi oleh jaringan penyeleweng, terutama yang memasok BBM subsidi ke aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Sekadau.

Kegiatan tambang ilegal tersebut disebut menggunakan mesin berbahan bakar Solar, baik itu mesin mobil maupun dompeng.

Hal ini memicu pertanyaan besar mengenai asal-usul BBM subsidi yang mereka gunakan.

“Pertanyaannya, dari mana BBM itu berasal dan siapa yang menyuplai ke para pekerja tambang tersebut?” ujar Step, salah satu warga yang prihatin, saat diwawancarai pada Senin (19/5/2025).

Sementara, terkait hal ini, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Sekadau, Nopita, menyampaikan pengawasan yang dilakukan pihaknya sejauh ini hanya sebatas pemantauan stok BBM di SPBU dan perkembangan harga sesuai ketetapan Pertamina.

“Untuk harga per liter, sudah ditentukan oleh pihak Pertamina. Kami hanya mencatat ketersediaan stok setiap pekan di SPBU,” tulisnya via pesan WhatsApp kepada wartawan, pada Senin (19/05/2025).

Nopita menjelaskan, sistem barcode yang digunakan saat ini seharusnya bisa mencegah kendaraan yang tidak terdaftar untuk mengisi BBM subsidi.

“Setiap kendaraan memiliki kuota, misalnya 20 liter untuk mobil kecil dan 80 liter untuk mobil truk. Di luar itu, tidak dapat dilayani,” ungkapnya.

Namun, ia menegaskan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk menindak distribusi BBM di luar jalur resmi atau yang diperjualbelikan tidak sesuai aturan.

“Kami hanya melakukan pengecekan rutin ke SPBU. Jika ada kelangkaan, kami akan menanyakan langsung ke pihak SPBU untuk segera melakukan pengisian ulang agar stok tidak kosong,” tegasnya.

Penyelidikan terhadap penyalahgunaan BBM subsidi ini diharapkan dapat dilakukan oleh aparat terkait, mengingat dampaknya bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mendorong aktivitas ilegal yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat. [ red/r]

editor/publisher : Muhammad Khusyairi

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Solar subsidiSPBUTambang Emas Ilegal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026
Buntut Masalah Gaji dan Temuan Telur Busuk, BGN Segel Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Sanggau
17/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Perkuat Persatuan, Perkumpulan Ayoung Tao Ketungau Gelar Mubes Ke-3 dan Paskah Bersama di Sekadau

17 jam lalu

Percepat Akses Pendidikan, Jembatan Perintis Garuda di Nanga Mahap Resmi Dibangun

07/04/2026

Diduga Cabuli Gadis Belia, Seorang Pria di Sekadau Kena Tangkap Polisi

03/04/2026

Sinergi Pembangunan, Pemkab Sekadau Himpun Dana CSR Rp 7,4 Miliar Sepanjang 2025

31/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang