Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Ketapang > Polres Ketapang Amankan ART yang Lakukan Kekerasan terhadap Anak Majikannya
HukumKetapang

Polres Ketapang Amankan ART yang Lakukan Kekerasan terhadap Anak Majikannya

Last updated: 19/04/2025 13:02
19/04/2025
Hukum Ketapang
Share

FOTO : Seorang ART berinisial I, yang diduga melakukan penganiayaan terhadap anak, saat diamankan petugas kepolisian [ ist ]

redaksi – radarkalbar.com

KETAPANG – Kasus kekerasan terhadap anak kembali menjadi perhatian publik, kali ini terjadi di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial I (36) diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang usai diduga melakukan kekerasan fisik terhadap anak majikannya yang masih berusia 1 tahun 8 bulan.

Kasus ini terungkap berkat kejelian dan kewaspadaan orang tua korban, serta kesigapan aparat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan yang masuk.

Pelapor yang merupakan ibu kandung korban, D (30), warga Kecamatan Delta Pawan, awalnya tengah bekerja di luar rumah saat peristiwa terjadi pada Minggu (13/4/2025).

Terduga pelaku I saat itu dipercaya mengasuh kedua anak pelapor di rumah.

Namun, sekitar pukul 18.41 WIB, pelapor D memantau situasi di rumah melalui CCTV yang tersambung ke ponsel pintarnya.

Dari tayangan tersebut, ia mendapati adegan yang mengejutkan, sang ART terlihat menjambak rambut anaknya dan secara paksa memasukkan botol susu ke mulut korban hingga membuat anak menangis.

Merasa anaknya menjadi korban kekerasan, kemudian D segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Ketapang.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas Satreskrim langsung melakukan penyelidikan awal dengan mengumpulkan barang bukti termasuk rekaman CCTV dan pakaian korban.

Tidak butuh waktu lama, penyidik kemudian mengamankan pelaku pada Rabu, 16 April 2025.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Ryan Eka Cahya mengungkapkan terduga pelaku telah mengakui perbuatannya saat berada di rumah korban tanpa kehadiran orang tua.

Pelaku diketahui beberapa kali melakukan tindakan fisik kepada anak majikannya.

“Pelaku dapat dijerat dengan Pasal 4 ayat (1) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan/atau Pasal 80 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak,” jelas AKP Ryan.

AKP Ryan menegaskan komitmen pihak kepolisian dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak.

“Kami memastikan bahwa Polres Ketapang akan bertindak tegas terhadap segala bentuk kekerasan, terlebih terhadap anak-anak. Mereka adalah generasi penerus yang wajib kita lindungi bersama,” tegasnya.

Kasus ini kembali menyoroti pentingnya kewaspadaan dalam memilih pengasuh anak serta perlunya sistem pengawasan di rumah tangga, seperti penggunaan CCTV, sebagai bentuk perlindungan terhadap anak dari risiko kekerasan yang mungkin terjadi di lingkungan terdekat. [ red/r]

editor : Herman


Kalau kamu butuh versi yang lebih pendek atau untuk media tertentu seperti koran atau online news portal, tinggal bilang aja ya.

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Aniaya anakARTCCTVPolres Ketapang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Tiga Hari Buron, Tahanan Kejari Pontianak yang Kabur Berhasil Ditangkap di Kampung Beting

14/03/2026

GNPK RI Kalbar Resmi Laporkan Proyek Pemukiman Kumuh Rp 7,3 Miliar ke Kejati

13/03/2026

Rugikan Negara Rp 5 Miliar, Dua Tersangka Korupsi Hibah SMA Mujahidin Resmi Ditahan

13/03/2026

Sembunyikan Sabu di Sarung Ponsel, Seorang Ibu di Mandor Kena Tangkap Polisi

12/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang