Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Menuju Desa Anti Korupsi, Pemdes Pedalaman Gelar Sosialisasi Cegah Secara Masif dan Kreatif
Sanggau

Menuju Desa Anti Korupsi, Pemdes Pedalaman Gelar Sosialisasi Cegah Secara Masif dan Kreatif

Last updated: 18/09/2025 11:19
18/09/2025
Sanggau
Share

FOTO : Momen kegiatan sosialisasi menuju desa anti korupsi berlangsung di Balai Desa Pedalaman, Tayan Hilir [ ist ].

Tim liputan – radarkalbar.com

SANGGAU – Pemerintah Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau menggelar sosialisasi menuju Desa Anti Korupsi, berlangsung pada Kamis (18/9/2025).

Tujuan kegiatan ini, salah satunya sebagai bagian dari persiapan mengikuti lomba Desa Anti Korupsi yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Pedalaman tersebut bertujuan mendorong partisipasi aktif masyarakat desa dalam pencegahan tindak pidana korupsi secara masif, kreatif, dan berdampak langsung terhadap tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan transparan.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintah Desa ( DPM Pemdes ) Sanggau, Alian S ST, Irbansus V Inspektorat Sanggau Albert D Sihotang SKM, MH, Danramil 1204-07 Tayan Hilir Oktavia Andri, Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Tayan Hilir Udin Tinawati, S.H.

Tampak juga, Kanit Reskrim Polsek Tayan Hilir Ipda Evan Sitanggang, perwakilan perusahaan sekitar, koordinator wilayah Dinas Pendidikan, H Syech Indra S Pd, M Pd, serta para tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pedalaman, Sunarto, menegaskan komitmen pihaknya untuk mewujudkan desa yang bebas dari praktik korupsi.

Ia menyebutkan, sosialisasi ini juga melibatkan anak-anak sekolah sebagai bagian dari edukasi sejak dini.

“Kami ingin menanamkan nilai antikorupsi mulai dari generasi muda. Kehadiran siswa-siswi dalam kegiatan ini adalah bentuk langkah awal menuju budaya integritas di masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Kepala DPM Pemdes Sanggau, Alian, mengingatkan seluruh perangkat desa agar tidak menyalahgunakan dana desa, terutama dalam pengelolaan keuangan dan pelaksanaan program pembangunan.

“Penggunaan dana desa harus akuntabel dan transparan. Jangan sampai ada penyimpangan sekecil apa pun yang bisa menjurus pada tindak pidana korupsi,” tegas Alian.

Kesempatan sama, Irbansus V Inspektorat Sanggau, Albert D Sihotang memaparkan sejak pemerintah desa mendapat anggaran langsung dari pusat, Inspektorat melakukan pengawasan pengelolaan dana desa.

Hal itu sesuai dengan kewenangan dengan tujuan agar pemerintah desa menjalankan pengelolaan keuangan desa sesuai dengan regulasi yang ada.

Menurutnya, pengawasan tata kelola dana desa terbagi menjadi dua, yakni pengawasan rutin melalui audit reguler terhadap kesehatan keuangan desa serta pengawasan investigatif.

“Pengawasan investigatif merupakan audit jika mendapat laporan dari masyarakat atas dugaan penyalahgunaan anggaran desa atau dapat meningkat menjadi penyidikan, dan jika terbukti terjadi penyalahgunaan anggaran, sehingga perlu dilakukan perhitungan terhadap kerugian negara,” ungkapnya.

Momen itu, Albert juga menyampaikan kuis bagi peserta yang hadir, terkait dengan pencegahan dan anti korupsi.

Diketahui, Lomba Desa Anti Korupsi yang digagas KPK RI menjadi momentum bagi Desa Pedalaman untuk menunjukkan komitmen nyata dalam tata kelola pemerintahan yang bersih, sekaligus mendorong masyarakat agar berani mengawasi dan terlibat aktif dalam pembangunan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan desa yang tidak hanya bebas dari korupsi, tetapi juga menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Sanggau. [ red ]

 

 

 

Editor/publisher : admin radarkalbar.com

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Desa anti korupsiDesa PedalamanKecamatan tayan hilir
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Salahnya Dimana? Program MBG di Sanggau Malah Diwarnai Kenaikan Kasus Stunting

08/06/2026

Kasus DBD Meningkat, Anggota DPRD Sanggau Desak Dinkes Proaktif dan Evaluasi SOP Fogging

03/06/2026

Terkait Tata Niaga TBS, PKS Rimba Belian Disorot LSM Citra Hanura

21/05/2026

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang