FOTO : Ketua Ketua Lidik Krimsus RI Kalimantan Barat, H. Badrut Tamam AQ [ ist ]
Editor : R Hoesnan | Publisher : Admin redaksi
SANGGAU – Sejumlah titik Penerangan Jalan Umum (LPJU) di wilayah Kabupaten Sanggau terpantau tidak berfungsi secara optimal, sejak beberapa waktu belakangan ini.
Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat terkait potensi kerawanan tindak kriminalitas di kawasan yang gelap saat malam hari.
Ironis, padahal dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sanggau melalui instansi terkait tengah gencar melakukan pengadaan dan penambahan tiang-tiang LPJU baru. Bahkan diantaranya terpasang di area pemakaman dan tempat umum lainnya.
Namun, banyaknya lampu yang tidak menyala di titik-titik strategis menimbulkan pertanyaan terkait efektivitas pemeliharaannya.
Ketua Lidik Krimsus RI Kalimantan Barat, H. Badrut Tamam AQ, menyatakan keprihatinannya atas kondisi tersebut.
Menurutnya, fasilitas publik yang dibiayai anggaran miliaran rupiah seharusnya dapat dinikmati manfaatnya secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kondisinya cukup memprihatinkan. Banyak titik yang gelap sehingga rawan menjadi lokasi kriminalitas. Kami menyayangkan jika anggaran yang besar untuk LPJU ini tidak dibarengi dengan fungsi yang maksimal di lapangan,” ujar Badrut Tamam kepada media.
Selain masalah fungsi lampu, Badrut juga menyoroti aspek perencanaan dan penempatan LPJU yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran.
Ia juga mendapatkan informasi dari berbagai kalangan di Kabupaten Sanggau, adanya indikasi dominasi vendor tertentu yang melaksanakan perawatan dan perbaikan LPJU di Kabupaten Sanggau yang terjadi dalam kurun waktu lama.
“Kami mendapatkan masukan mengenai adanya indikasi ‘pemain tunggal’ dalam urusan perawatan ini dari waktu ke waktu. Hal ini tentu perlu ditelaah lebih dalam demi transparansi penggunaan anggaran daerah,” ungkapnya.
Terkait besaran alokasi anggaran LPJU dari tahun ke tahun, Lidik Krimsus RI Kalbar berencana akan melakukan bedah data secara lebih mendalam pada kesempatan berikutnya guna memastikan akuntabilitas publik.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menghubungi pihak dinas terkait di lingkungan Pemkab Sanggau untuk mengkonfirmasi kendala teknis membuat LPJU tersebut banyak yang padam. Lantas, terkait prosedur penunjukan vendor perawatan LPJU tersebut. [ red ]
