Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Ragam > Dongkrak Sektor Pariwisata, Dorong Keterlibatan Masyarakat
Ragam

Dongkrak Sektor Pariwisata, Dorong Keterlibatan Masyarakat

Last updated: 10/02/2019 07:20
10/02/2019
Ragam
Share

Sanggau (radar-kalbar.com) -Sektor pariwisata di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat terus berbenah.
Berbagai cara pun dilakukan untuk mengembangkan pariwisata sehingga dapat menjaring wisatawan.
Salah satunya dengan mengembangkan berbagai destinasi yang dikelola langsung oleh masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
“Kami di Sanggau ada beberapa destinasi yang dibuka oleh masyarakat kelompok sadar wisata seperti Danau Laet , Danau Pagong Rumpang, Sipant Lotup, Batu Posok Penyeladi dan Air Terjun Pana. Itu semua dibuka oleh Pokdarwis dan berjalan dengan baik,” ujar Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Sanggau F Meron,” Minggu (9/2).

Lebih lanjut Meron mengatakan, pihaknya melihat animo masyarakat cukup tinggi untuk membentuk Pokdarwis diberbagai destinasi lainnya. Untuk itu Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Sanggau berencana membentuk Desa Wisata disejumlah destinasi potensial. Sehingga percepatan pengembangan pariwisata dapat dilakukan.

“Nanti kita akan bekerjasama dengan pemerintahan desa untuk membentuk Desa Wisata. Potensi kami masih sangat banyak. Diperbatasan Entikong ada beberapa destinasi yang belum jami buka seperti Bungkang dan Suroh Tembawang,” ungkapnya.

Rencana tersebut pun mendapat dukungan langsung dari Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional II Adella Raung. Menurutnya pembentukan Pokdarwis dan Desa Wisata merupakan langkah tepat dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki Sanggau. Pasalnya dengan melibatkan masyarakat bisa merangsang percepatan pertumbuhan pariwisata.

“Jadi sinergi antara masyarakat dan pemerintah sangat penting dalam kepariwisataan. Itu dapat diperoleh dengan membentuk Pokdarwis dan Desa Wisata. Dengan hadirnya masyarakat, maka pertumbuhannya akan lebih luar biasa. Tentu akan kita dukung terus,” tegas Adella.
Hal ini telah dibuktikan oleh berbagai daerah di Indonesia. Contoh konkritnya ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). DIY mampu mendorong peran aktif masyarakatnya untuk menjadi agen pengembangan pariwisata melalui pokdarwis dan desa wisata.
Hampir setiap bulan DIY menelurkan destinasi baru yang dikelola oleh masyarakat. Setiap proses pengelolaan pariwisata, seperti memutuskan pembangunan pariwisata dan menjalankan kegiatan pariwisata sehari-hari dilakukan oleh masyarakat lokal.
“Pariwisata di DIY tidak dapat berjalan tanpa adanya peran aktif masyarakat. Peran aktif masyarakat juga menyebabkan perubahan dalam sektor pariwisata DIY. Contohnya peningkatan infrastruktur, perbaikan kualitas lingkungan dan kebudayaan serta tumbuhnya perekonomian melalui pariwisata,” ungkap Adella.

Keberadaan Sanggau yang terletak di border area juga menjadi kelebihan yang dapat dimaksimalkan. Posisinya yang berdekatan dengan Malaysia tentunya sangat menguntungkan jika memiliki pilihan destinasi yang tidak monoton.
“Untuk itu, keberadaan Pokdarwis disebutnya perlu terus didukung dan dibina, sehingga pada akhirnya dapat berperan makin efektif dalam menggerakkan partisipasi masyarakat, mewujudkan lingkungan dan suasana kepariwisataan yang kondusif. Imbasnya wisatawan akan semakin banyak masuk ke Sanggau,” ujar Kepala Bidang Pemasaran Area III Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional II Kemenpar Sapto Haryono.
Bagi Menteri Pariwisata Arief Yahya keterlibatan masyarakat mutlak diperlukan. Pokdarwis dan desa wisata telah menjadi ujung tombak dalam kepariwisataan. Selain itu dengan melibatkan masyarakat tentunya akan mendorong tingkat perekonomian masyarakat itu sendiri.
“Pariwisata itu sektor yang paling mudah dan murah menghasilkan devisa. Mudah, karena investasi yang dikeluarkan akan menghasilkan multiple effect 170%. Murah, karena biaya promosinya hanya 2% dari target proyeksinya. Maka dari itu rugi jika masyarakat tidak ingin terlibat. Karena pariwisata cara cepat mengangkat perekonomian,” ucap Menteri asal Banyuwangi itu.

Pewarta : Jonathan K/Disporapar

Editor.     : Disporapar

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bawa Sabu di Saku Celana, Warga Singkawang Diciduk Polisi di Jalur Lintas Malindo
06/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Gema Meriam Karbit BPM Kalbar, Tak Sekadar Dentuman, Tapi Simbol Harmoni di Tepian Kapuas

26/03/2026

Dugaan Kekerasan di SMA Taruna Bumi Khatulistiwa Bergulir ke Ranah Hukum

09/03/2026

Hadiri Buka Puasa Ramadan Polda Kalbar, LDII Tegaskan Dukung Terwujudmya Kalbar Damai dan Harmoni

27/02/2026

Sapa Pengendara di Tugu Digulis, Dirlantas dan Polwan Polda Kalbar Tebar Kebaikan Ramadan

23/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang