Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Peristiwa > Jalan Paralel Perbatasan di Entikong Ambruk. Ini Penyebabnya
Peristiwa

Jalan Paralel Perbatasan di Entikong Ambruk. Ini Penyebabnya

Last updated: 09/04/2019 19:51
09/04/2019
Peristiwa
Share

Entikong (radar-kalbar.com)-
Ambruknya badan jalan paralel perbatasan terletak di Dusun Mangkau, Desa Pala Pasang, Kecamatan Entikong, pada Selasa (9/4) menyisakan persoalan bagi masyarakat setempat.

Pasalnya, akibat kejadian itu menimbulkan dampak, akses jalan yang menghubungkan Desa Pala Pasang menuju Desa Suruh Tembawang kemudian ke wilayah Desa Sungkung 1,2,3 Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang lumpuh total.

Kepala Desa Pala Pasang, Antonius Angue mengatakan kejadiannya ambruknya badan jalan itu, terjadi pagi hari. Dan gejala akan ambruk terlihat dari malamnya sudah mulai mau putus.

” Tadi malam (Senin 8/4) sudah mulai putus. Pas tadi pagi baru ambruknya,” ujar Antonius via telepon selulernya.

Antonius menilai, kerusakan tersebut dipicu karena pekerjaan jalan yang dilakukan oleh kontraktor PT Nindya Karya (PT NK) dikerjakan secara asal – asalan. Diantaranya karena tidak dibangun box culvert (saluran air) atau jembatan di atas sungai Engkek, sungai kecil yang ada di wilayah tersebut.

“Kenapa saya bilang asal – asalan, karena hanya saluran airnya hanya pakai paralon, ya pasti pecahlah,” cetusnya.

Dampak lain akibat terputusnya akses jalan tersebut, warga dari dan ke Desa Pala Pasang terpaksa harus melewati Sungai Engkek.

“Ya terpaksa lewat bawah atau sungai. Kalau lagi deras airnya bisa berbahaya juga bagi warga yang melintas. Bisa-bisa hanyut,” jelas dia.

Antonius berharap, kontraktor segera melakukan perbaikan dan membuat box culvert atau membangun jembatan. Sehingga akses jalan yang menghubungkan antar desa bisa normal kembali seperti biasa.

“Warga kami jadi susah karena kerusakan ini. Padahal yang mengerjakannya ini perusahaan besar, tapi terkesan asal – asalan. Saya dan warga berharap ini menjadi perhatian pemerintah, untuk segera melaksanakan perbaikan, agar akses jalan di wilayah itu normal kembali,” pungkasnya.

Pewarta : Jonathan K

Editor.     : Dhian Mardi

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:AmbrukBadanBoxCulvertDesaDusunEntikongJalanKecamatanParalel
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Terpopuler Bulan Ini

Kejari Singkawang Selidiki Alur Dana Hibah PSDKU Polnep, Mantan Direktur Dipanggil

07/04/2026
Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS
20/04/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.
04/04/2026
Warga Sungai Pinyuh Keluhkan Kabel Telkomsel “Numpang” di Teralis Ruko, Khawatir Roboh dan Menelan Korban
04/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Kecelakaan Beruntun Tiga Truk di Sekadau, Dua Orang Luka-Luka

24/04/2026

Tragedi di Trans Kalimantan…!! Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng dengan Dump Truk

06/04/2026

Laka Maut Bus Damri Jurusan Sintang – Pontianak di Penyeladi Sanggau, Seorang Tewas dan Puluhan Luka-luka

06/04/2026

Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia

26/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang