Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > DPR Kini Punya “Remote Control” untuk Pejabat
Opini

DPR Kini Punya “Remote Control” untuk Pejabat

Last updated: 06/02/2025 22:24
06/02/2025
Opini
Share

Oleh : Rosadi Jamani [ Ketua Satupena Kalimantan Barat ]

ASYIK jadi anggota DPR RI. Lho, Ketua KPK gagal nangkap Harun Masiku, pecat. Lho Kejagung, anak buahmu suka malakin pejabat daerah, pecat.

Lho, Ketua MA, para hakim suka vonis ringan koruptor, pecat. Ente, Kapolri, anak buahmu banyak jadi oknum, pecat.

Itu hanya gambaran betapa powerfull dan superiornya wakil rakyat kita di Senayan. Sambil seruput kopi Tiam Jalan Nusa Indah 1 Pontianak, yok kita bahas senjata baru DPR RI.

Gegara revisi Peraturan DPR RI Nomor 1 Tahun 2020, para pejabat negara sekarang kayak peserta reality show yang bisa dieliminasi kapan saja. Ya, DPR kini punya kewenangan baru, evaluasi berkala buat pejabat yang udah lulus fit and proper test.

Kalau kinerjanya dianggap ngecewain, ya udah, bye-bye! Langsung rekomendasi pemberhentian. Gak perlu tunggu musim depan.

Bob Hasan, si Ketua Badan Legislasi DPR, dengan bangga bilang, “Ini kan demi kebaikan bersama. Kalau pejabatnya gak becus, ya kita kasih red card. Simple kan?” Ya, simple buat DPR lah.

Tapi buat pejabat? Wah, ini bisa jadi mimpi buruk. Bayangin aja, tiap hari dicekokin evaluasi. Udah gitu, DPR yang ngevaluasi. Bisa-bisa pejabat pada stres akut, stress eating, dan akhirnya anggaran kesehatan negara melonjak.

Tapi, jangan salah, ini juga bisa jadi ajang balas dendam politik. “Eh, kamu kemarin gak dukung saya ya? Nah, sekarang kinerja kamu jelek. Bye-bye!” Atau, “Kamu dari partai oposisi ya? Wah, kayaknya kinerja kamu kurang optimal nih. See you!” DPR sekarang kayak punya remote control buat pejabat.

Bisa play, pause, atau stop. Tapi, jangan sampai remote-nya dipake buat channel surfing politik. Rakyat yang nonton, bisa pusing!

Jangan lupa, ini juga bisa jadi bahan sinetron baru. Judulnya, “Pejabat vs DPR, Siapa yang Menang?” Setiap episode, ada pejabat yang dieliminasi. Ratingnya pasti tinggi. Sayangnya, ini bukan reality show biasa. Ini nyata. Rakyat yang jadi penontonnya.

Siap-siap aja, wak! DPR sekarang punya senjata baru. Pejabat-pejabat pada deg-degan. Rakyat? Ya, semoga aja ini bener-bener demi kebaikan bersama, bukan cuma buat drama politik baru. Kalau enggak, ya udah, kita siapin aja kopi pahit tanpa gula. Ini bakal jadi tontonan seru!

#camanewak

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:DPRIPejabatRemote
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI
08/06/2026
Milyaran Rupiah Lenyap Semalam: Petani Keramba Mempawah Menjerit, Dinas Terkesan “Meraba-raba”
11/06/2026
HNSI Sambas Mediasi Nelayan Paloh dan SPBU, Penyaluran BBM Segera Kembali Normal
08/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Analisis Jaringan Kroni Silmy Karim, Sarang Ular di Tubuh Imigrasi

07/06/2026

Mengapa Harus Don Kancil?

08/06/2026

Geliat Bayang-Bayang Sang Mantan

04/06/2026

Mengenal KH Abdul Karim Fadlun, Predator Enam Anak Kini Jadi Tersangka

29/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang