Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Singkawang > Walikota Singkawang Tinjau Pemasangan Perangkap Buaya
Singkawang

Walikota Singkawang Tinjau Pemasangan Perangkap Buaya

Last updated: 03/08/2019 02:27
03/08/2019
Singkawang
Share

Singkawang (radar-kalbar.com)- Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie melihat langsung pemasangan satu unit perangkap buaya ditempat yang sering terlihat kemunculan buaya di Sungai Singkawang, Jumat (2/8/2019).
.
Pemasangan perangkap dilakukan oleh Pemerintah Kota Singkawang melalui Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerjasama dengan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah 3 Singkawang serta instansi terkait lainnya.

Pemasangan perangkap dilakukan lantaran beberapa hari belakangan warga sering melihat kemunculan buaya yang diperkirakan panjangnya sekitar tiga meter di belakang rumah warga yang berada di pinggiran sungai Singkawang.

Selain pemasangan perangkap, tim dari BKSDA juga akan melakukan patroli sungai guna mengecek jumlah pasti buaya yang berada di sungai Singkawang serta memasang baner atau famplet peringatan kepada warga agar berhati-hati dan waspada jika melakukan aktifitas diseputaran sungai Singkawang, dan apabila warga melihat buaya untuk segera melapor ke nomor telpon yang tercantum pada papan peringatan.

Sementara itu, Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengatakan bahwa pihaknya sedang berkoordinasi baik dengan BKSDA Kepolisian maupun TNI untuk menyiapkan senapan bius yang dapat digunakan untuk melumpuhkan buaya sehingga dapat dipindahkan ke kebun binatang.
.
“Hal ini terpaksa dilakukan, karena potensi bahaya yang muncul terutama bagi warga yang tinggal di pinggir sungai Singkawang,” kata tjhai Chui Mie.

 

 

Sumber : humpro singkawang

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:KSDAPerangkap buayaWalikota singkawang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Pengelolaan Solar Subsidi di Paloh Dibahas Bersama Nelayan dan HNSI
08/06/2026
Milyaran Rupiah Lenyap Semalam: Petani Keramba Mempawah Menjerit, Dinas Terkesan “Meraba-raba”
11/06/2026
HNSI Sambas Mediasi Nelayan Paloh dan SPBU, Penyaluran BBM Segera Kembali Normal
08/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Yayasan Trah Kesultanan Dikukuhkan, Siap Dorong Ekonomi dan Wisata Budaya Singkawang

08/06/2026

Hadiri Milad ke-52 Ponpes Ushuluddin, Wali Kota Singkawang Dorong Santri Jaga Akhlak

21/05/2026

Wali Kota Singkawang Lantik 21 Pejabat Baru, Ancam Copot Jika Terlibat Pungli

21/05/2026

Setapuk Kecil Raih Juara I GKSTTB Kalbar, Jadi Amunisi Baru Singkawang Tekan Angka Stunting

15/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang