Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Dampak Pemadaman Bergilir, Aktivitas Masyarakat Terganggu, Wake : PLN Harus Beri Solusi Konkret, Bukan Sekadar Maaf..!
Pontianak

Dampak Pemadaman Bergilir, Aktivitas Masyarakat Terganggu, Wake : PLN Harus Beri Solusi Konkret, Bukan Sekadar Maaf..!

Last updated: 04/07/2026 02:08
03/07/2026
Pontianak
Share

FOTO : Ketua Pemuda Katolik Komda Kalbar, Hubertus V Wake [ ist ]

Pewarta : Tim liputan | Editor : SerY TayaN

PONTIANAK – Gelombang protes dan desakan publik mulai bermunculan menyusul pemadaman listrik bergilir yang melumpuhkan hampir seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) selama dua hari berturut-turut.

Kritik tajam salah satunya datang dari Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Kalbar yang menuntut PT PLN (Persero) segera memberikan solusi konkret sekaligus transparansi penuh terkait biang kerok kelumpuhan massal ini.

Ketua Pemuda Katolik Komda Kalbar, Hubertus V Wake, menegaskan masyarakat tidak cukup hanya disuguhi permohonan maaf, melainkan butuh penjelasan jujur dan detail.

​”Pemadaman ini mengakibatkan terganggunya roda ekonomi masyarakat serta berbagai aktivitas kedinasan, usaha, maupun rumah tangga. Listrik sudah menjadi kebutuhan mendasar yang sangat vital,” ujar Wake dalam keterangan persnya, diterima redaksi radarkalbar.com, pada Jumat (3/7/2026).​

​Krisis listrik ini memicu sorotan tajam karena menghadirkan kontradiksi narasi yang mencolok antara ambisi besar pemerintah pusat dengan realitas pelayanan PLN di daerah.

Di satu sisi, pemerintah gencar mengampanyekan transisi energi ramah lingkungan dan mendorong masyarakat bermigrasi ke kendaraan listrik (EV) serta kompor induksi.

Namun di sisi lain, keandalan pasokan daya dasar di daerah seperti Kalbar justru masih rapuh dan compang-camping.
Namun, ​narasi pemerintah mendorong masif transisi ke ekosistem berbasis listrik untuk masa depan.

Sementara, realitas lapangan sistem kelistrikan lumpuh dua hari beruntun, mengancam aktivitas ekonomi warga.

“Bagaimana masyarakat bisa yakin untuk beralih ke energi listrik jika keandalan pasokannya saja masih bermasalah seperti ini? Persoalan ini harus segera teratasi dan jangan sampai terulang lagi,” kritik Wake, menyoroti gap besar antara jargon dan fakta lapangan.

Pria yang terbilang cukup kritis ini, menyayangkan sikap PLN yang dinilai tidak siap menghadapi situasi darurat. Berkaca pada insiden blackout skala besar yang pernah melanda beberapa provinsi lain di Indonesia, PLN seharusnya sudah mengantongi cetak biru mitigasi risiko yang matang.

Hadirnya sistem cadangan (backup system) yang tangguh mutlak diperlukan agar kerugian masif yang dialami masyarakat, pelaku usaha, dan sektor pelayanan publik dapat diminimalisir.

” Nah, merespons krisis yang masih berlangsung, kami dari Pemuda Katolik Komda Kalbar mendesak manajemen PLN Wilayah Kalbar untuk ​segera merilis pernyataan resmi yang transparan mengenai penyebab gangguan. Dan ​mengerahkan tim teknis bekerja ekstra 24 jam penuh demi memulihkan total sistem kelistrikan di Bumi Khatulistiwa,” pungkasnya. [ red ]

 

HAK JAWAB & KOREKSI

Redaksi membuka ruang bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Silakan hubungi kami melalui email/nomor WhatsApp redaksi untuk penyampaian hak jawab secara resmi.

PERINGATAN HAK CIPTA :

Seluruh konten/berita dalam halaman ini dilindungi oleh Undang-Undang. Mengutip, menyadur, menyalin, atau menggandakan sebagian maupun seluruh isi berita ini tanpa izin tertulis dari pihak redaksi merupakan pelanggaran hak cipta.

 

 

Publisher : Admin radarkalbar.com

 

 

 

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Hubertus V WakePemadaman massalPemuda Katolik Komda KalbarPLN
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Rekam Jejak Teruji, Afriansyah Dipercaya Nakhodai KILL DPP LPM Kalbar Periode 2026–2031

19 jam lalu

Pimpin Karang Taruna Kalbar, Muhammad Farizi Dinilai Jawab Kebutuhan Pemimpin Masa Depan

19 jam lalu

Kejati Kalbar Dalami Laporan Pengadaan Bibit Sawit di Sekadau, Herman Hofi Ingatkan Hal Ini

11/07/2026

Perkuat Kekompakan dan Profesionalisme Wartawan, Pengurus PWI Kalbar Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi

11/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang