Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Soal Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Ketum AMI Soroti Hal Ini
Nasional

Soal Tragedi di Stadion Kanjuruhan, Ketum AMI Soroti Hal Ini

Last updated: 02/10/2022 17:17
02/10/2022
Nasional
Share

POTO : Ketua umum AMI, Baihaki Akbar (Ist)

Pewarta : Tim liputan

SURABAYA – radarkalbar. com

KETUA Umum Aliansi Madura Indonesia (AMI) Baihaki Akbar menyoroti keras peristiwa yang menelan 129 korban jiwa pada pasca laga Arema FC versus Persebaya, pada Sabtu (1/10/2022).

Ia mengaku menyayangkan dan meminta PSSI bersama kepolisian mengusut tuntas peristiwa dalam pertandingan yang mempertemukan Arema FC Vs Persebaya berujung rusuh, yang digelar di Stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur.

Menurutnya terjadinya peristiwa memilukan itu, dinilai karena panitia pelaksana (panpel) dan Keamanan kurang sigap dan lalai dalam melaksanakan tugasnya, sehingga pertandingan yang seharusnya berakhir dengan fear play, namun berujung dengan duka.

“Saat suasana sudah mulai tidak kondusif, seharusnya Panitia Pelaksana bersama pihak terkait melakukan tindakan, untuk antisipasi yang sekiranya tidak sampai terjadinya kericuhan,” ucap Baihaki Akbar.

“Peristiwa duka ini terjadi, karena panitia pelaksana kurang sigap. Saya mewakili rekan-rekan Aliansi Madura Indonesia (AMI) menyampaikan duka yang sangat dalam atas peristiwa tersebut. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi dalam persepakbolaan Indonesia, “ungkapnya.

Ia meminta kepada PSSI dan kepolisian supaya segera melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut, apakah sudah sesuai dengan SOP yang ada, agar kedepan persepakbolaan Indonesia lebih baik dan mengutamakan dan menjunjung tinggi sportifitas, persaudaraan dan fair play, karena dalam pertandingan itu ada kalah juga ada menang.

Baihaki Akbar berharap kepada semua supporter khususnya orang Madura, agar tetap membangun kesadaran melalui hasil akhir dari pertandingan.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:127 meninggal duniakerusuhan supporterMalangStadion Kanjuruhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi

02/03/2026
Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
17/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Plafon SDN 08 Sungai Pinyuh Ambrol, Kepsek Sebut Sudah Sampaikan Usulan Perbaikan
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19/03/2026

Bareskrim Bekuk Bandar Narkoba Asal Bima di Kubu Raya

13/03/2026

Dari Rapimnas SMSI, Sampaikan Sikap Terkait ART Indonesia – Amerika

08/03/2026

Sumbangan Jalanan Meresahkan, Pemerintah Didesak Kaji Ulang Retribusi Suramadu demi Kesejahteraan Madura

01/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang