FOTO : Penampakan mobil Honda Jazz KB 1259 WJ diduga melakukan aksi tabrak lari [ Hamzah ]
Pewarta/editor : Hamzah | Publisher : Admin radarkalbar.com
MEMPAWAH – Kecelakaan lalu lintas yang diduga kuat sebagai aksi tabrak lari terjadi di Jalan Raya Sungai Purun Besar, tepatnya di depan Rumah Makan Tahu Sumedang, Kecamatan Jongkat, pada Kamis (28/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Akibat insiden tersebut, seorang anak bawah umur dilaporkan mengalami luka serius dan harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Yarsi Pontianak guna mendapatkan perawatan medis intensif.
Kronologi Kejadian Berdasarkan Keterangan Keluarga
Berdasarkan keterangan kakek korban, Ismail, peristiwa bermula saat anak, menantu, dan cucunya sedang dalam perjalanan pulang menuju Batu Layang, Pontianak.
Secara mengejutkan, kendaraan korban dihantam dari belakang oleh sebuah minibus merah yang diduga kuat merupakan kendaraan merk Honda Jazz dengan nomor polisi KB 1259 WJ.
Ismail sangat menyayangkan sikap pengemudi minibus yang dinilai tidak menunjukkan iktikad baik maupun etika kemanusiaan pasca-kecelakaan.
”Usai menabrak, sopir lalu kabur tak menghiraukan korban yang tergeletak dan meninggalkan begitu saja menuju arah Pontianak,” ujar Ismail dengan nada kesal kepada awak media, Kamis (28/5/2026).
Ismail menambahkan, aksi tak bertanggung jawab tersebut sempat direkam oleh warga setempat yang berada di lokasi kejadian.
”Beruntung kejadian itu sempat direkam warga setempat dengan kamera handphone, dan semua terekam dengan jelas,” cetusnya.
Pihak Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Tidak tinggal diam, pihak keluarga korban langsung melaporkan insiden ini ke Pos Polisi Lalu Lintas (Poslantas) terdekat di Desa Peniti, Kecamatan Jongkat. Langkah hukum ini diambil untuk memastikan kasus diusut tuntas dan pelaku segera diamankan.
Pihak keluarga mendesak keras agar pengemudi minibus tersebut segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, mengingat identitas kendaraan telah dikantongi.
”Saya berharap kepada sopir yang telah menabrak anak menantu saya, yang mengakibatkan cucu saya terluka parah dan harus dirawat di RS Yarsi Pontianak, untuk bertanggung jawab, karena foto mobil dan pelat sudah diketahui,” bebernya.
Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada otoritas kepolisian setempat terkait perkembangan penanganan laporan kecelakaan tersebut. [ red ]
