Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Gema Meriam Karbit BPM Kalbar, Tak Sekadar Dentuman, Tapi Simbol Harmoni di Tepian Kapuas
PontianakRagam

Gema Meriam Karbit BPM Kalbar, Tak Sekadar Dentuman, Tapi Simbol Harmoni di Tepian Kapuas

Last updated: 26/03/2026 01:57
24/03/2026
Pontianak Ragam
Share

FOTO : Walikota Pontianak, Edy Rusdi Kamtono saat menghadiri tradisi meriam karbit digelar BPM Kalbar di pesisir Sungai Kapuas, Sabtu, 21 Maret 2026 [ ist ]

Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

PONTIANAK – Malam takbiran di Kota Pontianak selalu punya cerita unik. Di tengah gemuruh takbir yang bersahutan, dentuman keras dari tepian Sungai Kapuas menjadi penanda bahwa tradisi Meriam Karbit tetap hidup.

Tahun 2026 ini, Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat mengambil peran penting dalam melestarikan warisan budaya takbenda tersebut.

Bertempat di Gang Dharma Putra, Kelurahan Tambelan Sampit, Pontianak Timur, pada Sabtu (21/03/2026) malam, puluhan meriam kayu raksasa milik BPM tampak berjejer gagah.

Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran jajaran Forkopimda Kota Pontianak dan perwakilan ormas lintas etnis.

Mandiri di Tahun Kedua

Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, mengungkapkan rasa syukurnya. Jika tahun lalu BPM masih menumpang lokasi, tahun ini mereka tampil mandiri dengan tempat dan meriam milik sendiri.

“Ini berkat dukungan luar biasa dari DPP dan Satgas-satgas BPM. Kami ingin menunjukkan bahwa pemuda Melayu punya andil nyata dalam menjaga marwah budaya lokal setiap menjelang Idulfitri,” ujar Gusti Eddy di sela-sela acara.

Jembatan Silaturahmi Lintas Etnis

Ada pemandangan menyejukkan di tengah riuhnya suara meriam. Kehadiran David Oendoen, perwakilan tokoh masyarakat Dayak, menjadi bukti bahwa Meriam Karbit telah menjadi milik bersama masyarakat Pontianak tanpa sekat etnis.

“Kehadiran kami adalah bentuk penghormatan. Ini simbol kebersamaan dan kolaborasi. Kita tunjukkan bahwa tradisi ini adalah bagian dari budaya kita semua yang wajib dijaga,” tegas David Oendoen.

Sementara, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Komtono, yang hadir langsung juga memberikan apresiasinya.

Ia berpesan agar Festival Rakyat Meriam Karbit terus dijaga agar tidak punah dimakan zaman, mengingat nilai sejarahnya yang sangat kuat bagi berdirinya Kota Pontianak.

Harapan di Tengah Tantangan

Meski kemeriahan terasa, Gusti Eddy mengakui ada sedikit penurunan jumlah pengunjung dibanding tahun lalu, yang salah satunya dipicu oleh fenomena antrean BBM yang tengah melanda Pontianak.

“Tahun ini lomba memang ditiadakan, namun kami berharap tahun depan pemerintah bisa kembali menggelar perlombaan Festival Meriam Karbit secara besar-besaran. Kita ingin event ini tidak hanya jadi tontonan lokal, tapi jadi magnet wisata mancanegara,” harapnya.

Acara ditutup dengan prosesi penyulutan meriam karbit yang menghasilkan suara menggelegar, disambut sorak-sorai masyarakat yang hadir.

Sebuah malam yang tidak hanya merayakan hari kemenangan, tapi juga merayakan kerukunan di Bumi Khatulistiwa (Julukan Kalimantan Barat)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:BPM KalbarMeriam karbit
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS

19/04/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026
KANNI Kalbar Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Aksi Premanisme di Kawasan KP Pontianak
18/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Perkuat Narasi Digital, PKS Kalbar Bekali Kader Teknik Penulisan Satire dan Manajemen Isu, Hadirkan Pemateri Rosadi Jamani

14 jam lalu

Momen Peringatan Hari Buruh 2026, GMNI Pontianak Serukan Solidaritas

30/04/2026

Dosen Fakultas Kehutanan UGM Dorong LDII Kalbar Garda Terdepan Gerakan Peduli Lingkungan

30/04/2026

Momen May Day 2026, GMKI Pontianak Soroti Upah Layak, BPJS, hingga Kekerasan Pekerja

30/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang