Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Ketum PB Mathla’ul Anwar Terima Menko Infrastruktur AHY dan Menteri Transmigrasi
Nasional

Ketum PB Mathla’ul Anwar Terima Menko Infrastruktur AHY dan Menteri Transmigrasi

Last updated: 6 jam lalu
22/02/2026
Nasional
Share

FOTO : Kedatangan kedua menteri diterima langsung oleh Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, KH. Embay Mulya Syarief, yang didampingi Plt Sekretaris Jenderal PB Mathla’ul Anwar, Nur Aziz Hakim [ ist ]

Editor/publisher : Admin redaksi

BANTEN – Pemgurus Besar Mathla’ul Anwar menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman dalam rangkaian kegiatan Ramadan di Serang, Banten. Sabtu, (21/2/2026).

Kedatangan kedua menteri tersebut diterima langsung oleh Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, KH. Embay Mulya Syarief, yang didampingi Plt Sekretaris Jenderal PB Mathla’ul Anwar, Nur Aziz Hakim, beserta jajaran pengurus dan keluarga besar Mathla’ul Anwar.

Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut membahas berbagai isu strategis nasional, mulai dari penguatan ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat, pemerataan pembangunan antarwilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga peran organisasi kemasyarakatan Islam dalam menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Infrastruktur AHY menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam memastikan kebijakan nasional berjalan efektif serta memberikan dampak luas bagi rakyat.

Ia juga menyoroti peran strategis organisasi kemasyarakatan, khususnya yang memiliki basis pendidikan kuat, dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan memperkuat kohesi sosial.

“Mathla’ul Anwar merupakan salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia yang memiliki pengaruh luas, khususnya di bidang pendidikan. Saya mengapresiasi peran dan komitmennya yang konsisten menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat serta berkontribusi nyata dalam dunia pendidikan, karena pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan kewilayahan, ” ungkap Agus Harimurti Yudhoyono
Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan

Menyambut dengan hangat, Ketum PB Mathla’ul Anwar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Menko AHY dan Menteri Transmigrasi Iftitah, serta menegaskan kesiapan Mathla’ul Anwar untuk terus mengambil peran strategis dalam mendukung agenda-agenda nasional.

Sebagai salah satu ormas Islam tertua di Indonesia, lanjut Kiyai Embay, Mathla’ul Anwar memiliki basis massa yang kuat dan mengakar di pedesaan. Dengan lebih dari 10 juta anggota, simpatisan, alumnus, santri, dan keluarga besar, Mathla’ul Anwar telah berkontribusi nyata dalam pembangunan pendidikan dan pemberdayaan umat.

Saat ini Mathla’ul Anwar masih kata Kiyai Embay, mengelola sekitar 2.000 madrasah atau sekolah di seluruh Indonesia serta 73 Perguruan Mathla’ul Anwar, dan memiliki 34 Pengurus Wilayah (PW) tingkat provinsi yang menunjukkan jejaring nasional yang solid.

Mathla’ul Anwar didirikan pada 10 Syawal 1334 H/10 Juli 1916 di Menes, Pandeglang, Banten, oleh KH Mas Abdurrahman, KH Entol M Yasin, dan KH Tb. Moh. Soleh. Sejak awal berdirinya, Mathla’ul Anwar berkomitmen pada dakwah dan pendidikan Islam dengan fokus mencerdaskan umat melalui pendirian madrasah, penguatan nilai-nilai keislaman, serta pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

“Insyaallah Mathla’ul Anwar untuk terus mengambil peran strategis dalam mendukung agenda-agenda nasional, menjaga moderasi beragama, memperkuat pendidikan, serta menghadirkan solusi bagi umat dan bangsa,” tutup Kyai Embay. ***

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Menteri AHYMenteri TransmigrasiSerang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kisah Salbiah Pelaku UMKM di Sungai Pinyuh : Dagangan Hampir Habis, Musibah Datang dari Arah Jalan

02/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Menang di Kandang Persipon, Persiwah Mempawah Puncaki Klasemen Grup A
30/01/2026
Polisi Bekuk Pemilik Puluhan Gram Sabu di Jalan Sepakat Ketapang
06/02/2026
Penggeledahan di Air Upas, Polisi Temukan 10 Kantong Sabu
25/01/2026

Berita Menarik Lainnya

KDM dan Polda Jabar Jemput 12 Perempuan Korban TPPO di Sikka NTT

1 jam lalu

KPK Tekankan Prinsip Kehati-hatian, Terkait Transformasi ANTAM di Tambang Rakyat

2 jam lalu

Tips Sehat Menyusun Menu Sahur agar Puasa Tetap Kuat dan Fokus Sepanjang Hari

22/02/2026

DPR RI Bahas One Map Policy, Akademisi Tekankan Ancaman Sengketa Pertanahan

22/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang