Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Kasus Rotan Ilegal di Serawak Disorot, Pengawasan Ekspor Kalbar Dipertanyakan
HukumPontianak

Kasus Rotan Ilegal di Serawak Disorot, Pengawasan Ekspor Kalbar Dipertanyakan

Last updated: 15/01/2026 22:23
15/01/2026
Hukum Pontianak
Share

FOTO : Ketua GNPK RI Kalbar, Ellysius Aidy ( ost)

Tim liputan – radarkalbar.com

PONTIANAK – Terungkapnya penyelundupan rotan ilegal asal Indonesia di Serawak, Malaysia, kembali membuka persoalan serius lemahnya pengawasan arus barang lintas batas dari Kalimantan Barat.

Kasus ini dinilai mencerminkan kegagalan sistem pengawasan, khususnya pada jalur keluar komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Ketua Pengurus Wilayah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (PW GNPK RI) Provinsi Kalimantan Barat, Ellysius Aidy, menilai kejadian tersebut sebagai sinyal darurat bagi kinerja aparat pengawasan ekspor-impor.

Menurutnya, lolosnya rotan ilegal dalam jumlah besar hingga ke luar negeri tidak mungkin terjadi tanpa celah serius dalam sistem pengawasan.

“Bagaimana mungkin komoditas sebesar itu bisa keluar tanpa terdeteksi. Ini bukan persoalan sepele, ini sangat memalukan,” ujar Ellysius Aidy di Pontianak, Kamis (15/1/2016).

Ia menegaskan penyelundupan rotan bukan hanya merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga merusak tata niaga dan kelestarian sumber daya alam.

Ellysius menduga, apa yang terungkap di Serawak hanyalah sebagian kecil dari praktik ilegal yang selama ini luput dari pengawasan.

“Yang ketahuan saja sudah merugikan negara, apalagi yang tidak terungkap. Ini jelas alarm keras bagi Bea Cukai di Kalbar,” cetusnya.

Ia menyoroti fakta rotan ilegal tersebut diduga berasal dari luar Kalimantan Barat dan menjadikan wilayah Kalbar sebagai jalur transit sebelum diselundupkan ke Malaysia Timur.

” kejadian ini,  menunjukkan lemahnya kontrol terhadap jalur logistik dan pelabuhan. Kontainer berukuran besar bisa lolos begitu saja, ini tidak masuk akal. Menutup mata terhadap kejahatan sama saja ikut melakukan kejahatan,” cecarnya.

PW GNPK RI Kalbar kata dia, kecewa terhadap kinerja Bea Cukai di wilayah Kalbar dan mendesak agar tidak ada toleransi terhadap praktik penyelundupan.

” Pemberantasan kejahatan lintas negara tidak bisa dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat, ” Imbuhnya.

Kasus ini juga dinilai sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan yang sebelumnya menyinggung evaluasi serius terhadap kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, termasuk wacana pembubaran jika tidak mampu menjalankan fungsi pengawasan secara optimal. ( red)

 

 

 

 

 

 

Editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Bea CukaiGNPK RIRotan ilegalSerawak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Wamen Imipas Tersangka, KANNI Kalbar : Jangan Cuma Pusat, ‘Usut Juga’ Pontianak dan Entikong..!

08/06/2026

Ketum PWI Pusat Akhmad Munir Siap Hadiri OKK PWI Kalbar

03/06/2026

Apakah Harus Berseberangan Dulu Baru Diperhatikan? Ketua SMSI Kalbar Kritik Kebijakan Publikasi Pemerintah

01/06/2026

Satu Kupon, Sejuta Berkah : Aksi Nyata BPM Kalbar Gotong Royong Segarkan Idul Adha 1447 H

28/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang