Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Mafia Oli Ilegal, Bisnis Kotor Bernilai Miliaran, Negara Ditantang di Rumah Sendiri, BPM Kalbar : Desak APH Tangkap Cukong dan Oknum Penghalang Penggeledahan
Pontianak

Mafia Oli Ilegal, Bisnis Kotor Bernilai Miliaran, Negara Ditantang di Rumah Sendiri, BPM Kalbar : Desak APH Tangkap Cukong dan Oknum Penghalang Penggeledahan

Last updated: 01/07/2025 15:44
01/07/2025
Pontianak
Share

FOTO : Pengurus dan anggota BPM Kalbar berpoto di halaman depan Keraton Kadriyah Pontianak [ red/dok BPM Kalbar ]

redaksi – radarkalbar.com

PONTIANAK – Di balik cairan kental yang terlihat biasa, tersimpan jaringan kejahatan yang begitu rapi.

Oli palsu, yang diedarkan secara massif di Kalbar, bukan sekadar barang ilegal, tapi adalah simbol pembusukan sistemik yang melibatkan kekuatan uang, relasi gelap, dan kemungkinan perlindungan dari oknum dalam.

Penggerebekan besar-besaran yang dilakukan pada Jumat, 20 Juni 2025, oleh gabungan TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, BAIS, dan Pertamina, membuka tirai kegelapan itu.

Namun, menurut Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalbar, penggerebekan hanyalah langkah awal yang ditunggu publik adalah penetapan tersangka utama dan pengungkapan siapa yang melindungi mereka.

Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, menyatakan bahwa kasus ini akan menjadi ujian besar bagi integritas aparat hukum.

Menurut salah seorang jurnalis senior Kalbar ini, semua pihak tahu siapa yang bermain dalam industri oli palsu, termasuk seorang pengusaha yang disebut berinisial AC alias Edi.

“Jangan cuma operator lapangan yang dijadikan tumbal. Penegak hukum harus berani menetapkan aktor intelektualnya sebagai tersangka. Kalau takut, berarti kita sudah kalah sebelum bertarung,”cetusnya.

Pria yang terbilang cukup vokal ini, bahkan menyebut nilai transaksi bisnis oli palsu ini diduga mencapai puluhan miliar rupiah per bulan, dengan potensi kerugian negara yang luar biasa.

Dugaan lebih serius muncul, praktik ini bukan sekadar pemalsuan oli, tapi telah menjalar ke tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan melibatkan relasi kekuasaan.

BPM mendesak aparat penegak hukum mengusut aliran dana yang mungkin mengalir ke rekening-rekening bodong, pembelian aset mewah, atau bahkan untuk menyuap aparat agar tutup mata.

“Kalau penegak hukum serius, telusuri aliran uangnya. Buka rekening para pihak terkait, audit kekayaan mereka. Negara bisa pakai UU TPPU untuk menyita aset hasil kejahatan,” tegas BPM.

Bukan itu saja, Ishak, yang menantang aparat dan menyindir keberanian mereka dalam menggerebek “Kampung Beting”, menjadi perhatian serius.

BPM Kalbar menyebut video tersebut sebagai bentuk arogansi sekaligus alarm keras bahwa para pelaku merasa dilindungi.

“Kalau dia berani ngomong seperti itu, pasti dia merasa punya beking. Pertanyaannya: siapa? Ini harus diungkap. Negara jangan kalah gertak,” ujar Gusti Eddy.

BPM Kalbar juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menyatakan komitmen terbuka dalam membongkar mafia oli ilegal ini.

BPM bahkan meminta keterlibatan langsung dari Menko Polhukam, Kapolri, Panglima TNI, Jaksa Agung, Kepala BIN, Kepala BAIS, dan Komisi III DPR RI.

“Kami minta Komisi III DPR segera panggil Kapolri dan Jaksa Agung untuk meminta penjelasan terbuka. Jangan sampai kasus ini menguap, apalagi kalau sampai pelakunya kabur ke luar negeri,” kata Gusti Eddy.

Ditegaskan, sebagai ormas yang vokal dalam isu keadilan publik, BPM menyatakan siap mengawal kasus ini dari jalanan hingga ke meja Mahkamah.

Ia juga mengajak elemen masyarakat sipil, kampus, hingga wartawan investigatif untuk tidak diam.

“Ini bukan sekadar penggerebekan biasa. Ini perlawanan terhadap sistem gelap yang sudah lama menghisap ekonomi rakyat. Dan kami pastikan, Kalbar tak akan tunduk,” tegasnya. [ red/r]

 

 

 

 

 

Editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:BPM KalbarOli ilegaltangkap cukongtangkap perintangan penggeledahan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026

Berita Menarik Lainnya

BPM Kalbar : Hukum Jangan Tajam ke Maling Ayam, Tapi Tumpul ke Cukong Oli Palsu!”

08/03/2026

Lidik Krimsus Kalbar Minta Bea Cukai dan APH Perkuat Penindakan Rokok Ilegal

07/03/2026

Polda Kalbar Segera Limpahkan Tersangka Kasus Oli Palsu ke Kejaksaan usai Berkas Dinyatakan P-21

06/03/2026

ISKAB Jajaki Kolaborasi Program Santri dengan Kanwil Kemenag Kalbar

09/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang