Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Ketua DPP LDII : Karena Persoalan Global, Ekonomi Dalam Negeri Belum Sepenuhnya Bangkit
Nasional

Ketua DPP LDII : Karena Persoalan Global, Ekonomi Dalam Negeri Belum Sepenuhnya Bangkit

Last updated: 02/01/2024 19:09
02/01/2024
Nasional
Share

FOTO : Ketua DPP LDII, KH Chriswanto Santoso (ist)

JAKARTA – radarkalbar.com

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengatakan ekonomi dalam negeri belum sepenuhnya bangkit karena persoalan global.

Sementara, di dalam negeri akan lahir kepemimpinan baru yang dalam proses kelahirannya bisa saja terjadi goncangan-goncangan.

“Terdapat dua tantangan serius yang dihadapi pemerintah dan rakyat Indonesia. Jadi ekonomi dalam negeri belum sepenuhnya bangkit karena persoalan global,” ungkapnya dalam siaran persnya mengenai tahun 2024. Selasa (2/1/2024).

Menurutnya dua tantangan yang dihadapi pemerintah Indonesia yakni pertama, konflik global yang menyeret kekuatan besar dunia di Timur Tengah dan Eropa Timur, berimbas pada ekonomi dunia.

Kedua, pemilihan presiden dan legislatif pada 2024 ini, memang lebih tenang dibanding 2014 dan 2019 lalu. Aparat keamanan sigap dalam memantau media sosial yang kerap menjadi pencetus kegaduhan nasional.

Di sisi lain, para kandidat presiden dan elit politik benar-benar menjaga persatuan dan kesatuan, “Meskipun debat capres memunculkan kontroversi ataupun saling ngotot mempertahankan pendapat di media massa dan sosial, namun masih dalam tahap wajar,” paparnya.

Ditambahkan, Pemilu 2024 telah memunculkan kesadaran politik bagi para elit politik untuk tidak menggunakan politisasi identitas, baik kelompok-kelompok agama maupun nasionalis.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah dan masyarakat untuk menahan diri dan lebih mawas diri

Pasalnya, dua sikap itu memungkinkan masyarakat di tingkat bawah, menengah dan atas, maupun pemerintah bisa mewaspadai gejolak yang bisa saja muncul, “Perang di wilayah Israel membuat sumbatan di Laut Merah.

” Karena ancaman dari Yaman yang bakal menenggelamkan atau menahan kapal-kapal dagang yang berkaitan dengan Israel,” ujar alumni Newcastle University itu.

Akibatnya, para pelaut memilih rute menghindari Terusan Suez memutari Afrika. Hal tersebut mengakibatkan biaya kargo meningkat yang berimbas pada inflasi.

Padahal, menurutnya, harga pangan dunia berbasis gandum telah mengalami kenaikan akibat Perang Rusia dan Ukraina.

“Efek perang itu juga mengakibatkan harga minyak atau energi dunia fluktuatif,” imbuh dia.

Bahkan, harga pupuk global juga naik, yang juga berakibat pada harga pupuk nasional yang masih impor.

Suasana ekonomi dan politik mengharuskan masyarakat agar menahan diri untuk tidak konsumtif dan berhati-hati dengan kondisi keuangannya.

“Ketidakpastian harus disikapi dengan kehati-hatian. Kita telah belajar banyak dari Pandemi Covid-19 di mana ekonomi sampai tingkat bawah terhenti. Saat ekonomi mulai bangkit, energi dan pangan mengalami inflasi,”tukasnya.

Kehati-hatian itu bisa dipraktikkan dengan sikap muzhid-mujhid, atau hidup yang efisien. Tidak konsumtif, tapi mengedepankan kerja keras dan hasilnya ditabung atau diinvetasikan kembali.

Bila krisis ekonomi dunia dan puncaknya berpengaruh ke dalam negeri, masyarakat telah memiliki bekal yang cukup. Dengan demikian krisis tersebut bisa dilewati tanpa harus mengorbankan harta benda.

“Sikap tersebut harus diajarkan kepada generasi muda. DPP LDII memandang generasi muda adalah aset bangsa, yang harus ditanamkan nilai-nilai agama dan budaya yang menjadikan mereka manusia berkarakter Indonesia yang pancasilais. Akhir tahun 2023, DPP LDII menginstruksikan jajarannya di seluruh Indonesia untuk mengadakan pengajian akhir tahun,” paparnya.

Pengajian tersebut untuk menghindarkan generasi muda dari pengaruh negatif, yang kerap terjadi dalam perayaan akhir tahun. Dalam pengajian itu, bukan hanya menghindarkan diri dari ekses negatif.

Tapi membiasakan hidup efisien dengan tidak menghambur-hamburkan uang hanya untuk berpesta atau membakar kembang api.

“Kami arahkan energi dan biaya yang mereka miliki, untuk meningkatkan ibadah dan berdiskusi yang positif di majelis taklim, masjid dan pondok pesantren yang bernaung di bawah LDII,” cetusnya. (SrY/Amad/red)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Ketua DPP LDIIpersoalan global
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026
Buntut Masalah Gaji dan Temuan Telur Busuk, BGN Segel Dua Dapur Makan Bergizi Gratis di Sanggau
17/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19/03/2026

Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Kantor Imigrasi Sanggau Tutup Layanan 18-24 Maret

02/04/2026

Bareskrim Bekuk Bandar Narkoba Asal Bima di Kubu Raya

13/03/2026

Dari Rapimnas SMSI, Sampaikan Sikap Terkait ART Indonesia – Amerika

08/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang