Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Pontianak > Apakah Antena Parabola Bisa Nangkap Siaran TV Digital, Begini Penjelasannya
Pontianak

Apakah Antena Parabola Bisa Nangkap Siaran TV Digital, Begini Penjelasannya

Last updated: 26/05/2022 17:14
25/05/2022
Pontianak
Share

FOTO : antena parabola di salah satu rumah warga (ist)

PONTIANAK – radarkalbar.com

SAAT INI pemerintah terus gencar melaksanakan sosialisasi pemberlakuan penghentian siaran tv analog. Kemudian selanjutnya migrasi ke tv digital.

Mencermati kondisi ini, sebagian besar masyarakat bertanya. Bagaimana nasib parabola yang saat ini mereka miliki. Utamanya di pelosok Kalimantan Barat menggunakan antena parabola untuk menangkap siaran televisi.

Patut diketahui, banyak keunggulan siaran tv digital sebagaimana yang dikampanyekan pemerintah. Dimana kualitas siaran yang lebih stabil dan tahan terhadap gangguan (interferensi, suara dan/atau gambar rusak, berbayang, dsb). Memungkinkan siaran dengan resolusi HDTV secara lebih efisien. Kemampuan penyiaran multi channel dan multi program dengan pemakaian kanal frekuensi yang lebih efisien.

Tapi apakah antena parabola bisa menangkap siaran tv digital. Pertanyaan ini muncul sebelum terlanjur membeli set top box tv. Barangkali saja siaran tv digital bisa ditangkap menggunakan antena parabola?

Untuk diketahui bahwa alat penangkap frekuensi tv digital berbeda dengan frekuensi parabola. Jika tv digital menggunakan set top box tv. Lantas siaran tv parabola ditangkap menggunakan receiver dan antena parabola.

Siaran tv parabola berada di frekuensi 3.7 – 4.2 GHz. Sedangkan frekuensi tv digital pada kanal 22 sampai 48 dengan frekuensi 478 sampai 694 MHz.

Karena perbedaan frekuensi inilah jadi siaran tv digital tidak bisa ditangkap menggunakan antena parabola. Namun, begitupun sebaliknya siaran atau saluran yang biasa ditangkap antena parabola tidak bisa ditangkap menggunakan antena dan set top box tv milik perangkat tv digital.

Akan tetapi dengan kualitas gambar yang bisa dibilang sama jernihnya dan peralatan penunjang yang relatif lebih murah. Jika dibandingkan untuk membeli antena dan receiver parabola.

Nampaknya masyarakat akan cenderung memilih peralatan siaran tv digital jika tetap ingin menikmati siaran tv di rumah.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pewarta/editor : Tim redaksi

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Antena parabolaTV AnalogTV Digital
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS

19/04/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026
KANNI Kalbar Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Aksi Premanisme di Kawasan KP Pontianak
18/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Perkuat Narasi Digital, PKS Kalbar Bekali Kader Teknik Penulisan Satire dan Manajemen Isu, Hadirkan Pemateri Rosadi Jamani

10 jam lalu

Momen Peringatan Hari Buruh 2026, GMNI Pontianak Serukan Solidaritas

30/04/2026

Dosen Fakultas Kehutanan UGM Dorong LDII Kalbar Garda Terdepan Gerakan Peduli Lingkungan

30/04/2026

Momen May Day 2026, GMKI Pontianak Soroti Upah Layak, BPJS, hingga Kekerasan Pekerja

30/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang