Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sambas > Heboh…! Aksi Pembunuhan di Paloh Sambas, 2 Orang Tewas Mengenaskan
HukumSambas

Heboh…! Aksi Pembunuhan di Paloh Sambas, 2 Orang Tewas Mengenaskan

Last updated: 20/10/2021 23:37
20/10/2021
Hukum Sambas
Share

FOTO : ilustrasi kasus pembunuhan (Ist)

Pewarta/sumber : Tim liputan/MK

radarkalbar. com, SAMBAS – Warga Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas dibuat gempa, pada Selasa (19/10/2021).

Menyusul beredarnya informasi soal adanya tindakan pembunuhan di Dusun Perigi Nyatu, RT 014/ RW 007 Desa Matang Danau.

Belakangan diketahui, aksi sadis itu dilakoni Bidin (42). Adapun korban pembunuhan itu dua orang meninggal dunia masing-masing Norlam 86) merupakan ibu kandung pelaku dan Behadi (45). Sementara dua orang luka-luka masing-masing Durani dan Mastur.

Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Paloh, AKP Joko Kuswanto, SH menuturkan berdasarkan keterangan Alimin cucu korban Norlam pada hari kejadian itu, sekitar pukul 08.45 WIB, dirinya sedang didalam kamarnya, sambil memainkan handphone, tiba-tiba mendengar suara minta tolong dari korban Norlam. Dan teriakan itu terdengar sebanyak 3 kali.

“Spontan Iapun keluar dari kamarnya kemudian membuka pintu jendela yang berada di ruang keluarga. Ia kaget melihat pelaku Bidin sedang memukuli tubuh Norlam ibunya yang sudah tersungkur tidak berdaya dengan balok kayu,” ujarnya.

Ditambahkan Kapolsek, saat itu tersangka sempat mengetahui Alimin melihat ulahnya dari jendela. Setelah mengetahui dirinya diketahui pelaku, Alimin berlari keluar rumah dan saat Saksi berada di teras rumahnya. Ia sempat berteriak meminta tolong kepada warga yang melintas di depan rumahnya. Namun teriakan dirinya tak didengar warga yang melintas itu.

Setelah merasa tidak ada yang menolong, akhirnya Alimin kembali masuk kedalam rumahnya untuk mengambil sepeda motor. Namun pada saat menyeret sepeda motor untuk dikeluarkan dari rumahnya.

Namun, Ia melihat pelaku berdiri didepan garasi rumahnya, sambil membawa satu bilah parang panjang dan menatap kearah dirinya.

“Takut jadi sasaran amukan pelaku, saksi pertama ini berlari keluar rumahnya melewati jendela yang berada di ruang tamu,” timpalnya.

Ditambahkan Kapolsek, Alimin pun mendatangi ibunya Jarniah memberitahu bahwasanya neneknya Norlam yang merupakan ibu mertua Jarniah sudah /meninggal dunia.

Mendapati itu, Jarniah memberitahukan peristiwa tersebut kepada Andon untuk meminta pertolongan dan menelpon pihak kepolisian .

“Selanjutnya Andon memberitahukan peristiwa tersebut kepada pihak Pemerintahan Desa Matang Danau. Lantas selanjutnya Kepala Desa Matang Danau, Halipi menghubungi Bhabinkamtibmas dan memberitahukan peristiwa tersebut serta meminta bantuan kepada pihak Kepolisian Sektor Paloh untuk mengamankan pelaku, ” ungkapnya.

Dijelaskan, mendapati kejadian itu, petugas Polsek Paloh langsung meluncurkan ke lokasi kejadian. Dan langsung mencoba menghampiri pelaku Bidin dan mencoba untuk bernegosiasi. Namun, setelah melakukan negosiasi dengan pelaku tak jua membuahkan hasil.

“Pelaku tiba-tiba menyerang petugas dan warga menggunakan sebilah parang. Dan melukai 2 orang warga,” imbuhnya.

Pelaku terus membabibuta dan menyerang petugas. Namun parang yang dipegang oleh pelaku saat itu terlepas dari tangannya. Melihat hal tersebut petugas beserta warga melakukan pengejaran terhadap pelaku selanjutnya sekira pukul 11.00 WIB. Dan pelaku berhasil diamankan.

“Pihak keluarga korban telah menyatakan penolakan untuk di lakukan autopsi,. Dan pihak keluarga telah menerima secara ihklas meninggalnya korban merupakan suatu musibah. Dan tidak akan mempermasalahkan pihak manapun sehubungan dengan meninggalnya korban,” tegasnya.

Menurut Plh Kapolsek Paloh pelaku pada tahun 2012 pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Budok, Kota Singkawang selama 6 bulan. Selain itu, pelaku juga pernah mengalami sakit malaria tropika di negara Malaysia. Kemudian pelaku Bidin pernah dipasung oleh pihak keluarga.

Editor : redaksi radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Pembunuhan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan

29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Betapa Dahsyatnya Film Pesta Babi
24/05/2026
Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah
24/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Cekcok Soal Tak Pulang Rumah, Pria di Sekadau Aniaya Istri Pakai Tumpukan Berkas Kantor

27/05/2026

Modus Baru! Polres Kubu Raya Gagalkan Penyelundupan Sabu di Dalam Ban Motor Tujuan Batu Ampar

22/05/2026

Usut Tuntas Kasus Aseng, DPP BPM Desak Penyidik Bidik TPPU dan Telusuri Aliran Dana “Kegiatan Besar”

22/05/2026

Penyidik Kejagung Tetapkan “Raja” Tambang Kalbar Jadi Tersangka, Soal Tata Kelola IUP PT QSS di Tayan

22/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang