Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Dubes Palestina Sampaikan Terima Kasih Kepada Pers Indonesia
Nasional

Dubes Palestina Sampaikan Terima Kasih Kepada Pers Indonesia

Last updated: 03/06/2021 01:07
01/06/2021
Nasional
Share

POTO : Dubes Palestina untuk Indonesia, Dr. Zuhair Al-Shun (ist).

radarkalbar.com, JAKARTA – Bangsa Palestina mengungkapkan rasa terima kasih atas pemberitaan media massa di Indonesia yang selalu membela mereka, atas penindasan pemerintah zionis Israel.

Kemudian sekaligus membongkar kebiadaban tentara pendudukan Israel terhadap penduduk sipil Palestina.

“Kami mengucapkan terima kasih yang tiada terhingga atas pemberitaan pers di Indonesia yang selalu membela kepentingan rakyat Palestina dari penjajahan Israel,” ungkap Duta Besar Palestina untuk Indonesia Dr. Zuhair Al-Shun dalam diskusi bulanan Lingkar Merdeka Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (1/6/2021).

Diskusi Lingkar Merdeka SMSI mengenai perkembangan terakhir di Palestina pasca gencatan senjata Israel-Palestina tanggal 21 Mei 2021 itu diikuti para pimpinan dan anggota SMSI provinsi seluruh Indonesia dengan kata pengantar dari Sekjen SMSI Mohammad Nasir dan dipandu Ketua Bidang Pendidikan SMSI Dr. Retno Intani.

Menurut Dubes Zuhair, peran para jurnalis Indonesia dalam membela Palestina melalui pemberitaan sangat besar, bahkan ada wartawan Indonesia yang melaporkan langsung peristiwa pemboman yang dilakukan pesawat-pesawat tempur Israel terhadap penduduk sipil Palestina di Jalur Gaza.

Kebiadaban tentara Zionis Israel itu sendiri telah memakan banyak korban jiwa, terutama di kalangan anak-anak, orang-orang lanjut usia dan kaum perempuan di Palestina. Tapi para pejuang Palestina juga melakukan perlawanan dengan gagah berani sehingga kemudian tercapai gencatan senjata.

“Namun bagi kami sejatinya bukan hanya gencatan senjata yang ingin dicapai, tapi kemerdekaan Palestina, termasuk pembebasan Masjid Al-Aqsa dari cengkeraman tentara pendudukan Israel,” katanya.

Ia menambahkan, situasi di masjid Al-Aqsa serta di kawasan permukiman Palestina di wilayah Sheikh Jarrah sampai sekarang masih memanas. Seperti biasa Israel selalu melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Sementara itu wartawan senior Aat Surya Safaat yang pernah bertugas sebagai Kepala Biro ANTARA di New York serta banyak bergaul dengan wartawan Arab dan Israel di Markas Besar PBB menyarankan perlunya dialog antar pemuka agama Yahudi, Islam, dan Kristen untuk mencari solusi bagi terciptanya keadilan di Palestina.
Selain itu ia mengimbau perlunya rekonsiliasi substantif antara kelompok Hamas dan Fatah serta sayap perjuangan Palestina lainnya guna menghindari penyusupan yang bisa memperlemah perjuangan bagi pembebasan dan kemerdekaan Palestina.

“Kami dari kalangan jurnalis Indonesia bersama Pemerintah dan rakyat Indonesia Insya Allah konsisten berada di pihak Palestina serta mendukung kemerdekaan Palestina sesuai amanat Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 yang tidak menghendaki adanya penjajahan di muka bumi,” ungkapnya.

Kepala Biro ANTARA New York periode 1993-1998 itu menambahkan, Palestina telah berjasa besar bagi kemerdekaan Indonesia karena bangsa Palestinalah yang pertamakali mengakui kemerdekaan Indonesia.

Dikatakannya, setahun sebelum Indonesia merdeka, tepatnya pada 6 September 1944, Mufti Besar Palestina Syekh Muhammad Amin Al-Husaini memberikan dukungan secara terbuka bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Setelah Proklamasi Kemerdekaa Indonesia, Syekh Al-Husaini atas nama bangsa Palestina mengakui Kemerdekaan RI sebagaimana dikemukakannya dalam siaran radio berbahasa Arab dari persembunyiannya di Jerman yang kemudian disiarkan media massa secara luas.

Sementara di sisi lain Palestina itu sendiri adalah satu-satunya negara di dunia yang belum terbebas dari penjajahan sejak pelaksanaan Konferensi Asia-Afrika (KAA) di Bandung tahun 1955.

Pewarta : Rilis.

Editor/uploader : redaksi radarkalbar.com.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Duta Besar Palestina Pers Indonesia
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19/03/2026

Libur Nyepi dan Idulfitri 1447 H, Kantor Imigrasi Sanggau Tutup Layanan 18-24 Maret

02/04/2026

Bareskrim Bekuk Bandar Narkoba Asal Bima di Kubu Raya

13/03/2026

Dari Rapimnas SMSI, Sampaikan Sikap Terkait ART Indonesia – Amerika

08/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang