Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Ketua MABT Sanggau : Pergelaran Seni Sambut Imlek dan Cap Go Meh, Diganti Ritual Se Chiang dan Sit Thai Con
Sanggau

Ketua MABT Sanggau : Pergelaran Seni Sambut Imlek dan Cap Go Meh, Diganti Ritual Se Chiang dan Sit Thai Con

Last updated: 28/01/2021 23:02
28/01/2021
Sanggau
Share

POTO : Ketua MABT Sanggau, Aldi Hermawan (abin).

radarkalbar.com, SANGGAU – Hingga saat ini pandemi Covid-19 tak kunjung berakhir. Kondisi memberikan dampak cukup luas terhadap berbagai aspek.

Atas kondisi ini, event pagelaran seni dan budaya tahunan etnis Tionghoa di Kabupaten Sanggau bersamaan dengan perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2572 di Kabupaten Sanggau tahun 2021 ini ditiadakan.

Hal itu diungkapkan Ketua Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten Sanggau Aldi Hermawan kepada sejumlah wartawan, Kamis (28/1/2021).

“Keputusan ini, dikarenakan pertimbangan situasi pandemi Covid-19 saat ini yang belum mereda. Dan juga mempertimbangkan surat edaran Gubernur Kalbar dan arahan Bupati Sanggau Paolus Hadi. Maka untuk perayaan Imlek dan Cap Go Meh memang tidak ada acara yang sifatnya mengundang kerumunan,” ungkap Aldy.

Untuk itu kata Aldi, sebagai gantinya panitia mempersiapkan ritual Se Chiang atau ritual Barongsai dan ritual Sit Thai Con atau ritual Perjamuan.

“Kalau ritual Cap Go Meh itukan identik dengan barongsai, dengan kondisi begini kita adakan ritual hanya di rumah adat MABT tidak lagi keliling rumah – rumah. Inikan simbol menolak energi negatif, dan untuk tradisi Sit Thai Con itu ritual dimana kita ngumpul untuk makan bersama dengan catatan tidak banyak orang hanya kalangan terbatas dan tentu dengan protokol kesehatan,” paparnya.

Menurut Aldy, untuk ibadah atau sembahyang tidak dilarang. Akan tetapi tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Saya rasa Ketua Pekong kita ini sudah mempersiapkan semuanya termasuk protokol kesehatan untuk yang ingin sembahyang. Kondisi begini tentu kita tetap menjaga tradisi tetapi harus sesuai dengan protokol kesehatan,” ujarnya.

 

 

 

 

 

Pewarta : Abin.

Editor : Sery Tayan.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026

Berita Menarik Lainnya

Lahan Mitra Polsek Tayan Hilir Siap Pasok 9,2 Ton Jagung untuk Ketahanan Pangan

21 jam lalu

PLN Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip pada Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII Sanggau

22 jam lalu

Berawal dari Yayasan Keluarga, PAUD Al Fatimah dan SMP Ma’arif Sukses Sambut Siswa Baru

13/07/2026

Menjelma ‘Ayah’ Bagi si Yatim, Ketulusan Mas Kades Narto Antar Jumadi Jemput Impian di Hari Pertama Masuk Sekolah

13/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang