Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Nasional > Kapolri Paparkan Keberhasilan di Tahun 2019
Nasional

Kapolri Paparkan Keberhasilan di Tahun 2019

Last updated: 30/12/2019 00:29
30/12/2019
Nasional
Share

Jakarta, radar –  Jenderal kalbar.com-Kapolri Idham Azis memaparkan keberhasilan-keberhasilan yang dicapai institusinya selama 2019. Capaian itu, kata Idham, mulai dari pengungkapan kasus penyerangan penyidik KPK, Novel Baswedan hingga pengungkapan kasus korupsi yang berhasil menyelamatkan uang negara Rp 454 miliar.

“(Capaian pengungkapan) untuk kejahatan konvensional, kasus yang menonjol ada pembunuhan ayah dan anak di Lebak Bulus, yang mayatnya dibakar di Sukabumi. Lalu pelaku penyiraman kepada pegawai KPK Novel Baswedan,” kata Idham dalam acara Rilis Akhir Tahun Polri 2019 di Auditorium STIK-PTIK, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12/2019).

Idham menuturkan jumlah kejahatan yang dilaporkan pada 2019 menurun 53.360 kasus atau 19,3% dibanding 2018. Penyelesaian perkara di 2019 juga menurun 26.205 kasus atau 14,4% dibanding 2018.

“Saya harapkan masyarakat terus meningkatkan kesadaran hukumnya. Kejahatan paling dominan adalah kejahatan konvensional yaitu 202.292 kasus atau 90,9% dari seluruh kejahatan, diikuti kejahatan transnasional yaitu 36.219 kasus atau 16,2%,” ujar Idham.

Angka kejahatan konvensional sendiri, klaim Idham, mengalami penurunan 23.836 kasus atau 10,5% dibanding 2018. Data Polri mencatat pada 2019 ada 202.292 kasus yang ditangani, sementara di 2018 ada 226.128 kasus yang ditangani.

“Penurunan akibat intensifnya Polri melakukan penindakan terhadap para pelaku kejahatan konvensional yang dominan dilakukan oleh para penjahat jalanan (streetcrime). Kejahatan streetcrime mendominasi pada 2019 sebanyak 69.267 kasus atau 34,24% dan angka ini meningkat 2.038 kasus bila dibandingkan dengan streetcrime pada 2018 yaitu 67.229 kasus atau 3,03%,” jelas Idham.

Idham melanjutkan penyelesaian kasus kejahatan konvensional pada 2019 mengalami penurunan 5.966 kasus atau 4,07% bila dibanding 2018. Secara umum, imbuh Idham, kinerja penyidik dalam penyelesaian kasus kejahatan konvensional di 2019 meningkat 4,66%.

Pada kasus kejahatan transnasional, Idham memaparkan terjadi penurunan sebanyak 8.829 kasus atau 19,5% dan penyelesaian perkara juga menurun sebanyak 3.213 kasus atau 9,8%. Namun secara umum, lanjut dia, kinerja penyidik terhadap kejahatan nasional meningkat sebesar 8,76% pada 2019.

“Kejahatan transnasional yang dominan di 2019 adalah penyalahgunaan narkoba sebanyak 30.884 kasus atau 85%, diikuti kejahatan siber sebanyak 4.256 kasus atau 11,7%. Angka ini cenderung menurun dibanding 2018,” terang mantan Kabareskrim Polri ini.

Pada kasus narkoba, pengungkapan kasus mengalami penurunan 7.170 perkara. Penyelesaian kasus juga turun 4.416 perkara dibanding 2018. “Penetapan tersangka di 2019 turun 20.654 orang atau 35,61% dibanding 2018,” tutur Idham.

Yang perlu diperhatikan, ujar Idham, adalah peningkatan barang bukti tembakau gorila yang disita aparat sebanyak 6,530 gram atau 135,11% dibanding 2018. “Ini jadi warning terutama di lingkungan pelajar dan mahasiswa,” tegas Idham.

Untuk kejahatan terorisme, sepanjang 2019 jumlah aksi teror menurun 10 kasus atau 52,6% dibanding 2018. Jumlah personel Polri yang menjadi korban teror di tahun ini juga menurun 10 orang atau 45,4%.

“Demikian pula dengan jumlah pelaku teror yang berhasil diungkap sepanjang 2018 menurun 98 orang atau 24,8 persen. Ini berkat pencegahan Polri bersama masyarakat,” ucap Idham.

Dalam penanganan kasus korupsi, angka perkara yang ditangani naik sebanyak 32 kasus. Sementara kejahatan yang merugikan kekayaan negara lainnya yakni illegal logging, illegal mining, illegal fishing dan migas menurun dibandingkan 2018.

“Kerugian keuangan negara yang berhasil diungkap sebesar Rp 1,8 triliun dan keuangan negara yang berhasil diselamatkan pada 2019 sebesar Rp 454 miliar. Penyelesaian perkara migas pada 2019 meningkat 17 kasus,” papar Idham.

 

 

 

Sumber : release

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Jenderal Pol Idham AzisKapolriKeberhasilanNovel BaswedanPaparan
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kecelakaan Maut di Kuala Mempawah, Tiga Pelajar Asal Sungai Bakau Kecil Tewas di Tempat

25/02/2026
Syarif Mahmud Alkadrie Pimpin Massa Datangi Polresta Pontianak, Pertanyakan Penanganan Kasus Dugaan SARA
13/02/2026
Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi
02/03/2026
Usut Korupsi Tata Kelola Pertambangan Bauksit, Penyidik Kejati Kalbar Geledah Sebuah di Jalan Pak Benceng Pontianak
19/02/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Sumbangan Jalanan Meresahkan, Pemerintah Didesak Kaji Ulang Retribusi Suramadu demi Kesejahteraan Madura

01/03/2026

SMSI Tunggu Rapimnas untuk Tentukan Sikap atas Perjanjian Dagang RI–AS

27/02/2026

KDM dan Polda Jabar Jemput 12 Perempuan Korban TPPO di Sikka NTT

24/02/2026

KPK Tekankan Prinsip Kehati-hatian, Terkait Transformasi ANTAM di Tambang Rakyat

24/02/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang