Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Farhan dan Dinamika HMI Sambas, Kepemimpinan yang Diuji, Persatuan yang Dicari
Opini

Farhan dan Dinamika HMI Sambas, Kepemimpinan yang Diuji, Persatuan yang Dicari

Last updated: 29/10/2025 10:06
28/10/2025
Opini
Share

FOTO : Ketua HMI Cabang Sambas, Farhan [ ist ]

Luffi Ariadi – radarkalbar.com

SAMBAS – Riak di tubuh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sambas kembali mencuat ke permukaan.

Mosi tidak percaya yang digulirkan sebagian kader terhadap Ketua Umum Muhammad Farhan menjadi ujian serius bagi roda organisasi.

Di tengah derasnya arus kritik yang mengemuka di media sosial, Farhan tampil tidak dengan perlawanan, melainkan dengan ketenangan yang menunjukkan karakter kepemimpinan yang lebih reflektif dari pada reaktif.

Langkahnya itu mengisyaratkan pendekatan baru dalam menghadapi dinamika organisasi.

Dalam pernyataan resmi yang disampaikannya pada Selasa (28/10/2025), Farhan menilai kritik adalah hal yang tak terelakkan dalam ruang demokrasi HMI.

“Kritik adalah bagian dari dialektika, sejauh disampaikan dengan adab dan berpijak pada AD/ART,” ujarnya.

Pernyataan tersebut seolah menjadi pesan simbolik figur kepemimpinan tidak diukur dari kemampuan menepis kritik, melainkan dari cara mengelola kritik menjadi energi perubahan.

Dalam konteks ini, Farhan tampak berusaha menempatkan dirinya bukan sebagai figur sentral yang harus selalu benar, tetapi sebagai fasilitator yang membuka ruang dialog di tengah ketegangan.

Meskipun tidak menampik adanya kendala administratif dan komunikasi yang sempat menghambat kerja organisasi, Farhan justru memanfaatkan momen itu untuk melakukan konsolidasi ulang.

Rapat koordinasi internal dan rapat pimpinan komisariat yang ia gelar pada (27/10/2025) menjadi langkah strategis untuk meredam ketegangan dan membangun kembali kepercayaan antar-kader.

Dari kacamata organisasi, apa yang dilakukan Farhan dapat dibaca sebagai bentuk kepemimpinan adaptif, tidak terburu-buru menampilkan otoritas, tetapi memilih membangun legitimasi melalui pendekatan komunikasi dan perbaikan struktural.

Dalam dinamika organisasi mahasiswa, gaya seperti ini seringkali lebih efektif menjaga keberlanjutan dibanding gaya kepemimpinan yang konfrontatif.

Namun, pilihan jalan damai ini tentu bukan tanpa risiko. Dalam organisasi dengan semangat idealisme tinggi seperti HMI, sikap tenang kerap disalahartikan sebagai kelemahan. Tantangannya kini bagi Farhan adalah memastikan bahwa upaya menurunkan tensi tidak diartikan sebagai abainya pemimpin terhadap kritik kader.

Farhan tampaknya menyadari hal itu. Ia menegaskan pentingnya membangun kembali semangat keislaman, keilmuan, dan keindonesiaan sebagai poros pemersatu di tengah keragaman pandangan.

“Kita boleh berbeda pendapat, tapi jangan kehilangan ruh perjuangan HMI,” ucapnya menutup pernyataan dengan tenang.

Dari sini, konflik internal HMI Cabang Sambas tidak lagi sekadar persoalan mosi tidak percaya, melainkan refleksi dari perjalanan sebuah organisasi mahasiswa yang tengah mencari keseimbangan antara idealisme dan realitas manajerial.

Di dalamnya, Farhan menjadi figur yang diuji bukan karena ketegasannya semata, tetapi karena kemampuannya menjaga harmoni di tengah badai.

Dan mungkin, dalam keheningan langkahnya itu, tersimpan keyakinan yang menjadi moto abadi HMI : Yakin Usaha Sampai. [ red ]

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:HMI Cabang Sambas
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Betapa Bobroknya Kejari Karo, Jangan-jangan Kejari Lain Juga Begitu

04/04/2026

Mengenal Afni Zulkifli, Bupati Siak, KDM Versi Perempuan

03/04/2026

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

03/04/2026

Kok Bisa Kejaksaaan Memamerkan Kebodohan, Bagus Diganti AI Saja

03/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang