FOTO : Ambius Anton [ ist ]
Pewarta/editor : redaksi
SANGGAU [ radarkalbar.com ] – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Sanggau meminta pemilik Hewan Penular Rabies (HPR) untuk menjaga hewan agar tidak berkeliaran dan membahayakan masyarakat.
Ambius Anton, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disbunnak Sanggau mengatakan, pemerintah telah melakukan vaksinasi di sejumlah wilayah sesuai ketersediaan logistik. Namun, keterbatasan stok membuat vaksinasi belum mampu menjangkau seluruh populasi HPR di Sanggau.
“Secara keseluruhan masyarakat yang ada di Sanggau sudah menyambut baik program kami dalam melaksanakan vaksinasi untuk mengendalikan penyakit rabies yang ada di Sanggau. Hanya saja memang kendala kami adalah ketersediaannya sangat terbatas, terutama dalam logistik,” ujar Ambius, pada Senin (28/9/2026).
Menurut Ambius pencegahan rabies tidak dapat hanya dibebankan kepada pemerintah. Pemilik hewan juga memiliki peran penting dengan memastikan hewan peliharaan dirawat dengan baik dan tidak dibiarkan berkeliaran.
“Mungkin salah satu hal yang perlu kita sampaikan melalui media ini, mudah-mudahan para pemilik hewan mendengar diskusi kita bahwa terhadap pemilik hewan kesayangan yang belum memvaksinkan atau menjaga hewannya dengan baik dan benar, sebaiknya kita peduli terkait dengan hal itu,” ungkapnya.
Ambius menambahkan pengendalian hewan berkeliaran juga telah memiliki dasar regulasi melalui peraturan daerah yang mengatur perlindungan dan penertiban hewan. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai keterbatasan di lapangan. [ Red ]
Publisher : Admin radarkalbar.com
