Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Perkuat Kedaulatan Lokal, Radio Dermaga Inisiasi Pengakuan Hutan Adat di Desa Semabi
Sanggau

Perkuat Kedaulatan Lokal, Radio Dermaga Inisiasi Pengakuan Hutan Adat di Desa Semabi

Last updated: 28/04/2026 07:44
28/04/2026
Sanggau
Share

FOTO : Kondisi jalan menuju Hutan Rimba Mungguk Betung di Desa Semabi [ ist ]

Pewarta : Doni | Editor/publisher : Admin radarkalbar.com

SEKADAU – Upaya memperkuat kedaulatan masyarakat adat dan akses kebutuhan dasar di Kabupaten Sekadau mulai memasuki babak baru.

Radio Dermaga bersama Institut Menua Punjung resmi menginisiasi rencana penguatan status Hutan Rimba Mungguk Betung sebagai Hutan Adat bagi warga Dusun Tapang Jaya, Entebas, Desa Semabi, Minggu (26/4/2026).

Langkah strategis ini mencakup dua fokus utama: legalitas pengelolaan hutan oleh warga dan pemetaan potensi sumber air bersih untuk pembangunan sistem PAM Desa.

Dorong Kemandirian Melalui Hutan Adat

Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 50 warga serta jajaran tokoh dusun tersebut, Radio Dermaga menekankan pentingnya pengakuan negara terhadap hutan yang selama ini dijaga masyarakat.

Perwakilan Radio Dermaga, Nico Bohot, menyatakan bahwa penguatan status ini adalah kunci kemandirian desa.

“Masyarakat Entebas harus menjadi pelaku utama. Hutan Adat bukan sekadar status hukum, melainkan jaminan keberlanjutan hidup bagi generasi mendatang,” tegas Nico di hadapan warga.

Dukungan penuh disampaikan oleh Kepala Dusun Tapang Jaya, Paulus Eko, serta Ketua Adat, Paulus Jipat. Mereka menilai pengakuan hutan adat mendesak dilakukan guna memproteksi sumber daya alam dari ancaman pihak luar sekaligus melestarikan nilai budaya lokal.

Identifikasi Sumber Air untuk PAM Desa

Selain isu lingkungan, tim gabungan bersama masyarakat langsung melakukan peninjauan lapangan ke titik-titik potensi sumber air. Pengecekan ini bertujuan untuk mencari solusi atas terbatasnya akses air bersih yang selama ini dikeluhkan warga.

Sumanto, salah satu warga setempat, mengakui bahwa ketergantungan pada sumber air yang terbatas menjadi beban harian bagi masyarakat.

“Jika potensi ini berhasil dikembangkan menjadi PAM Desa, itu akan menjadi solusi nyata bagi kami,” ujarnya.

Pendampingan Teknis dan Pemetaan
Institut Menua Punjung berkomitmen untuk mengawal proses ini dari sisi teknis.

Yulian, perwakilan institut, menjelaskan bahwa pihaknya akan memberikan pendampingan dalam pemetaan wilayah yakni menentukan batas-batas hutan dan zona perlindungan air.

Kemudian, penguatan kapasitas dengan membekali warga agar mampu mengelola sumber daya alam secara mandiri.

Program kolaboratif ini diharapkan tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antara media, lembaga pendamping, dan masyarakat dalam mengelola kearifan lokal demi kesejahteraan ekonomi dan kelestarian lingkungan di Desa Semabi. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Desa SemabiRadio Dermaga
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS

19/04/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026
Laskar Sakera Mempawah Dinilai Sukses Jalankan Misi Minadzulumati Ilannur, Lidik Krimsus Sampaikan Apresiasi
24/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026

Langgar Aturan Tata Ruang? Kanopi Toko Hero Sticker Tetap Dipasang Meski Sempat Dihentikan

13/05/2026

Ban Pecah..! Avanza Seruduk NMAX di Jalan Batang Tarang – Sosok, Tewaskan Bapak dan Anak

11/05/2026

Truk Tangki Terguling di Modang, Kecamatan Toba, Sopir Meninggal Dunia

11/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang