Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Internasional > Tolak Jeda Sementara, Hamas Minta Agresi Israel Dihentikan Permanen
Internasional

Tolak Jeda Sementara, Hamas Minta Agresi Israel Dihentikan Permanen

Last updated: 27/12/2023 00:36
27/12/2023
Internasional
Share

FOTO : upaya penyelamatan terhadap seorang anak Palestina yang menjadi korban keganasan zionis Israel (Ist)

JAKARTA – radarkalbar.com

HAMAS, pada Senin (25/12/2023), menyatakan usahanya untuk menghentikan serangan Israel di Jalur Gaza secara permanen dan menolak opsi jeda sementara dengan kata-kata yang tegas.

“Rakyat kami mendambakan agar agresi ini diakhiri secara permanen, bukan dengan jeda sementara,” ungkap Hamas dalam pernyataan resmi.

Kelompok perlawanan ini menegaskan bahwa mereka tidak akan melakukan perundingan pertukaran sandera dengan Israel kecuali agresi dihentikan sepenuhnya.

Dalam pengembangan lain, Hamas membantah laporan media yang mengutip sumber keamanan Mesir, yang menyebutkan bahwa Hamas dan gerakan Jihad Islam menolak usulan Mesir untuk menyerahkan kekuasaan di Gaza dengan imbalan gencatan senjata permanen.

Mesir, bersama dengan Qatar, berperan dalam memediasi gencatan senjata selama seminggu pada bulan November, di mana Hamas membebaskan lebih dari 100 sandera sebagai imbalan pembebasan 240 tahanan Palestina yang ditahan di Israel.

Meskipun demikian, Hamas dan kelompok lainnya masih menyandera hampir 130 orang.

Hamas telah dengan tegas menolak pembicaraan mengenai kesepakatan penyanderaan dengan Israel sebelum adanya gencatan senjata menyeluruh di Jalur Gaza dan penarikan pasukan Israel dari wilayah tersebut.

Sejak serangan lintas batas oleh kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober, Israel telah terus menerus menggempur Jalur Gaza, mengakibatkan kematian sedikitnya 20.674 warga Palestina, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, dan melukai 54.536 orang lainnya, menurut otoritas kesehatan lokal.

Sementara itu, sekitar 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan yang dilancarkan oleh Hamas.

Serangan gencar Israel telah menyebabkan kehancuran di Gaza, dengan setengah dari perumahan di wilayah pesisir mengalami kerusakan atau hancur, serta hampir dua juta orang mengungsi di wilayah padat penduduk tersebut, di tengah krisis kekurangan makanan dan air bersih. (siberindo.co*)

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:gencatan senjataHamasIsrael
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kejari Singkawang Selidiki Alur Dana Hibah PSDKU Polnep, Mantan Direktur Dipanggil

07/04/2026
Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS
20/04/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.
04/04/2026
Warga Sungai Pinyuh Keluhkan Kabel Telkomsel “Numpang” di Teralis Ruko, Khawatir Roboh dan Menelan Korban
04/04/2026

Berita Menarik Lainnya

GA CAJ 2026 Digelar 27–30 April, Bahas Suksesi Kepemimpinan hingga Era Jurnalisme AI

28/04/2026

Jama’ah Muslimin Kutuk Pendudukan Rumah Sakit Indonesia di Gaza oleh Militer Israel

26/04/2026

Rakyat Iran Sedang Menepalkan Pemimpinnya, Akankah Tragedi 1979 Terulang?

03/01/2026

Gaza di Antara Damai Palsu dan Neraka

27/06/2025
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang