Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Heboh…!! Seorang Karyawan PT Erna Djuliawati Sanggau Gantung Diri, Diduga Ini Penyebabnya
Sanggau

Heboh…!! Seorang Karyawan PT Erna Djuliawati Sanggau Gantung Diri, Diduga Ini Penyebabnya

Last updated: 27/12/2022 18:56
27/12/2022
Sanggau
Share

POTO : ilustrasi orang gantung diri (Ist)

SANGGAU – radarkalbar.com

WARGA Desa Sungai Muntik, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau terlebih lagi karyawan PT Erna Djuliawati sempat dibuat gempar pada Senin (26/12/2022).

Menyusul, seorang pekerja di perusahaan pembuatan triplek itu, berinisial ARJ ditemukan meninggal usai mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, pada pukul 15.30 WIB.

Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan melalui Kasat Reskrim Polres Sanggau, AKP Sulastri menuturkan diketahuinya aksi nekat korban ARJ mengakhiri hidup dengan cara memilukan itu, bermula saat Addy Mulya dan Edy Hartono pulang. Dan kemudian keduanya duduk santai di rumah.

Namun, tiba – tiba mendengar suara benda jatuh dari dalam rumah ARJ yang bertetangga ini. Penasaran, langsung keduanya keluar. Kemudian keduanya memanggil nama korban. Namun tidak ada sahutan.

Lantas, keduanya masuk ke rumah korban, dan melihat ARJ sudah tergeletak di kamarnya. Namun keduanya tidak berani mendekat. Lantas memanggil tetangga depan rumahnya J, untuk bersama – sama melihat kondisi korban.

“Ketiga orang ini kembali masuk ke rumah korban sembari memanggil-manggil namanya. Namun, tak ada sahutan,” timpalnya.

Alangkah kagetnya, saat mata mereka tertuju pada tiang ayunan patah. Dan dileher korban terikat tali tambang plastik, dengan posisi sudah tergeletak di lantai kamar.

” Adi Mulya dan Joni langsung melaporkan ke Pos Jaga Satpam PT Erna Djuliawati. Kemudian pihak PT Erna Djuliawati melaporkan ke Polsek Kapuas,” cetusnya.

Dijelaskan, menurut keterangan abang ipar korban KK serta beberapa tetangganya, korban ARJ sebelumnya masih terlihat melaksanakan beberapa aktivitas di sekitar rumahnya. Dimana isterinya, NE dan anak mereka pulang ke Senakin, Kabupaten Landak untuk liburan ke rumah orang tuanya pada Jumat (23/12/2022).

“Menurut keterangan abang iparnya, selama ini tidak pernah terdengar ada persoalan dengan keluarga maupun tetangga. Dan tidak pernah mengeluh mengidap sesuatu penyakit kronis atau menahun. Dugaan sementara, ARJ mengalami depresi tentang permasalahan ekonomi. Sehingga nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri, ” tuturnya.

Sementara, Kepala Desa Sungai Muntik, Haryanto juga membenarkan kejadian tersebut. Dan mengatakan korban bekerja di PT Erna Djuliawati.

Hingga saat ini, kematian ARJ masih ditangani pihak Polsek Kapuas dan Satreskrim Polres Sanggau.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Desa Sungai MuntikGantung diriKaryawanPT Erna Djuliawati
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

BREAKING NEWS : Pulang Jemput Anak Mengaji, Ibu Muda Tewas Ditabrak

02/06/2026
Bukan Tabrak Lari, Kasus Kecelakaan di Purun Besar Berakhir Damai secara Kekeluargaan
29/05/2026
Diduga Kabur Usai Tabrak Satu Keluarga di Depan RM Tahu Sumedang, Sopir Honda Jazz Dicari Polisi dan Keluarga
28/05/2026
Korban Lakalantas di Jalan Raya Sungai Batang, Sungai Pinyuh Bertambah
03/06/2026
Santriwati yang Hamil tanpa Pernah Gituan, Terungkap, Pelakunya Pengasuh Ponpes
28/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Salahnya Dimana? Program MBG di Sanggau Malah Diwarnai Kenaikan Kasus Stunting

08/06/2026

Kasus DBD Meningkat, Anggota DPRD Sanggau Desak Dinkes Proaktif dan Evaluasi SOP Fogging

03/06/2026

Terkait Tata Niaga TBS, PKS Rimba Belian Disorot LSM Citra Hanura

21/05/2026

Langgar Aturan Jalan Nasional, Kanopi Toko Hero Sticker Mesti Dibongkar, Berani kah Ju?

15/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang