Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Aron Sebut ODF Bisa Bantu Tekan Stunting
Sekadau

Aron Sebut ODF Bisa Bantu Tekan Stunting

Last updated: 28/10/2022 15:17
27/10/2022
Sekadau
Share

POTO : Bupati Sekadau, Aron berpoto bersama dengan sejumlah pihak di Desa Padak, Kecamatan Belitang Hulu (Sutar)

Pewarta : Sutarjo

SEKADAU – RADARKALBAR.COM

BUPATI SEKADAU, Aron menghadiri kegiatan open defecation free (ODF) atau stop buang air besar sembarangan (BABS) di Desa Padak, Kecamatan Belitang Hulu pada Kamis, (27/10/2022).

Dalam arahannya, Bupati Sekadau mengatakan untuk hidup sehat adalah hak semua warga negara, tak terkecuali bagi warga Padak. Sehingga dengan ODF inilah jawaban terhadap hak-hak hidup sehat dimulai.

Karena indikator hidup sehat menurut kesehatan adalah adanya sanitasi yang baik dan memenuhi standar kesehatan serta lingkungannya yang sehat pula.

Untuk itu lanjut dia, setiap tahun harus ada desa yang sudah siap ODF, hal itu akan menjadi target kita kedepan, supaya beberapa tahun kedepan tidak ada lagi masyarakat Sekadau yang BABS.

“Tahun 2023 sampai 2024 harus ada atau kecamatan yang desanya semuanya sudah ODF,” pinta Aron.

Ia meminta agar setiap Camat harus terus menerus bersama pihak lainnya untuk mengkampanyekan hidup sehat kepada warga desa yang belum ODF.

“Tujuannya tentu agar masyarakat sadar dan mau mengubah pola hidup yang kurang sehat menjadi pola hidup sehat,” ucapnya.

Prilaku hidup sehat kata dia, artinya kita juga sudah punya andil untuk menyiapkan generasi muda yang cerdas, karena tanpa hidup sehat mustahil kita mampu menghasilkan generasi yang cerdas, yang ada malah sebaliknya.

Karena saat ini pemerintah daerah tengah berupaya untuk memberantas angka Stunting, sebab tinggi angka Stunting bermula dari pola hidup yang kurang sehat.

Karena jika ada anak-anak yang terkena stunting, maka tingkat kecerdasan mereka akan berkurang, dengan tubuh kerdil, pendek serta pertumbuhan yang lamban.

“Ini yang perlu kita waspadai, jangan sampai anak-anak kita terkena Stunting,” kata Aron.

Karena hal ini kata dia lagi, akan menghambat pertumbuhan otak dan menurunnya tingkat kecerdasan generasi muda.

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah mengedukasi masyarakat Sekadau untuk tidak Buang Air Besar Sembarangan ,” ucapnya.

Sementara, Plt. Kepala Dinas Kesehatan PP dan KB, Hendri Alpius mengucapkan selamat kepada Pemerintahan Desa Padak yang mana telah menjadi contoh menjadi wilayah lain di Kecamatan Belitang Hulu.

Menurut Henry ada 4 faktor menyebabkan kesehatan terganggu yakni, faktor lingkungan, pelayanan kesehatan dan faktor keturunan.

Untuk lingkungan yang sehat tentunya disertai Sanitasi yang baik pula, dengan tidak BABS. Kali ini Desa Padak sudah bisa membuktikan bahwa warganya bisa merubah perilaku yang baik dengan tidak BABS.

“Hal ini mudah-mudahan dapat menjadi pemicu desa-desa lain untuk segera ODF,,” kata Henry.

Lebih lanjut Ia menjelaskan bahwa ada beberapa item yang menjadi kriteria ODF yakni:

1.Stop buang air besar sembarangan

2.Mencuci tangan pakai Sabun di air
yang mengalir.

3.Mengelola air minum dan makanan
rumah tangga.

4. Mengelola sampah rumah tangga
dengan aman

5. Mengelola limbah cairan rumah
tangga dengan baik.

Masih dikatakan Henry ada beberapa faktor penyebab menurut Teori Derajat Bloom yang bisa mempengaruhi munculnya penyakit akibat tidak ODF diantaranya :

1. Faktor lingkungan (40%)

2) faktor Prilaku (30%)

3) faktor Pelayanan kesehatan (20%)

4) faktor Keturunan (10%)

Saat ini di Kabupaten Sekadau yang sudah ODF angkanya sudah mencapai 80% dan secara peringkat kita sudah berada pada posisi ke 5 dari 14 kabupaten kota di Kalbar. Namun target yang harus di selesaikan yang belum ODF hanya tersisa 20 persen saja.

“Jadi untuk target yang belum ODF di kabupaten Sekadau hanya tersisa 20% yang masih BABS dan yang harus kita selesaikan untuk tidak lagi BABS,” ungkap Henry.

Masih dikatakan Henry hari ini pihaknya Dinas Kesehatan PP Dan KB memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat Desa Padak, dengan membagi vitamin penambah darah dan susu kepada ibu hamil, memberikan vitamin dan makanan tambahan yang bergizi kepada bayi dan balita, serta membagi kacamata baca untuk para lanjut usia dan pengecekan Kolestrol,asam urat serta pengobatan lainnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:BABSBelitang HuluDesa PadakODF
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Mengenal Ridwan, Ketua Bawaslu Kota Pontianak Tersangka Korupsi

02/03/2026
Hindari Tabrakan dengan Pikap di Depan SPBU, Truk Muatan Cangkang Sawit Terperosok ke Parit
02/03/2026
Resmi Dilantik, Utin Risty Emilya Putri Sulung Raja Sanggau Perkuat Layanan Kenotariatan
04/03/2026
Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali
17/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Perkuat Sinergi, Kakan Kesbangpol Sekadau Koordinasi ke Tingkat Provinsi

18/03/2026

Jelang Lebaran 2026, DPD PSI Sekadau Salurkan Sembako ke Panti Asuhan Kasih Bunda

18/03/2026

Sopir Dump Truck Tewas Terjepit Bak Saat Bongkar Pupuk di Sekadau

12/03/2026

Perkuat Ekonomi Rakyat dan Tata Kelola Air, DPRD Sekadau Sahkan Dua Raperda Strategis 2026

10/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang