Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Kayong Utara > Ini Harapan Bupati Kayong Utara pada Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Penggerak Ekonomi Baru
Kayong Utara

Ini Harapan Bupati Kayong Utara pada Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Penggerak Ekonomi Baru

Last updated: 23/06/2026 22:06
23/06/2026
Kayong Utara
Share

FOTO : Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya saat menyampaikan sambutan pada Forum Konsultasi Publik pada pembahasan Rencana Studi Analisisi AMDAL Kawasan Pulau Penebang [ rizal ]

Pewarta/editor : Rizal Komarudin | Publisher : Admin radarkalbar.com

KAYONG UTARA – Bupati Kayong Utara Romi Wijaya membuka Forum Konsultasi Publik dalam rangka membahas Rencana Studi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Kawasan Pulau Penebang di Sukadana, Selasa (23/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan ini menjadi ruang dialog untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan pembangunan kawasan dilakukan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Ia menilai forum konsultasi publik memiliki peran strategis untuk menyerap berbagai masukan masyarakat terhadap rencana pembangunan kawasan industri.

“Forum ini memiliki arti penting, karena menjadi ruang dialog antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, untuk memastikan bahwa setiap rencana pembangunan yang akan dilaksanakan, benar-benar mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi secara seimbang,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan, keberadaan Kawasan Industri Pulau Penebang diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Kayong Utara.

Selain mendorong hilirisasi sumber daya alam, kawasan industri tersebut juga berpotensi meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, memperkuat infrastruktur daerah, serta memberikan dampak ekonomi yang luas bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Kayong Utara memandang bahwa investasi yang masuk ke daerah harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami menyambut baik setiap upaya investasi yang dilakukan secara bertanggung jawab, taat terhadap regulasi, serta memperhatikan kepentingan masyarakat dan kelestarian lingkungan hidup,” tuturnya.

Sementara, Direktur KIPP Rasnius Pasaribu mengatakan konsultasi publik bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi menjadi ruang dialog yang terbuka, transparan, dan partisipatif bagi masyarakat.

“Kami meyakin keberhasilan sebuah investasi tidak hanya diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Rasnius.

Ditegaskan, KIPP berkomitmen menjalankan seluruh kegiatan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan prinsip pembangunan berkelanjutan melalui tiga pilar utama, yakni komitmen terhadap lingkungan, masyarakat, dan pemerintah daerah.

Komitmen tersebut mulai diwujudkan Kawasan Industri Pulau Penebang melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan infrastruktur.

Program-program tersebut antara lain pemberian beasiswa, layanan kesehatan dan gizi masyarakat, penguatan sektor perikanan dan ekonomi produktif, bantuan sosial bagi masyarakat, serta dukungan akses energi untuk warga di wilayah Kepulauan Karimata.

” Berbagai program tersebut merupakan langkah awal yang akan terus dikembangkan sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan wilayah. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan dapat menjadi fondasi pembangunan Kawasan Industri Pulau Penebang yang berkelanjutan,” jelasnya.

“Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan, kami yakin KIPP dapat tumbuh menjadi mitra pembangunan yang terpercaya, menghadirkan manfaat ekonomi, menjaga kelestarian lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. [ red ]

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Kawasan IndustriPulau Penebang
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Alami Pemadaman Massal, BPM Kalbar Desak Pimpinan PLN Dicopot dan Ancam Gelar Demonstrasi Besar

03/07/2026
Menelisik Bangunan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pontianak, Dibangun Telan Dana Puluhan Milyar Tapi Tak Ditempati, Ini Penyebabnya
11/07/2026
KANNI Kalbar Desak PLN Transparan Soal Listrik Padam ‘Berjemaah’ di Sanggau hingga Mempawah dan Wilayah Lainnya
03/07/2026
Sengaja Dikunci? Dugaan Kongkalikong Tender Jembatan Sungai Barak Mukok Mencuat..!
28/06/2026
Digantung Tanpa Kejelasan, Puluhan Karyawan PT MJP 1 Sekadau, Tuntut Kepastian Nasib di DPRD Sekadau
07/07/2026

Berita Menarik Lainnya

Mahasiswa Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

10/07/2026

Perkuat Koordinasi, Pemkab Kayong Utara dan DPRD Kalbar Dorong Percepatan Penanganan Jalan Provinsi Jelang MTQ

09/07/2026

Hadirkan Pembangunan Berbasis Data untuk Masyarakat Kepulauan

07/07/2026

Upaya Ciptakan Ekosistem Sekolah yang Kondusif

07/07/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang