Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Peristiwa > Tolak Pelantikan Kades Terpilih, Ratusan Warga Sungai Mayam Datangi Kantor Camat Meliau
Peristiwa

Tolak Pelantikan Kades Terpilih, Ratusan Warga Sungai Mayam Datangi Kantor Camat Meliau

Last updated: 23/02/2019 16:00
23/02/2019
Peristiwa
Share

Meliau (radar-kalbar.com)-Tolak kepala desa terpilih dilantik. Karena dugaan money politik saat pemilihan belum lama ini.
Ratusan warga Desa Sungai Mayam, Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau, menggelar aksi di halaman Kantor Camat setempat, pada Sabtu (23/2) pagi.
Warga terdiri laki-laki dan “emak-emak” serta pemuda itu datang menggunakan ratusan kendaraan roda dua dan beberapa kendaraan roda empat. Salah satu aksi itu  mendesak Pemkab Sanggau untuk menunda pelantikan Paridi sebagai Kades terpilih pada Pilkades 2018 lalu. Hal itu karena diduga melakukan politik uang.
Sedikitnya ada 7 spanduk yang mereka bawa dan bentangkan. Dan intinya bertuliskan penolakan pelantikan Kades Sungai Mayam karena dugaan money politik.


Koordinator lapangan aksi, Juliadi dihubungi via telepon selulernya mengatakan, pihaknya selaku warga Desa Sungai Mayam menolak pelantikan Paridi sebagai kades di wilayah tersebut. Karena diduga kuat melakukan politik uang. “Kami tidak terima jika Paridi dilantik. Dan kami menolak jika dia dilantik. Sebab kuat dugaan melakukan money politik,” ujarnya.
Aksi damai tersebut mendapatkan pengawalan ketat pihak kepolisian setempat.
Kedatangan sekitar enam ratusan warga itu diterima oleh unsur forkompimcam terdiri Camat Meliau, Kapolsek Meliau dan Danramil Meliau.
Juliadi memaparkan,  ada empat point tuntutan warga Desa Sungai Mayam yang disampaikan kepada Pemkab Sanggau melalui unsur Forkompimcam yakni pertama, menunda pelantikan Kades terpilih yang terindikasi money politic. Kedua, meminta pelaku money politik yang saat ini sedang menjalani proses hukum di Polres Sanggau dipenjarakan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ketiga, meminta tugas Pj kades dilanjutkan agar tidak terjadi kekosongan jabatan. Ke empat, mendesak pemilihan ulang di TPS yang bermasalah diiantaranya TPS 1, 2 Dusun Mayam, TPS 3 Dusun Tanjak Mulung dan TPS, 6 Afdeling 2.
“Kami tidak mau dipimpin oleh Kades yang melakukan politik uang,” tegas Juliadi.
Jika tuntutan warga tidak terpenuhi, Juliadi tidak menjamin apa yang akan terjadi. Karena menurut masyarakat mereka menolak pelantikan Paridi sebagai kades dan menolak dipimpin kades yang melakukan money politik.
“Sementara inikan aksi damai dululah. Kami minta tuntutan kami dipenuhi, jangan dilama – lamakan. Kalau dilama -lamakan saya yakin ada reaksi dari masyarakat. Kalau sudah dilama – lama tuntutan kami tanpa direspon khawatirnya timbul reaksi dari warga, itu yang tidak kita inginkan, kalau saya sebagai korlap si bisalah menahan diri tapi kalau masyarakat itukan sulit,” tegasnya.
Juliadi membeberkan, Desa Sei Mayam pernah punya sejarah kelam dalam pilkades, bahkan ada yang sampai dibunuh.
“Itu yang saya khwatirkan, karena kita punya sejarah kelam mengenai ini. Saya tidak mau ini terulang lagi, kalau bisa ada solusilah dari Pemkab Sanggau dan tuntutan kami dipenuhi,” jelas dia.
Aksi tersebut dimulai pukul 08.00 tersebut berakhir sekitar pukul 10.30 Wib berlangsung aman. Dan ratusan warga membubarkan diri dengan tertib.

Pewarta : Jonathan K
Editor.     : @admin

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link
Leave a Comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Terpopuler Bulan Ini

Warga Mempawah Diminta Tak Panic Buying, Tokoh Pemuda : Stok BBM Nasional Aman dan Terkendali

17/03/2026
Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia
26/03/2026
Rencana Pindah TPS ke Sungai Ambawang Dipertanyakan? Herman Hofi Munawar Desak Kajian Komprehensif, Jangan Asal Paksa
16/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026
Potret PT WHW Kendawangan, TKA Dominasi Posisi Penting Ditengah Keluhan Pekerja Lokal, Nelayan kian Terhimpit
10/03/2026

Berita Menarik Lainnya

Tragedi di Trans Kalimantan…!! Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng dengan Dump Truk

06/04/2026

Laka Maut Bus Damri Jurusan Sintang – Pontianak di Penyeladi Sanggau, Seorang Tewas dan Puluhan Luka-luka

06/04/2026

Luka Kecelakaan Berujung Maut, Seorang Wanita Ditemukan Tak Bernyawa di Kos Sekayam

26/03/2026

Ditinggal Belebar, Rumah Warga di Gonis Tekam Ludes Terbakar

26/03/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang