Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sanggau > Musibah Angin Puting Beliung, Seorang Warga di Parindu Meninggal Duni
PeristiwaSanggau

Musibah Angin Puting Beliung, Seorang Warga di Parindu Meninggal Duni

Last updated: 22/11/2025 07:53
22/11/2025
Peristiwa Sanggau
Share

FOTO : Suasana di lokasi kejadian pasca diterjang angin puting beliung [ ist ]

Tim liputan – radarkalbar.com

SANGGAU – Hujan deras yang turun di Dusun Pulau Mpoh, Desa Gunam, Kecamatan Parindu, Sanggau, pada Kamis (20/11/2025), awalnya terdengar seperti hujan biasa menjelang penghujung tahun.

Namun dalam hitungan menit, angin berputar kencang dan mengubah suasana menjadi mencekam.

Di tengah riuhnya cabang-cabang pohon yang patah diterjang puting beliung, seorang teknisi listrik bernama Mardiyanto (31) sedang menjalankan tugasnya,tugas terakhir yang tidak pernah diduga menjadi penutup hidupnya.

Pria ini dikabarkan berasal dari Dusun Wonosari, Desa Suka Mulya itu datang bersama rekannya, David Indrayanto, setelah menerima laporan gangguan listrik dari pemilik rumah, Palansius Alex (27).

Sore itu, meski cuaca tidak bersahabat, mereka tetap melangkah. Mardiyanto memeriksa pitingan lampu di dapur, sementara David berada di ruang tamu memantau instalasi lain.

Tak ada tanda apa pun yang bisa mengisyaratkan bahaya besar sedang mendekat. Hingga tiba-tiba, suara dentuman keras seakan memecah rumah.

David terlonjak. Saat ia berlari ke arah dapur, napasnya tercekat melihat sebuah pohon besar telah merobohkan sebagian bangunan. Reruntuhan kayu, genting, dan batang pohon menimpa tubuh sahabatnya.

Segera ia dan Alex berusaha menarik tubuh Mardiyanto dari himpitan maut itu, membawa korban dalam kondisi kritis ke RSUD Sanggau.

Di rumah sakit, sang ayah, Ahmadi (59), menerima kenyataan pahit hasil rontgen tulang ekor putranya bergeser parah dan kaki kiri retak hebat.

Tim medis mengambil langkah cepat dengan merujuknya ke RS Mitra Medika Pontianak sekitar pukul 02.00 WIB.

Namun perjalanan panjang yang ditempuh dengan harapan itu berakhir duka. Setibanya di Pontianak sekitar pukul 06.00 WIB, Mardiyanto dinyatakan meninggal dunia.

Duka keluarga pecah, tetapi mereka menerima musibah ini sebagai takdir yang terjadi di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah Parindu.

Tak hanya menelan korban jiwa, puting beliung itu juga merusak berat bagian dapur rumah milik Alex. Kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta. Meski demikian, situasi kembali aman setelah polisi mensterilkan lokasi.

Kabar duka itu baru diterima Polsek Parindu pada Jumat, (21/11/2025) pukul 10.00 WIB. Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, menyampaikan belasungkawa mendalam sambil mengingatkan warga agar waspada terhadap cuaca ekstrem.

“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya saudara Mardiyanto. Kejadian ini mengingatkan kita untuk meningkatkan kewaspadaan. Laporkan bila ada pohon rapuh atau kondisi lingkungan yang membahayakan,” ungkapnya.

Polsek Parindu bersama Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan tokoh adat telah melakukan pendataan korban, mengamankan lokasi, dan melakukan koordinasi lanjutan untuk mencegah kejadian serupa, terlebih saat curah hujan dan angin kencang masih tinggi di wilayah tersebut.

Bagi keluarga, sahabat, dan rekan kerjanya, Mardiyanto bukan hanya korban cuaca ekstrem. Ia adalah pekerja yang sampai detik terakhir hidupnya tetap menjalankan tugas, tanpa pernah tahu badai hari itu merenggut lebih dari sekadar atap rumah,

Tapi, badai itu merenggut masa depan seorang anak, seorang pekerja, seorang manusia yang hanya ingin menyelesaikan tanggung jawabnya. [ red ]

source : Humas Polres Sanggau

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Angin puting beliungParindupohon tumbangWarga Meninggal
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Derai Hujan dan Duka Malam Tahun Baru, Pelajar di Mempawah Tewas dalam Laka Lantas

01/01/2026
Jajanan Anak Berujung Duka, Bocah di Sungai Pinyuh Meninggal Dunia
10/01/2026
Ngeri….!!! Penyidik Kejati Kalbar Geledah Kantor PT DSM, Perkuat Bukti Dugaan Korupsi Tata Kelola Bauksit Tahun 2017 – 2023
19/01/2026
Tiga Pria di Delta Pawan Kena Tangkap Polisi, Kasusnya Cukup Berat
07/01/2026
SEMARAK LDII Ketapang, Ruang Tumbuh Generasi Tri Sukses
01/01/2026

Berita Menarik Lainnya

Karhutla Tayan Hilir Sanggau, Tim Gabungan Padamkan Api di Jalur Trans Kalimantan

30/01/2026

Kisah Parmadi Warga Kayu Tunu Kehilangan Sepeda Motor Saat Salat, Langkah Pulang yang Berat, Namun Doa Tetap Menguat

28/01/2026

Rekonstruksi Kasus Pembunuhan M Dianggap Tidak Logis oleh Keluarga

28/01/2026

DPRD Sanggau Nilai Kasus PT CUT Tak Bisa Diselesaikan Secara Administratif

27/01/2026

PT. DIMAS GENTA MEDIA
Kompleks Keraton Surya Negara, Jalan Pangeran Mas, No :1, Kel Ilir Kota, Sanggau, Kalbar

0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang