Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Tim Verifikasi Indek “K” Kabupaten Sekadau Kembali Gelar Monev, Kali Ini ‘Menyasar’ PKS Milik PT PHS dan PT AA
NewsSekadau

Tim Verifikasi Indek “K” Kabupaten Sekadau Kembali Gelar Monev, Kali Ini ‘Menyasar’ PKS Milik PT PHS dan PT AA

Last updated: 22/10/2021 17:04
22/10/2021
News Sekadau
Share

FOTO : Tim Verifikasi Indek “K” Kabupaten Sekadau saat melaksaannaakkan monev di PKS milik PT PHS dan PT AA (Sutar)

Pewarta : Sutarjo

radarkalbar.com, SEKADAU –
Tim verifikasi Indek “K” Kabupaten Sekadau terus melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang ada di Bumi Lawang Kuari (julukan Sekadau).

Kali ini tim menyasar ke PKS PT.Permata Hijau Sarana (PHS) dan PT. Agro Andalan (AA) pada Kamis (21/10/2021)

Monev tersebut dipimpin langsung oleh Plt. Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Sekadau Fran Dawal, didamping Kabid Perkebunan Ifan Nurpatria beserta staf dan Ketua Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) Kabupaten Sekadau Bernadus Mohtar.

Pertemuan tersebut dipandu oleh Kabid Perkebunan dari Dinas DKP3 Kabupaten Sekadau Ifan Nurpatria. Sebagai kata pembuka Irfan memaparkan, bahwa Pemkab Sekadau memiliki komitmen yang kuat untuk mematuhi regulasi tentang tataniaga TBS, sesuai Pergub 63 tahun 2018 dan Surat Edaran Gubernur no : 525/3639/DISBUNAK/X/2021 tanggal 15 Oktober tahun 2021 tentang penegasan tataniaga TBS kelapa sawit.

“Kita mau perusahaan dalam pembelian TBS untuk taat kepada aturan yang sudah berlaku,”saran Irfan.

Sementara, Ketua Tim Verifikasi Indek “K” Kabupaten Sekadau Fran Dawal mengatakancarut marut tataniaga TBS ini menjadi perhatian kita bersama, sebab di semua PKS yang ada di Sekadau harga TBS bisa beda – beda.

“Kedepan kita berkeinginan agar harga TBS di semua PKS itu sama,” kata Dawal.

Dia berharap saat kita monev ini pihak PKS menberikan data yang benar dan apa adanya mengenai luas lahan dan dari mana saja TBS itu berasal, supaya dalam mengambil kebijakan nantinya, Pemkab tidak terjebak dalam kepentingan sepihak.

Sebab sambung dia, keberadaan investor harus kita jaga, disisi lain kita juga harus memperhatikan nasib para petani mandiri atau petani swadaya.

“Kita berharap keberadaan investor di bidang perkebunan sawit dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” harap Dawal.

Sementara itu ketua SPKS kabupaten Sekadau Bernadus Mohtar dalam paparannya ia berharap agar pihak perusahaan.mau bermitra langsung dengan petani melalui kelembagaan petani yang ada.

Tujuannya,agar petani bisa langsung merasakan dampak kenaikan harga Kelapa Sawit saat ini.

Dalam menjalin kemitraan, perusahaan mesti bermitra secara permanen, artinya, perusahaan juga harus memperhatikan kesulitan petani. Tidak dapat dipungkiri kata dia lagi,saat ini kemitraan yang ada antar perusahaan dan petani hanya sekedar kemitraan jual beli TBS.

“Nah kedepan, kita berharap kemitraan antar petani dan perusahaan meski lebih intens,yakni saling membantu seperti sistim bapak angkat, karena perusahaan memang bapak angkat dari petani,”saran Mohtar.

Sementara itu pimpinan PT.Permata Hijau Sarana (PHS) Yosafat mengatakan, pada prinsipnya pihak perusahaan sangat mendukung langkah yang akan di ambil oleh Pemkab.

Hanya saja,kata dia lagi, perusahaan yang sudah berinvestasi di daerah juga harus dijaga keberlangsungan hidupnya, sebab kami juga memiliki kewajiban untuk membayar gaji karyawan yang hidupnya tergantung dari perusahaan.

“Kami mendapatkan pasukan TBS dari kebun inti dan kebun plasma mitra perusahaan. Sedangkan dari pihak ketiga (Vendor) sifatnya hanya temporer, itupun baru bisa mengolah sekitar 74 persen dari kapasitas PKS 45 ton olahan perjam,” paparnya.

Ditempat yang berbeda, pimpinan PT Agro Andalan Imanuel Tibian mengatakan, saat ini untuk memenuhi kebutuhan TBS bagi PKS PT.Agro Andalan, kita mendapat suplai buah dari kebun perusahaan dan kelompok tani yang sudah bermitra dengan perusahaan, mereka berasal dari petani swadaya wilayah kerja perusahaan kami.

“Untuk pembelian TBS lanjut kita mengikuti harga ketetapan Pemerintah,” ungkapnya

Pihaknya sangat mendukung apabila Pemkab Sekadau merasa perlu melakukan penertiban tataniaga TBS, di kalangan petani.

” Bahkan bila Pemkab Sekadau akan membuat kesepakatan bersama mengenai tata niaga kelapa sawit pihaknya akan ikut serta dan mendukung sekali keinginan tersebut,” tutupnya.

Editor : Antonius

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Monev
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Ratusan Orang Antusias Nobar Film Pesta Babi di Mempawah

24/05/2026
Betapa Dahsyatnya Film Pesta Babi
24/05/2026
Surat Kades Tak Kunjung Berbalas, Viral di Medsos, Namun Perbaikan Jembatan Temurak Meliau Masih Menggantung?
14/05/2026
“Ramai di Medsos”, Ada Apa dengan Pelayanan di RSUD MTh Djaman?
07/05/2026
Mengenal Indri Wahyuni, Dikenal Mrs Artikulasi Saat Skakmat Regu SMAN 1 Pontianak
11/05/2026

Berita Menarik Lainnya

Cekcok Soal Tak Pulang Rumah, Pria di Sekadau Aniaya Istri Pakai Tumpukan Berkas Kantor

27/05/2026

Jaga Kondusifitas Daerah, Suara Kalbar Institute Gandeng Wartawan Sekadau Bahas Etika Pers

27/05/2026

Gagal Menyalip di Tikungan Sungai Kunyit, Pengendara RX-King Tewas dalam Tabrakan Beruntun

17/05/2026

Keling Kumang Festival IV 2026 Berakhir, Wabup Sekadau Puji Antusiasme Generasi Muda

17/05/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang