Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Sekadau > Nanga Biaban Desa Pariwisata, Subandrio : Warga Harus Ramah, Biar Wisatawan Betah Berwisata
Sekadau

Nanga Biaban Desa Pariwisata, Subandrio : Warga Harus Ramah, Biar Wisatawan Betah Berwisata

Last updated: 20/06/2024 18:46
20/06/2024
Sekadau
Share

FOTO : Wakil Bupati Sekadau, Subandrio saat membuka kegiatan peningkatan SDM Pariwisata dan Ekraf dasar Tahun 2024, berlangsung di Aula Kantor Desa Nanga Biaban, Sekadau Hulu [ist]

Doni – radarkalbar.com

SEKADAU – Wakil Bupati Sekadau, Subandrio mengungkapkan alam nan indah ciptaan Tuhan wajib dipelihara, dijaga dan dan dikembangkan untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Hal ini diungkapkan orang nomor dua di Bumi Lawangkuari, saat membuka kegiatan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat dasar Tahun 2024.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Nanga Biaban, Kecamatan Sekadau Hulu, Kamis (20/6/2024), digelar oleh Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sekadau.

“Kita diberikan Tuhan alam yang baik dan indah, maka kita wajib memelihara ciptaan Tuhan ini dengan baik dan benar, supaya bisa bermanfaat bagi kitar,”ungkapnya.

Menurut Subandrio, Pemkab Sekadau melalui dinas terkait untuk memetakan objek wisata yang bisa dikelola.

“Jika dikelola dengan baik dan dimanfaatkan oleh masyarakat setempat. Maka akan bisa menjadi ekonomi kreatif. Nah, berapa anggarannya serta kapan dilaksanakan,”ungkapnya.

Ia menyampaikan ada beberapa faktor yang mempengaruhi minat para pengunjung objek wisata.

“Ada beberapa faktor untuk meningkatkan minat para pengunjung objek wisata seperti insfratruktur yang mencukupi jalan, listrik dan faktor lain,” ujarnya.

Lantas kata Subandrio, tentunya bisa juga didukung dengan kearifan lokal seperti tarian, tenun dan hasil karya lokal.

“Tentunya ini bisa menambah pendapatan masyarakat di wilayah objek wisata seperti di Desa Nanga Biaban ini. Dan jangan sampai orang luar yang mendapatkan keuntungan dan kita asli masyarakat setempat jadi penonton,” cetusnya.

Ia meminta kepada masyarakat Desa Nanga Biaban untuk memerhatikan beberapa hal yang penting. Sehingga para wisatawan merasa aman dan nyaman dalam berwisata ke desa Nanga Biaban.

“Kedepan saya mohon kepada masyarakat Desa Nanga Biaban untuk menjaga keamanan, keramahan, komunikasi, promosi sehingga para wisatawan merasa nyaman dan aman selagi berwisata di Desa Nanga Biaban ini,” pintanya.

Momen pembukaan kegiatan itu, ditandai dengan penyerahan piagam desa pariwisata kepada Kepala Desa Nanga Biaban.

Kemudian, melakukan peninjauan ke objek wisata di Desa Nanga Biaban tersebut. (Sy)

Sementara, Kepala Desa Nanga Biaban, Ado, dalam sambutannya berharap dengan dengan adanya kegiatan peningkatan kapasitas SDM pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat dasar tahun 2024 tersebut, masyarakat Desa Nanga Biaban bisa lebih kreatif lagi.

“Harapan kita, dengan adanya kegiatan ini bisa membuat masyarakat Desa Nanga Biaban lebih kreatif lagi. Kami juga mohon kepada Pemkab Sekadau untuk bisa memperhatikan kondisi insfratruktur di Desa Nanga Biaban karena termasuk desa pariwisata,”tuturnya.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Porapar Kabupaten Sekadau yang telah menunjukkan Desa Nanga Biaban untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Porapar Kabupaten Sekadau Bayu Tri Harsono mengatakan Desa Nanga Biaban ini sudah masuk 500 besar desa pariwisata se Indonesia. Oleh sebab itu diminta para peserta bisa mengikuti kegiatan ini sampai selesai.

“Melalui pelatihan yang kita lakukan hari ini, kami harap bagaimana para peserta untuk mengembangkan ekonomi kreatif, seperti aksesoris khas wilayah setempat, kuliner, seni pertunjukan dan lain sebagainya yang bisa dikembangkan untuk menambah ekonomi kreatif selain ekonomi yang biasa kita peroleh,” pungkasnya.

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Desa Nanga BiabanDesa PariwisataNanga tamanSubandrioWakil bupati sekadau
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kejari Singkawang Selidiki Alur Dana Hibah PSDKU Polnep, Mantan Direktur Dipanggil

07/04/2026
Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS
20/04/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.
04/04/2026
Warga Sungai Pinyuh Keluhkan Kabel Telkomsel “Numpang” di Teralis Ruko, Khawatir Roboh dan Menelan Korban
04/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Tekan Angka Stunting dan Perceraian, Pengurus BP4 Sekadau 2026-2031 Resmi Dikukuhkan

30/04/2026

Predator Anak di Sekadau Kembali Terungkap, Keponakan Sendiri Jadi Korban Kedua RY

28/04/2026

Kecelakaan Beruntun Tiga Truk di Sekadau, Dua Orang Luka-Luka

24/04/2026

Polres Sekadau Tangkap Ayah Kandung yang Hamili Anak di Bawah Umur

22/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang