Konsultan Klaim Spek Teknis SDN 54 Mensarang Aman, Akui Finising Kurang Rapi

FOTO : Salah satu bangunan SD Negeri 54 Mensarang, yang hasil pengerjaannya disorot warga [ ist ]

Inti berita :

* Konsultan pengawas (CV Borneo Jasa Konsultan Teknik) memberikan penjelasan terkait polemik kondisi fisik SDN 54 Mensarang yang dinilai memprihatinkan oleh masyarakat.

* Konsultan mengklaim struktur bangunan sudah sesuai kontrak dan standar teknis, namun mengakui adanya kekurangan pada aspek finishing (kerapian hasil akhir) yang tampak berantakan.

* Besarnya anggaran sudah terbagi ke berbagai item pekerjaan spesifik, sehingga pengerjaan tidak bisa melenceng dari perencanaan awal yang telah diteken.

Pewarta/editor : Tim redaksi | Publisher : Admin radarkalbar.com

SANGGAU – Menanggapi sorotan publik terkait kondisi bangunan SDN 54 Mensarang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, pihak konsultan pengawas akhirnya memberikan klarifikasi resmi.

Seperti dilansir seputarkapuas.com jaringan radarkalbar.com, meski kondisi fisik beberapa bangunan ruang kelas hingga lainnya memicu polemik di masyarakat, konsultan memastikan secara struktural pekerjaan tersebut telah berjalan di atas rel kontrak.

Direktur CV Borneo Jasa Konsultan Teknik, Joko Darmanto, menegaskan bahwa pelaksanaan proyek yang dikerjakan oleh CV Umar Ahmad Group tersebut telah memenuhi standar teknis konstruksi yang dipersyaratkan dalam dokumen kontrak.

“Jika bicara teknis, bangunan yang dikerjakan itu sudah sesuai aturan. Hanya saja, kami mengakui bahwa hasil akhir atau finishing pekerjaannya memang tampak kurang rapi dan terkesan berantakan,” ujar Joko saat dikonfirmasi, Minggu (19/4/2026).

Dijelaskan, besaran anggaran yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah dialokasikan ke berbagai item pekerjaan secara spesifik.

Menurutnya, penggunaan anggaran tersebut tidak dapat digeser secara sepihak untuk menutupi kekurangan pada item lain di luar perencanaan.

Selaku pengawas teknis, Joko menjamin tidak ada regulasi konstruksi yang dilanggar dalam proyek tersebut.

Ia menilai polemik yang berkembang di masyarakat merupakan bentuk perhatian publik, namun ia berharap penjelasan teknis ini dapat meluruskan persepsi yang ada.

“Keyakinan saya berdasarkan keahlian teknis, secara struktur ini benar. Ke depan, kami berharap pembangunan di Kabupaten Sanggau bisa berjalan lebih baik lagi dan polemik ini segera menemui titik terang,” tutupnya. [ red ]

HAK JAWAB & KOREKSI
Redaksi membuka ruang bagi pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Silakan hubungi kami melalui email/nomor WhatsApp redaksi untuk penyampaian hak jawab secara resmi.

Share This Article
Exit mobile version