FOTO : Ilustrasi [ Ai ]
Pewarta/editor : Tim redaksi
KAYONG UTARA [ radarkalbar.com ] – Unit pelayanan air bersih yang digagas oleh UPT Air Bersih Kayong Utara diduga abaikan pesanan air dari kelompok masyarakat.
Salah satu lembaga dari Jurnalis Kayong Utara (JKU) yang berniat akan menyumbangkan air bersih di Kecamatan Simpang Hilir harus mengundur waktu karena tidak ada kejelasan kapan air akan diantar.
“Saya sudah pesan air hari minggu, dan mengisi data lengkap sesuai instruksi dari mereka. Awalnya saya minta hari senin diantar air sumbangan kami, pas saya konfirmasi hari senin, telpon saya tidak diangkat angkat. Cht saya juga tidak di balas – balas, padahal sudah centang biru. Artinya, sudah dibaca, namun tidak dibalas. Kitakan perlu kepastian, bisa atau tidaknya,” ungkap salah satu anggota JKU Rizal, Selasa, (18/8/2026).
Menurutnya, sebagai koordinator penyaluran air bersih, dirinya malu dengan masyarakat Desa Simpang Hilir yang telah berjanji pada hari Selasa akan mengantar air bersih, namun belum ada kepastian dari penyalur air bersih UPT.
“Padahal kita bukan meminta gratis air bersihnya, kita urunan, sesama kami, dan beberapa warga yang peduli untuk membantu warga yang lagi krisis air. Kita hanya minta, kalau memang tidak bisa hari selasa ini, cepat infokan, biar kami dapat iktiar ke lain lagi,” jelasnya.
Ia menduga, penyaluran air bersih tidak terkoordinasi dengan baik, sehingga jadwal pengantaran air bersih tidak teratur ke pada masyarakat yang membutuhkan disaat musim kemarau seperti ini.
“Saya menduga, sepertinya, nomor pelayanan air bersih ini adalah nomor sopir tangki yang mengantar air, sehingga berantakan jadwal pengantarnya. Seharusnya, yang mengatur jadwal pengantaran air bersih itu ada petugas khusus.Jadi bisa merespon cepat setiap informasi yang masuk,”jelasnya.
Saat dikonfirmasi ke Kepala UPT Air Bersih Herwansyah, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, akan menindaklanjuti laporan tersebut kepada petugasnya.
“Nanti saya tanyakan lok ye, bise ndak nye.
Soalnye besok kami ngantar air yang tanggap darurat untuk daerah Teluk Batang,” kata dia. [ red ]
Publisher : Admin radarkalbar.com
