Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Opini > Gercep Sita Aset Rakyat
Opini

Gercep Sita Aset Rakyat

Last updated: 17/03/2025 18:59
17/03/2025
Opini
Share

Oleh : Rosadi Jamani [ Ketua Satupena Kalimantan Barat ]

KALAU urusan sita menyita aset rakyat, gercepnya tuh nggak ketulungan. Sekejap mata, langsung amblas kayak ditelan segitiga bermuda.

Tapi kalau giliran merampas aset koruptor? Aduh, prosesnya kayak ngaduk beton manual, lama, lengket, dan penuh drama eksekutif vs legislatif.

Tapi nggak usah khawatir, pemerintah selalu tahu cara bikin hidup rakyat makin “berwarna.” Yok, kita ngopi, oh maaf lagi puasa ya…

Aset rakyat paling mewah itu, motor. Punya motor itu syukurnya luar biasa. Ceritanya begini, wak! Mulai April 2025, aturan tilang kendaraan bakal naik level ke mode “hardcore.”

Kalau STNK mati lebih dari dua tahun, kendaraanmu bakal disita. Bukan cuma disita, datanya juga bakal dihapus dari sistem. Udah kayak nggak pernah eksis aja. Nih, skenario tragisnya:

Pertama, diberikan Peringatan Pertama dulu. Tiga bulan sebelum penghapusan data, kamu bakal dikasih surat cinta dari samsat. Mungkin dibumbui kata-kata manis biar nggak sakit hati.

Kedua, Peringatan Kedua. Sebulan setelah peringatan pertama, kalau kamu masih pura-pura amnesia, bakal dikasih peringatan lagi. Kali ini nadanya udah mulai kayak ibu kos nagih utang.

Ketiga, samsat mulai manas, kasih Peringatan Ketiga. Sebulan kemudian, kalau kamu masih cuek bebek, yaudah, wassalam. Kendaraan bakal disita. Data? Hapus. Kenangan? Tinggal luka.

Katanya sih, ini demi meningkatkan kepatuhan masyarakat. Tapi ya gimana ya, nunggak STNK aja motor langsung ditarik.

Tapi kalau koruptor? Duit hasil nyolong miliaran, eh sekarang sudah di atas triliun malah, masih dipakai buat liburan ke Eropa.

Rapikan duduknya, karena makin seru ni, wak.

Tapi tunggu dulu! Jangan sedih! RUU Perampasan Aset koruptor katanya lagi dibahas. Udah kayak ceebung Cinta Tertinggal yang saya tulis di playlist, lama banget selesainya. Solusinya? Para pakar hukum nyaranin presiden buat bikin Perppu aja biar nggak ribet.

Tapi ya gitu, kalau udah nyangkut kepentingan orang-orang di atas, kayaknya bakal masuk lemari pendingin dulu. Malah rakyat setiap hari disuguhi penangkapan koruptor yang tetap tersenyum.

Padahal kalau rakyat yang salah, urusannya kayak paket same-day delivery, gercep, efektif, tanpa kompromi. Tapi kalau koruptor? Prosesnya kayak buka kaleng sarden pakai kuku, lama, nyiksa, dan ujung-ujungnya bisa nggak kebuka.

Siap-siap aja! Jangan sampai STNK mati lebih dari dua tahun, kalau nggak, motor kesayanganmu bakal berpindah tangan. Tapi kalau koruptor nyolong duit rakyat? Ah, sabar, nanti juga diproses. Kapan? Rahasia negara.

#camanewak

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Aset negara
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Kejari Singkawang Selidiki Alur Dana Hibah PSDKU Polnep, Mantan Direktur Dipanggil

07/04/2026
Keluarga Pasien Keluhkan Layanan RSUD MTh Djaman Sanggau, Soroti Prosedur Medis dan Administrasi BPJS
20/04/2026
Tuntut Keadilan dari “Raksasa”, Warga Kubu Raya Kirim Surat Terbuka ke Presiden Prabowo
15/04/2026
Proyek TPA Pontianak Rp 17,9 Miliar Disorot…!! Beton Mulai Retak, Kualitas Konstruksi Dipertanyakan.
04/04/2026
Warga Sungai Pinyuh Keluhkan Kabel Telkomsel “Numpang” di Teralis Ruko, Khawatir Roboh dan Menelan Korban
04/04/2026

Berita Menarik Lainnya

VinFast Mobil Listrik Asal Vietnam Mogok Sebabkan 7 Tewas

28/04/2026

Akhirnya Gubernur Kaltim Memecat Adiknya, Hijrah Mas’ud

27/04/2026

Mengenal Ustaz Al Misry, Juri Hafiz Quran Jadi Tersangka Kekerasan Seksual

26/04/2026

Saat Mahasiswa Disadarkan oleh Bank Indonesia

24/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang