Radar KalbarRadar Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Lainnya
    • Hukum
    • Olah Raga
    • Gaya Hidup
    • Bisnis
    • Figur
    • Tekno
    • Entertainment
Radar KalbarRadar Kalbar
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kalbar
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Hukum
  • Olah Raga
  • Gaya Hidup
  • Bisnis
  • Figur
  • Tekno
  • Entertainment
Radar Kalbar > Indeks > Kalbar > Kubu Raya > Cinta Tanpa Denyut Nadi, Polisi Ungkap Unggahan Terakhir Korban Gantung Diri di Pulau Limbung
Kubu RayaPeristiwa

Cinta Tanpa Denyut Nadi, Polisi Ungkap Unggahan Terakhir Korban Gantung Diri di Pulau Limbung

Last updated: 16/10/2025 01:07
15/10/2025
Kubu Raya Peristiwa
Share

FOTO : Petugas saat melaksanakan olah TKP [ ist ]

Deni Ramdani – radarkalbar.com

KUBU RAYA – Suasana malam di Dusun VI, Desa Pulau Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kubu Raya, Kalbar berubah mencekam pada Selasa (14/10/2025).

Pasalnya, sekitar pukul 23.20 WIB, seorang ayah pulang ke rumah tanpa menyangka hidupnya akan berubah seketika.

Setelah, di dalam kediamannya, ia mendapati anak kandungnya, SO alias Gundol (34), tergantung tak bernyawa di rak penyimpanan barang, hanya beralaskan tali tambang.

Seketika teriakan pecah, warga pun berdatangan. Tubuh korban segera dievakuasi, sementara laporan ke pihak kepolisian dikirim tanpa menunggu lama. Malam itu, suasana sunyi desa diwarnai kepanikan.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto melalui Kasi Humas Polres Kubu Raya, Iptu P. Pasaribu, membenarkan insiden tragis tersebut.

“Korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya sendiri. Saat itu korban sudah dalam keadaan tergantung dan tidak bernyawa,” ujarnya, Rabu (15/10/2025).

Tak lama setelah laporan diterima, tim Inafis Polres Kubu Raya bersama personel Polsek Sungai Raya tiba di lokasi melakukan olah TKP. Tidak ditemukan bekas kekerasan sedikit pun di tubuh pria itu.

Namun satu hal mencuri perhatian sebuah ponsel yang masih menyala, tergeletak di bawah jasadnya.

Dari situlah potongan kisah terakhirnya terbaca.

“Di media sosial miliknya, terdapat unggahan terakhir yang sangat emosional dan sarat pesan putus asa,” ungkap Pasaribu. Petugas menemukan kalimat yang membuat bulu kuduk berdiri:

“Aku sudah terjebak rasa nyaman. Aku sudah terlanjur dalam. Bahkan dari awal aku sudah tahu risiko mencintaimu adalah mati tanpa kehilangan denyut nadi.”

Unggahan itu diyakini menjadi pesan pamungkas sebelum ia nekat mengakhiri hidup.

Dari keterangan keluarga, SO diketahui menjalin hubungan jarak jauh dengan seorang perempuan di Pulau Jawa. Hari-hari terakhirnya diwarnai murung, pendiam, dan menjauh dari interaksi sosial.

Tekanan batin akibat hubungan asmara diduga kuat menjadi pemantik keputusan fatal itu.

“Dugaan sementara, korban mengalami tekanan psikologis karena permasalahan asmara. Namun penyelidikan tetap berjalan,” tambah Pasaribu.

Pihak keluarga memilih menerima peristiwa tersebut tanpa proses autopsi.

“Keluarga menolak otopsi dan mengikhlaskan kepergian korban,” tegasnya.

Jenazah diserahkan untuk dimakamkan di TPU desa setempat. Tak ada kata yang dapat menjawab pertanyaan mengapa malam itu harus berakhir dengan kematian.

Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atas motif tragedi ini.

Lebih dari itu, mereka berharap kejadian ini menjadi pengingat keras akan pentingnya dukungan emosional bagi siapa pun yang sedang berjuang dalam sunyi. [ red ]

editor/publisher : admin radarkalbar.com

Bagikan ini:

  • Bagikan pada Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
  • Bagikan ke X(Membuka di jendela yang baru) X
  • Bagikan ke WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
  • Kirim email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
  • Bagikan ke Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
TAGGED:Cinta jarak jauhDesa Pulau LimbungGantung diriPolres Kubu Raya
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link

Terpopuler Bulan Ini

Bakar Sampah di Kebun, Warga Mempawah Timur Ditemukan Meninggal Dunia

26/03/2026
Bertahun-tahun Gelap, Warga Dusun Pangkalan Makmur Kini Terang Benderang Berkat Swadaya dan Donatur
30/03/2026
Warga Sukadana Masih Jerit Krisis Air Bersih, Proyek SR Milyaran Rupiah Disorot
28/03/2026
Sikapi Isu “Pungli” di Imigrasi Entikong, Pengamat Hukum Desak Audit Investigatif Menyeluruh
29/03/2026
Kejari Singkawang Selidiki Alur Dana Hibah PSDKU Polnep, Mantan Direktur Dipanggil
08/04/2026

Berita Menarik Lainnya

Nekat..! Mahasiswa Selundupkan 610 Gram Sabu Pakai 5 Lapis Celana Dalam di Bandara Supadio

17/04/2026

Tragedi di Trans Kalimantan…!! Pengendara Motor Tewas Usai Adu Banteng dengan Dump Truk

06/04/2026

Laka Maut Bus Damri Jurusan Sintang – Pontianak di Penyeladi Sanggau, Seorang Tewas dan Puluhan Luka-luka

06/04/2026

Cekcok Rumah Tangga Diduga Picu Wanita di Desa Limbung Nekat Akhiri Hidup

04/04/2026
AFM Printing
⁠Jl. Imam Bonjol No.54, Benua Melayu Darat, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78243, Indonesia
0812-5012-1216

Terkait

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Kebijakan Privasi

Regional

  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang